sign up SIGN UP

LIFE

Catat! Mulai November 2019, Malioboro akan Menjadi Kawasan Bebas Rokok!

Intan Dwi | Kamis, 24 Oct 2019 08:00 WIB
Catat! Mulai November 2019, Malioboro akan Menjadi Kawasan Bebas Rokok!
caption
Bagi kamu yang masih suka merokok di tempat umum khususnya daerah Yogyakarta harus mengetahui beberapa kawasan yang merupakan area bebas asap rokok. Pada bulan November mendatang melalui Satuan Polisi Pamong Praja Kota Yogyakarta, Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta akan memperluas patroli ke kawasan Malioboro dan komplek pemerintahan Balai Kota secara intensif.
Foto: Istimewa
Dilakukannya patroli tersebut guna mendukung penegakan peraturan Daerah (Perda) Nomor 2 Tahun 2017 tentang Kawasan Tanpa Rokok (KTR). Di dalam perda tersebut menyebutkan, sejumlah tempat yang harus bebas dari asap rokok seperti rumah sakit, puskesmas, poliklinik, sekolah, tempat bermain, ibadah, angkutan umum, tempat kerja, dan tempat lainnya.
 
Foto: Istimewa

“Perluasan cakupan patroli ke Malioboro akan kami lakukan setelah kami mengintensifkan patroli di kompleks Balai Kota Yogyakarta. Patroli di kompleks balai kota akan lebih banyak dilakukan oleh petugas perempuan,” ungkap Koordinator Satgas Kawasan Tanpa Rokok (KTR) Yogyakarta.
 
Menurutnya, semenjak dikukuhkan satu bulan lalu para petugas masih kerap menemui pegawai atau tamu di lingkungan Balai Kota Yogyakarta yang merokok di sembarang tempat. Mereka yang masih merokok di sembarang tempat tidak memanfaatkan fasilitas yang ada berupa ruang khusus rokok yang sudah disiapkan oleh Pemkot Yogyakarta.


Foto: Istimewa

Kepala Satpol PP Kota Yogyakarta, Agus Winarto juga mengatakan bahwa untuk menegakkan peraturan Kawasan Tanpa Rokok itu belum bisa diterapkan di seluruh wilayah, “Tapi kami memiliki skala prioritas. Salah satunya di Malioboro dan kawasan Balai Kota, kami akan patroli untuk mengingatkan warga, bahwa merokok hanya diperbolehkan di tempat khusus merokok yang bisa digunakan,” ungkapnya.
 
Di kawasan Malioboro sendiri, Pemkot Yogyakarta melalui Dinas Lesehatan sedang menyiapkan tiga titik lokasi khusus merokok. Kawasan tersebut nantinya bukan bangunan, karena dikhawatirkan nantinya akan mengganggu lalu lintas wisatawan dan merusak fasad pedestrian di Malioboro. Lokasi khusus tersbeut nantinya akan didesain sesuai dengan konsep penataan di Malioboro.
 


Foto: Istimewa

“Nantinya akan disediakan semacam asbak besar yang sebagai penanda bahwa lokasi tersebut diperuntukkan bagi para perokok” ungkap Agus.
 
Proses penegakan perda baru bagi yang masih merokok sembarangan berupa tindakan peringatan meskipun sanksi pidana berupa kurungan satu bulan dan denda maksimal Rp 7.5 juta bisa diterapkan
 
Selain menurunkan petugas patroli, himbauan agar wisatawan tidak merokok sembarangan juga akan dilakukan melalui radio-radio yang mengudara di Maliobor, Widoro. Dimana radio ini adapat didengarkan oleh seluruh pengunjung di kawasan wisata tersebut.
 


(ags/ags)

Our Sister Site

mommyasia.id