sign up SIGN UP

LIFE

Biar Tak Salah, Ini Cara Hitung Masa Subur Wanita Ladies!

Noviana | Jumat, 04 Jan 2019 06:00 WIB
Biar Tak Salah, Ini Cara Hitung Masa Subur Wanita Ladies!
caption
Masa subur pada perempan perlu dihitung dengan baik. Mengapa? Karena untuk menetapkan kapan waktu baik untuk melakukan seks bagi yang ingin memiliki anak atau menghindarinya. Maka, perlu dihitung secara akurat. Bagaimana? Coba cek yuk!

Masa Subur Dilihat dari Masa Menstruasi


Masa kesuburan wanita bergantung dengan siklus menstruasinya. Dan tiap wanita memiliki siklus menstruasi yang berbeda. Siklus menstruasi merupakan rentang dari hari pertama samapai hari pertama pada menstruasi berikutnya. Normalnya, siklhss menstruasi berlangsunb selama 21-35 hari. Tapi, rata-rata memiliki siklys menstruasi selama 28 hari. 

Nah, diantara siklus tersebut ada masa paling suburnya wanita. Jika terjadi pembuahan (sel telur bertemu sperma) di masa ini, maka kehamilan pun terjadi. Sebaliknya, tidak terjadi pembuahan, makansel telur wanita akan meluruh dan keluar dari vagina dalam bentuk darah. 


Foto: Istimewa

Cara Menghitung Masa Subur


Salah satu yang bisa kita ketahui kapan masa suburnya adalah dengan menghitungnya. Perlu kita tandai setiap tanggal di mana kita mengalami menstruasi untuk bisa nenandai masa subur. Langkahnya :

 


Foto: Istimewa
        
  • Ketahui Panjang Siklus Menstruasi

Tandai siklus menstruasi tiap bulan dan menghitung berapa lama berlangsung. Panjangnya siklus dihitung dari hari pertama menstruasi sampao hari terakhir yakni hari sebelum periode menstruasi selanjutnya dimulai. 

        
  • Hitung Perkiraan Masa Subur

Selanjutnya, kita hitung ya! Dengan mencari siklus terpanjang dan siklus terpendek dari siklus menstruasi setiap bulannya. Lalu, kita kurangi 18 hari dari siklus terpendek kita. Inilah hari pertama memasuki masa subur. Misal, siklus penseknya 25c-48c makan hari pertama masa subur adalah hari ke 7 setelah hari pertama menstruasi.

Lalu, bisa juga kurangi 11 hari dari siklus terpanjang. Itulah hari terakhir masa suburnya. Misal, siklus panjangnya adalah 29 hari, maka hari terakhir masa subur adalah hari ke 18 setelah hari pertama menstruasi. 


Foto: Istimewa

Masa subur juga bisa diketahui dari suhu badan lho! Dengan menilai suhu badan, biasanya meningkat menjelang dan sesudah masa ovulasi karena pengaruh hormon progesteron. Selain itu juga menilai lendir rahim. Hormon estrogen mencapai puncaknya pada saat ovulasi terjadi dan memperngaruhi lendir rahim. Di mana saat itu lendir rahim jadi agak encer dan bila diraba dengan jari akan membentuk benang berwarna bening.  

Ada juga cara lain dengan alat tes ovulasi, alatnya bebas dijual di apotik. Alat test ini bekerja dengan mengujur kadar hormon LH yang dihasilkan saat ovulasi. Dengan mengetahui masa subur, tentu membantu kita yang berencana ingin mempunyai anak dan juga bisa menerapkan Keluarga Berencana atau menunda kehamilan. 


(kik/kik)

Our Sister Site

mommyasia.id