sign up SIGN UP

RELATIONSHIP

Agar Aman dan Nyaman, Ini Dia Tips Seks Saat Hamil yang Wajib Kamu Tahu

Rumaysha Milhania | Jumat, 28 Aug 2020 22:00 WIB
Agar Aman dan Nyaman, Ini Dia Tips Seks Saat Hamil yang Wajib Kamu Tahu
caption
Jakarta -

Seks saat hamil memang masih tampak asing bagi sebagian pasangan, khususnya para wanita. Dengan tubuh yang sedang mengalami perubahan, seks di masa kehamilan memang akan banyak perbedaan dengan seks yang biasanya. Namun, untuk memastikan kamu tetap merasa nyaman, simak beberapa tips seks saat hamil yang wajib kamu tahu berikut ini.

Saat kamu memasuki tahap akhir kehamilan, pastikan untuk memilih posisi yang tidak memberi tekanan pada perut, seperti posisi misionaris.
Seks saat hamil/ Sumber: Freepik.com

Posisi Seks Terbaik Saat Hamil

Saat kamu memasuki tahap akhir kehamilan, pastikan untuk memilih posisi yang tidak memberi tekanan pada perut, seperti posisi misionaris. Jika seorang wanita berbaring telentang, berat bayi mungkin memberi tekanan ekstra pada organ dalam atau arteri utamanya. Selain itu, ketahui juga bahwa seorang wanita hamil mungkin merasa lebih nyaman saat berada di posisi di mana dia dapat mengontrol kedalaman dan kecepatan penetrasi. Salah satu yang direkomendasikan adalah woman on top, menyendok berdampingan, atau duduk di tepi tempat tidur.

Seks Oral

Seks oral sangat aman untuk dilakukan secara rutin selama kehamilan. Namun, pasangan harus menghindari meniupkan udara ke dalam vagina wanita hamil karena hal ini dapat menyebabkan emboli udara, yaitu keberadaan gelembung udara yang menghalangi pembuluh darah. Meskipun jarang, emboli udara sangat berisiko mengancam nyawa ibu dan bayinya.


Namun, pasangan harus menghindari meniupkan udara ke dalam vagina wanita hamil karena hal ini dapat menyebabkan emboli udara, yaitu keberadaan gelembung udara yang menghalangi pembuluh darah.
Seks saat hamil/ Sumber: Freepik.com

Kapan Seks saat Hamil Dilarang?

Seorang bidan atau dokter biasanya akan menyarankan seorang wanita untuk menghindari hubungan seksual selama kehamilannya jika dia pernah mengalami beberapa hal berikut:

  • masalah dengan serviks yang dapat meningkatkan kemungkinan keguguran atau persalinan dini
  • kehamilan dengan anak kembar
  • plasenta previa, dimana plasenta menutupi sebagian atau seluruh jalan masuk ke serviks
  • inkompetensi serviks, di mana serviks terbuka sebelum waktunya
  • riwayat mengalami persalinan prematur
  • terjadi perdarahan vagina yang tidak diketahui penyebabnya
  • bocornya cairan ketuban
  • ketuban telah pecah karena ini dapat meningkatkan risiko infeksi
Dalam kebanyakan kasus, seks selama kehamilan tidak menimbulkan risiko yang berbahaya bagi ibu atau bayi.
Seks saat hamil/ Sumber: Freepik.com

Dalam kebanyakan kasus, seks selama kehamilan tidak menimbulkan risiko yang berbahaya bagi ibu atau bayi. Namun, beberapa posisi mungkin menjadi lebih atau kurang nyaman saat kehamilan berlanjut. Selain itu, seorang wanita mungkin dapat mengalami perubahan dalam keinginannya untuk seks selama dan setelah kehamilan. Berbicara secara terbuka dan jujur ​​dengan pasangan seksual dapat membantumu mendapatkan hubungan yang lebih bahagia selama kehamilan.

(arm2/arm2)

Our Sister Site

mommyasia.id