sign up SIGN UP

SKINCARE

Antara Benzoyl Peroxide dan Salicylic Acid, Inilah yang Lebih Baik untuk Jerawat

Agatha Kharisma | Kamis, 15 Feb 2018 13:30 WIB
Antara Benzoyl Peroxide dan Salicylic Acid, Inilah yang Lebih Baik untuk Jerawat
caption
Jerawat memang masalah kulit menyebalkan, ladies. Apalagi kalau tiba-tiba muncul tanpa alasan yang jelas saat kita ada acara penting. Nggak pakai make up rasanya nggak percaya diri, tapi bagaimana kalau make up malah bikin jerawat makin parah? Buat mengatasinya, ada dua bahan yang dapat kamu gunakan sebagai cara mengempeskan jerawat. Sama-sama terjangkau, kok!



Saat ini, ada puluhan produk skin care anti jerawat yang beredar. Masing-masing produk mengklaim dirinya sebagai cara mengempeskan jerawat yang paling ampuh. Namun ada dua bahan yang menarik perhatian, yaitu salicylic acid dan benzoyl peroxide. Intip daftar kandungan produk-produk tersebut, dan kemungkinan besar kamu akan melihat salah satunya.
 


Foto: https://www.myadvancedderm.com



Salicylic Acid
Tergolong dalam beta hydroxy acids, salicylic acid membersihkan pori-pori dengan cara melarutkan sel kulit mati, minyak dan kotoran yang menyumbat pori-pori. Pada kulit cenderung berjerawat, pori-pori lebih rentan tersumbat, dan salicylic acid adalah solusi yang tepat. Tak berhenti sampai di sana, penggunaan salicylic acid secara teratur akan menjaga pori-pori tetap bersih dan terlihat lebih kecil.
 
Kekurangannya, salicylic acid akan makan waktu sebelum menunjukkan hasil, dan dapat menyebabkan purging.
 
Bila kamu ingin mencoba salicylic acid sebagai cara mengempeskan jerawat, carilah produk exfoliant dengan kandungan 2% salicylic acid, seperti Paula’s Choice BHA 2%, The Ordinary Salicylic Acid 2%, atau COSRX BHA Blackhead Power Liquid. Produk exfoliant seperti ini mengandung salicylic acid dalam jumlah yang efektif untuk membersihkan pori-pori tersumbat.
 


Foto: https://beautyeditor.ca/



Benzoyl Peroxide
Dikenal dengan singkatan BPO, benzoyl peroxide adalah obat bebas yang bekerja membasmi jerawat dengan cara membunuh P.acnes, bakteri penyebab jerawat. Tak hanya itu, BPO juga berfungsi sebagai exfoliating agent, mempercepat regenerasi sel serta menyingkirkan penumpukan sel kulit mati dan minyak dalam pori-pori. Tak perlu waktu lama, kamu dapat melihat hasilnya dalam kurun waktu beberapa hari saja!
 
Kekurangannya, benzoyl peroxide dapat menyebabkan kulit kering, mengelupas, dan memerah. Dalam beberapa kasus, BPO dapat menyebabkan timbulnya bekas jerawat.
 
Bila kamu ingin mencoba BPO sebagai cara mengempeskan jerawat, cari produk benzoyl peroxide di apotik dengan kadar 2.5% hingga 10%, tergantung dari parahnya jerawat. Dianjurkan untuk mulai dari kadar yang paling rendah terlebih dahulu. Jangan lupa untuk merawat kulit dengan produk-produk yang hydrating untuk meminimalisir efek samping.
 


Foto: https://www.tokopedia.com/



Pilih mana?
Untuk pori-pori tersumbat, jerawat ringan dan pencegahan jangka panjang, produk salicylic acid dalam BHA exfoliant akan lebih baik untukmu. Sementara itu, benzoyl peroxide lebih tepat untuk mengatasi jerawat sedang dan spot treatment.
 


Foto: https://www.divazine.com/
(ebn/ebn)

Our Sister Site

mommyasia.id