sign up SIGN UP

LIFE

Panduan Social Distancing untuk Anak Extrovert, Gak Bikin Mati Gaya!

Rumaysha Milhania | Kamis, 09 Apr 2020 09:00 WIB
Panduan Social Distancing untuk Anak Extrovert, Gak Bikin Mati Gaya!
caption
Jika kamu adalah seorang ekstrovert, tentu berdiam diri di rumah berminggu-minggu atau berbulan-bulan karena pandemi virus corona akan membuatmu semakin sulit dan tersiksa. Namun, itu bukan berarti bahwa kamu akan kehilangan harapan. Ada banyak cara untuk bisa menyalurkan kebutuhanmu terhadap kehidupan sosial dengan beberapa aktivitas yang bisa dilakukan dari rumah. Yuk, intip ulasan tentang panduan social distancing untuk anak extrovert berikut ini.


Pandemi virus corona memaksa kita, juga seluruh warga di penjuru dunia, untuk melakukan social distancing di mana semua orang harus menjaga jarak satu sama lain agar dapat menghindari penyebaran penyakit. Tidak bisa dipungkiri, hidup dalam aturan yang ketat seperti memang sangat menyulitkan. Itu sebabnya sangatlah normal untuk merasa tidak normal dalam situasi ini.
 


Foto: https://introvertdear.com/


Jika kamu adalah seorang introvert, suasana yang sunyi tanpa paksaan untuk berinteraksi dengan banyak orang akan terasa menenangkan. Kamu juga bisa menikmati banyak waktu sendiri dan memanfaatkan waklu luang dengan memanfaatkan jarak sosial secara maksimal. Namun, berbeda jika kamu adalah seorang extrovert yang akan merasa sangat tersiksa dengan jarak sosial seperti sekarang ini.
 


Berikut ini adalah beberapa tips yang bisa dilakukan para extrovert untuk menghindari tekanan dan stres saat melakukan social distancing:
 


1. Gunakan Teknologi Untuk Menghubungi Temanmu

Kebiasaan bersosialiasimu akan sangat terganggu dengan kehidupan dengan jarak sosial seperti sekarang ini. Namun, semuanya tidak lagi sesulit itu di masa sekarang. Kamu bisa memanfaatkan teknologi untuk menghubungi teman-temanmu yang jauh sana. Hubungi teman-temanmu dan keluargamu secara rutin dengan menggunakan media sosial. Tidak ada salahnya untuk memulai hari dengan menelpon orangtua dan mengakhiri waktu malam sebelum tidur dengan berbincang dengan sahabat melalui skype.
 


Foto: Istimewa


2. Sibukkan Diri dengan Aktivitas Seru

Ada banyak aktivitas yang bisa dilakukan untuk mengatasi kejenuhan karena suasana yang membosankan saat berdiam diri di rumah. Pilihan lain untuk bisa membuatmu merasa "terhubung" dengan orang lain adalah menjadi menonton film bersama secara virtual. Saat ini, kamu bisa memanfaatkan teknologi untuk menonton satu film yang sama berbarengan dengan orang lain yang berada di tempat yang berbeda dengan Netflix. 
 


Foto: Istimewa


3. Bacalah Buku atau Bersihkan Rumah

Jika orang-orang di sekitarmu tidak bisa dihubungi, kamu harus mempunyai cadangan kegiatan lain yang bisa mengalihkan kejenuhan dan stres. Beberapa diantaranya adalah membaca buku atau membersihkan rumah. Kedua kegiatan ini bisa menjadi opsi pengalihan ketidaknyamanan akibat social distancing.
 


Foto: Istimewa


4. Lakukan Physical Distancing, bukan Social Distancing

Terakhir, pahami bahwa hal yang harus dilakukan adalah physical distancing, bukan social distancing. Dengan kemajuan teknologi saat ini seharusnya kita bisa tetap menjaga kebutuhan sosial terpenuhi dengan baik. Caranya adalah dengan menjaga komunikasi dengan orang-orang sekitar melalui media sosial. 
 


Foto: https://www.nytimes.com/


Nah, itulah beberapa langkah yang bisa kamu lakukan agar bisa menekan stres karena kurangnya akses untuk bersosialisasi dengan orang-orang. Ingat, menjaga jarak bukan berarti kehilangan teman untuk berbagi keluh kesah. Kamu masih bisa menjalin hubungan baik dengan banyak orang saat harus berdiam diri di rumah.
 


(arm2/arm2)

Our Sister Site

mommyasia.id