sign up SIGN UP

SKINCARE

Meski Menyegarkan, Kebiasaan yang Dilakukan Saat Mandi Ini Bisa Menimbulkan Masalah Kulit

Penny Fatikasari | Senin, 31 Aug 2020 08:30 WIB
Meski Menyegarkan, Kebiasaan yang Dilakukan Saat Mandi Ini Bisa Menimbulkan Masalah Kulit
caption
Jakarta -

Mandi memang membuat tubuh menjadi lebih bersih dan menyegarkan setelah seharian beraktivitas dan merefleksikan tubuh dari rasa lelah. Tak jarang, saat sedang mandi pun kamu ingin berlama-lama bahkan sambil bernyanyi untuk menikmati sensasinya. Namun, tahukah kamu jika beberapa kebiasaan yang sering dilakukan saat mandi ini juga bisa menimbulkan masalah kulit, lho! Berikut ulasannya!


Mandi Berlama-lama

andi berlama-lama
Mandi Berlama-lama/Freepik.com

Yup! Kebiasaan ini sering dilakukan seseorang untuk mendapatkan kesegaran dan menikmati sensasi mandi itu sendiri. Tak jarang seseorang pun akan betah berlama-lama di kamar mandi hanya untuk menyegarkan tubuh. Namun, sebenarnya kebiasaan mandi berlama-lama ini juga bisa membahayakan kulitmu, lho Ladies? Hal ini dikarenakan seseorang lebih senang mandi dengan suhu air yang cukup hangat atau panas sekalipun. Selain menenangkan dan bisa membuat tubuh terasa lebih nyaman, tanpa disadari kebiasaan mandi berlama-lama dan selalu menggunakan air hangat atau panas ini dapat menyebabkan kulit menjadi lebih mudah kering dan gatal. Wah, mungkin kamu bisa mengurangi waktu mandimu sedemikian rupa ya?


Menggunakan Air Bersuhu Panas

menggunakan air bersuhu panas
Menggunakan Air Bersuhu Panas/Freepik.com

Yup! Seperti yang telah diterangkan di atas, ternyata mandi dengan air panas juga bisa menimbulkan masalah kulit seperti gatal dan kering. Namun sebenarnya tidak semua orang bisa mengalami hal itu. Menurut ahli kulit yakni Dr. Rita Linker, memaparkan bahwa jika seseorang sering mandi menggunakan air panas, maka kulit akan menghilangkan sebum alami yang dapat melumasi permukaan kulitmu.

Penggunaan Sabun Mandi yang Kurang Tepat

sabun mandi kurang tepat
Sabun Mandi Kurang Tepat/Freepik.com

Sabun mandi juga menambah sensasi aroma kenikmatan dan kesegaran ketika sedang mandi. Namun, yang harus diperhatikan sebaiknya gunakan sabun mandi yang dapat melindungi permukaan kulitmu, karena penggunaan sabun mandi yang kurang tepat dapat menimbulkan masalah kulit iritasi, kering bahkan mengakibatkan alergi. Nah, jangan mudah terpancing pada produk-produk yang mampu mencerahkan kulit maupun sabun mandi yang tinggi akan kandungan aroma parfumnya, sebaiknya gunakan sabun mandi yang tidak keras bahkan memiliki kandungan yang baik bagi kulit serta mampu menutrisi kulitmu, ya Ladies?

Tidak Mengganti Handuk

tidak mengganti handuk
Tidak Mengganti Handuk/Freepik.com

Ladies, salah satu bahaya yang bisa muncul adalah jamur dan bakteri. Handuk yang basah dan lembab bisa menjadi tempat jamur dan bakteri berkembang biak, lho! Jika kamu juga jarang mencuci dan mengganti handuk, maka jamur dan bakteri dengan mudah bersarang dan berkembang biak di sana. Menurut penelitian bahwa handuk yang digunakan secara terus menerus tanpa diganti dengan rutin akan menjadi sasaran tepat bagi bakteri coliform untuk berkembang biak sebanyak 1.000 kali lebih cepat dibandingkan dengan handuk baru. Ada baiknya jika rutin mengganti handuk 2 – 3  kali seminggu, hal ini berupaya untuk mencegah terjadinya penumpukkan jamur dan bakteri yang membahayakan bagi kulit.

Tidak Menggunakan Pelembab Setelah Mandi

tidak menggunakan pelembab
Tidak Menggunakan Pelembab Setelah Mandi/Freepik.com

Ladies, sebaiknya setelah mandi jangan lupa menggunakan pelembab untuk melindungi kulitmu agar tetap lembab, terhidrasi serta tidak menyebabkan kulit kering dan iritasi. Saat mandi sebenarnya kulit mengeluarkan sebum, maka dari itu tetap jaga dan rawat kulitmu dengan rutin menggunakan pelembab agar kulit tetap sehat.

(arm2/arm2)

Our Sister Site

mommyasia.id