sign up SIGN UP

RELATIONSHIP

Wanita Mudah Terangsang Saat Ovulasi, Benar Gak Ya?

Rumaysha Milhania | Jumat, 19 Feb 2021 02:00 WIB
Wanita Mudah Terangsang Saat Ovulasi, Benar Gak Ya?
caption
Jakarta -

Sebagian wanita memang tampak malu untuk membahas ini. Namun, ketahuilah bahwa merasa terangsang secara seksual pada hari-hari menjelang menstruasi adalah hal yang wajar. Faktanya, sejumlah penelitian menemukan peningkatan hasrat seksual pada wanita menjelang masa ovulasi. Yaitu sekitar dua minggu sebelum menstruasi dimulai. 

Sebagian wanita memang tampak malu untuk membahas ini. Namun, ketahulah bahwa merasa terangsang secara seksual pada hari-hari menjelang menstruasi adalah hal yang wajar.
Wanita di Masa Ovulasi/ Sumber: Freepik.com

Dorongan Seksual di Masa Ovulasi

Sejujurnya, tidak ada yang benar-benar tahu mengapa dorongan seksual wanita cenderung meningkat di masa ovulasi. Akan tetapi ada banyak teori yang mencoba mengambil penalaran dari kondisi ini. Para ahli menganggap bahwa hormon memainkan peran besar. Kadar estrogen dan testosteron wanita meningkat selama ovulasi, berpotensi memicu peningkatan libido.

Melansir dari Healthlline, ini merupakan penjelasan yang paling logis bagi para ahli. Ovulasi juga kerap dikenal sebagai masa kesuburan tinggi, dan tubuh kita secara biologis memiliki naluri untuk berkembang biak.Namun, fakta bahwa beberapa wanita juga merasa terangsang sebelum menstruasi, membuat itu menjadi bukan satu-satunya teori. Berikut ini adalah beberapa penyebab wanita lebih mudah terangsang di masa ovulasi:

  • Ada penurunan risiko kehamilan sebelum menstruasi

Kemungkinan tertinggi untuk hamil akan terjadi apabila pasangan melakukan hubungan seks vaginal satu hingga dua hari sebelum ovulasi. Karena itu, melakukan hubungan seks pada hari-hari sebelum menstruasi mengurangi risiko kehamilan sedikit banyak. Mengetahui hal ini dapat mendorong orang untuk merasa lebih terangsang.

Kemungkinan tertinggi untuk hamil akan terjadi apabila pasangan melakukan hubungan seks vaginal satu hingga dua hari sebelum ovulasi.
Seks/ Sumber: Freepik.com
  • Keputihan pra-menstruasi dapat meningkatkan sensitivitas

Selama dan sebelum siklus menstruasi, keputihan adalah hal yang normal. Namun, umumnya keputihan sebelum menstruasi cenderung dihasilkan dalam jumlah cairan yang lebih banyak sehingga  dapat menghasilkan lebih banyak pelumasan, memungkinkan area genital terasa lebih sensitif.

  • Kembung sebelum menstruasi dapat memberi tekanan pada G-Spot

Banyak orang mengalami kembung menjelang menstruasi. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa perubahan kadar estrogen dan progesteron dapat menyebabkan retensi air.

Meski rasa kembung yang timbul bisa jadi tidak nyaman, hal itu juga bisa memberi tekanan pada G-spot kamu jika terletak di daerah panggul. Tekanan itulah yang membuat G-spot terasa ekstra sensitif.

  • Seks dapat membantu meringankan gejala PMS

Sindrom pramenstruasi (PMS) dimulai antara 5 dan 11 hari sebelum menstruasi. Gejala berkisar dari kram dan kelelahan hingga mengidam makanan dan munculnya jerawat. Mengalami orgasme diketahui dapat meredakan gejala yang menyakitkan secara fisik dengan melepaskan endorfin yang meningkatkan suasana hati.

Sindrom pramenstruasi (PMS) dimulai antara 5 dan 11 hari sebelum menstruasi. Gejala berkisar dari kram dan kelelahan hingga mengidam makanan dan munculnya jerawat.
Tips Seks/ Sumber: Freepik.com

Nah, itulah beberapa hal yang harus kamu tahu seputar fakta mengenai wanita yang lebih mudah terangsang saat ovulasi. Semoga informasi ini bermanfaat, ya!

(arm2/arm2)

Our Sister Site

mommyasia.id