sign up SIGN UP

SKINCARE

Bahan Aktif pada Skincare Ini Sebaiknya Dihindari Oleh Ibu Hamil

Dyah Na | Kamis, 16 Jul 2020 13:00 WIB
Bahan Aktif pada Skincare Ini Sebaiknya Dihindari Oleh Ibu Hamil
caption
Jakarta -

Apa yang digunakan oleh wanita hamil bisa berpengaruh untuk perkembangan janin di dalam perut, bahkan termasuk makeup dan skincare. Beberapa produk skincare memang dikatakan aman untuk ibu hamil, tapi sebaiknya kamu menghindari beberapa bahan aktif dalam skincare berikut ini.

 

Retinoids

Menggunakan Skincare/Freepik.com
Menggunakan Skincare/Freepik.com

Retinoid terkenal sebagai bahan aktif yang powerful. Biasanya retinoid sering ditemukan pada produk anti-aging serta treatment untuk jerawat. dan meratakan kulit yang hiperpigmentasi. Retinoid atau yang juga dikenal sebagai tretinoins merupakan sejenis vitamin A yang mampu mempercepat regenerasi sel dan melindungi kolagen pada kulit agar tidak rusak. 


Meski manfaatnya banyak, retinoid merupakan salah satu bahan skincare yang perlu dihindari oleh ibu hamil. Memakai vitamin A dalam dosis tinggi saat hamil bisa berbahaya untuk kesehatan janin. Bahkan, retinoid yang dikonsumsi secara oral seperti isotretinoin juga bisa menyebabkan kegagalan janin. 

Sebetulnya, belum ada kasus yang menunjukkan bahwa retinoid yang diaplikasikan pada kulit bisa menyebabkan masalah pada janin. Tapi, para dermatologis tetap menyarankan untuk menghindari retinoid saat hamil. 


Hydroxy Acids

Menggunakan Skincare/Freepik.com
Menggunakan Skincare/Freepik.com

Hydroxy acid seperti Beta Hydroxy Acid (BHA) dan Alpha Hydroxy Acid (AHA) banyak ditemukan dalam skincare untuk masalah jerawat, peradangan pada kulit, dan kulit kemerahan. Biasanya, salicylic acid merupakan jenis BHA yang paling sering ditemukan di dalam bahan skincare dan satu-satunya jenis BHA yang telah diteliti pada ibu hamil. Ada fakta yang menunjukkan kalau tingkat salicylic acid yang tinggi yang juga ditemukan dalam bentuk oral (aspirin) mampu menyebabkan kegagalan janin dan masalah komplikasi pada kehamilan. Tapi, belum ada penelitian lebih lanjut tentang jenis BHA lainnya. 

Ada yang mengatakan kalau penggunaan salicylic acid pada kulit dengan jumlah yang sedikit masih tergolong aman. Tapi sebaiknya hindari penggunaan peeling yang mengandung salicylic acid.

Lalu, ada dua jenis AHA yang paling sering ditemukan di dalam skin care, yaitu glycolic acid dan lactic acid. Walaupun belum ada  penelitian tentang dampak penggunaan AHA pada ibu hamil, tapi sebaiknya hanya gunakan AHA dalam dosis yang kecil.


Berbahan Kedelai

Menggunakan Skincare/Freepik.com
Menggunakan Skincare/Freepik.com

Skincare berbahan dasar kedelai sering dinilai aman. Namun, wanita hamil sebaiknya menghindari produk yang mengandung kedelai. Hal ini karena ekstrak kedelai bisa memperparah patch warna kehitaman pada kulit (melasma/chloasma) yang sering dialami saat hamil . 

(arm2/arm2)

Our Sister Site

mommyasia.id