sign up SIGN UP

SKINCARE

Kenali Krim Wajah Berbahaya

Ratri Sari | Selasa, 13 Sep 2016 02:30 WIB
Kenali Krim Wajah Berbahaya
caption
Salah satu definisi kecantikan bagi wanita saat ini adalah memiliki kulit putih bersih tanpa jerawat dan flek hitam. Akibatnya, banyak krim pemutih yang dicari wanita demi mendapatkan kulit putih. Sangat dikhawatirkan jika krim yang kita beli adalah krim berbahaya. Krim pemutih berbahaya memang tidak langsung menunjukkan efek buruk, akan tetapi bila dihentikan bisa mengakibatkan banyak flek hitam serta dalam jangka panjang memberi efek gangguan ginjal hingga kematian.

Apa itu Krim Berbahaya?


Krim dikatakan berbahaya karena mengandung merkuri. Merkuri adalah golongan logam berat. Jadi, sesedikit apapun merkuri yang masuk ke dalam pori-pori akan masuk ke peredaran darah kemudian menjadi racun. Efek jangan panjang yang ditimbulkan krim berbahaya adalah rusaknya fungsi ginjal dan kanker kulit. Jika sudah mengetahui efek dari krim berbahaya, ada baiknya kita mengenalinya demi pencegahan.
 


Krim Terasa Lengket


Pada umumnya krim memiliki tekstur yang lembut dan mudah diaplikasikan pada kulit. Krim berbahaya memiliki ciri lain, krim ini terasa lengket dan sulit diratakan pada kulit. Jika dicium akan tercium aroma menyengat. Kadang untuk mengakalinya ada oknum yang memberikan parfum berlebih sehingga baunya menjadi sangat wangi.
 


Foto: Istimewa

Krim Tidak Bisa Menyatu


Salah satu tanda krim berbahaya adalah dengan cara mendiamkannya beberapa waktu. Jika krim memisah antara bagian padat dengan minyaknya sudah dipastikan kalau krim itu berbahaya. Krim berbahaya juga akan berubah warna bila terkena sinar matahari secara langsung. Warna putih pada krim, perlahan akan berubah menjadi cokelat muda lalu menjadi cokelat tua.
 



Foto: Istimewa

Warna yang Mencolok


Perhatikan warna pada krim. Krim berbahaya tidak bisa memiliki warna yang natural seperti krim berijin BPOM pada umumnya. Warna yang ia miliki sangat tajam karena menggunakan bahan perwarna tekstil. Krim malam menggunakan warna kuning sedangkan krim pagi menggunakan warna putih mutiara yang terlihat terang berkilau.
 
 


Foto: Istimewa

Tidak Pernah Berjerawat


Awal pemakaian akan terasa panas kemudian membuat kulit mengelupas akibatnya bakteri tidak berani bersarang pada kulit wajah yang terkena olesan krim berbahaya sehingga wajah tidak bisa berjerawat. Apabila terkena sinar matahari, kulit menjadi merah sehingga terasa perih dan panas.
 


Foto: Istimewa

Warna Kulit Berubah Drastis


Efek pengelupasan kulit yang disebabkan pemakaian krim berbahaya membuat kulit cepat berubah cerah. Meski terlihat cerah, kulit wajah tidak bisa terlihat putih bercahaya. Warna putih pada kulit yang terkontaminasi krim berbahaya akan terlihat putih pucat. Dari pengelupasan yang terjadi terus menerus inilah membuat kulit kehilangan lapisan terluarnya sehingga dalam jangka panjang mengakibatkan kanker kulit.
 


Foto: Istimewa
(ebn/ebn)

Our Sister Site

mommyasia.id