sign up SIGN UP

SKINCARE

Dampak Sinar UV pada Kuku Setelah Gel Manicure

Amrih Priutami | Rabu, 04 Dec 2019 03:30 WIB
Dampak Sinar UV pada Kuku Setelah Gel Manicure
caption
Nail art banyak dilakukan oleh perempuan untuk mempercantik penampilan. Salah satu seni menghias kuku yang sedang tren ialah menggunakan nail gel. Di balik kepraktisannya dibanding menggunakan cat kuku biasa, ternyata menggunakan nail gel memberikan dampak buruk lho. Nah, simak yuk ulasan lebih lengkapnya!

Selain wajah, kuku tangan merupakan salah satu bagian tubuh yang kerap diperhatikan keindahannya. Tak heran ya kalau tren menghias kuku alias nail art menjamur. Memulas kuku menggunakan cat kuku biasa, memiliki banyak kekurangan, diantaranya, harus menunggu cat benar-benar kering sebelum melakukan kegiatan yang menyita waktu lama. Selain itu hasilnya pun mudah sekali mengelupas. 

Banyak keluhan seputar itu, sehingga hadir nail gel sebagai solusi. Menghias kuku menggunakan nail gel sendiri lebih disukai karena dalam pengaplikasiannya membutuhkan waktu lebih singkat dibanding memulas kuku menggunakan cat kuku biasa.


Foto: https://www.pixabay.com

Proses pengaplikasian nail gel dimulai dengan mengoles cat kuku berbahan gel di kuku. Selanjutnya, jari-jari kamu akan disinari sinar UV agar menghasilkan warna mengkilap dan tahan lama. Tak perlu menghabiskan waktu lama untuk menunggu cat kering, kamu dapat segera beraktivitas. Cara ini memang praktis, namun dibalik kepraktisannya nail gel memiliki dampak berbahaya bagi kuku lho.

Dilansir dari Femaledaily.com, berawal dari pengalaman seorang mantan Miss Illionis bernama Karolina Jasko yang mengungkapkan bahwa dirinya terpaksa kehilangan kuku dikarenakan kanker kuku yang ia derita ketika berusia 18 tahun. 

Hal ini berawal dari kuku ibu jarinya yang berwarna kehitaman ketika menghapus gel manicure di sebuah salon. Awalnya ia tak terlalu mempedulikan hal ini. Namun lama kelamaan, ibu jarinya membengkak dan terlihat seperti memar. Setelah mengunjungi dokter, baru diketahui kalau dirinya menderita kanker kuku. Penyebab kanker kuku ini disinyalir berasal dari paparan sinar UV yang berasal dari mesin khusus gel manicure.  


Foto: https://www.pixabay.com

Seperti bagian kuku dan kulit lainnya, sinar UV memang memberi efek negatif tak terkecuali pada kuku. Dampak sinar UV ini bisa berupa hiperpegmentasi kulit, kuku yang menjadi rapuh hingga yang paling ditakutkan adalah meningkatkan resiko terkena kanker seperti yang dialami Karolina. Maka, perlindungan terhadap sinar UV wajib dilakukan, salah satu caranya dengan menggunakan sunscreen. 


Bagaimana dengan Dampak Sinar UV yang terdapat di Mesin Gel Manicure?




Foto: https://www.pixabay.com

Diansir dari situs Healthline, studi yang dilakukan pada 2014 dari JAMA Dermatology, mengungkapkan bahwa jumlah sinar UV yang terpancar melalui mesin gel menicure tidak memiliki dampak serius, meski kuku terpapar hingga puluhan kali.

Namun, studi lain ternyata mengungkapkan hasil berbeda. Riset yang dilakukan oleh Journal of the American Academy of Dermatology menyatakan walaupun paparan sinar UV dari mesin gel manicure tersebut rendah, namun dalam kurun waktu 10 menit, jumlahnya sama dengan batas yang diperbolehkan beraktivitas dalam luar ruangan sehari.

Oleh sebab itu, amat disarankan untuk menggunakan sarung tangan dengan bagian kuku terbuka saat melakukan proses penyinaran melalui mesin gel manicure, atau mengaplikasikan sunscreen sebelum melakukan proses tersebut.


Perlindungan Kuku Sehari-hari dari Dampak Sinar UV




Foto: https://www.pixabay.com

Sedangkan untuk perlindungan sehari-hari pada kuku, kamu bisa mengaplikasikan UV polish yang berguna untuk membelokkan sinar UV sehingga kukumu tetap terlindung dari kerusakan. Selain itu, gunakan lotion yang mengandung spf dan memperbanyak konsumsi vitamin C, biotin, vitamin H dan koenzim.


(kik/kik)

Our Sister Site

mommyasia.id