Budaya dan tokoh perempuan inspiratif menggambarkan akan latar artistik seorang Maria Grazia Chiuri selaku creative director Dior.
Maka tak heran bila untuk koleksi cruise 2024, ia memilih Meksiko sebagai lokasi fashion show (21/5) sekaligus mendaulat seniman legendaris Frida Kahlo sebagai sumber inspirasi.
Chiuri mengakui bahwa ia selalu mengagumi Frida Kahlo. Baginya pelukis yang dikenal lewat lukisan potret yang juga banyak menampilkan kebudayaan Meksiko tersebut merupakan seniman pertama yang berani mengekspresikan jiwa artistiknya lewat gaya berpakaian.
Selain itu aspek lain dalam sosok Kahlo yang ia angkat dalam koleksi ini.
"Dia sangat menyukai alam dan gagasan tentang metamorfosis," ujar Maria Grazia Chiuri seperti dikutip dari Vogue.
Dari motif hingga busana yang sarat akan nilai seni, berikut deretan hal yang mencuri perhatian dari koleksi Dior cruise 2024.
Lokasi Acara
Dior memilih sebuah bangunan yang punya sejarah dan arti tersendiri dalam perjalanan hidup Frida Kahlo. Yakni Antiguo Colegio de San Ildefonso, sebuah bangunan bersejarah yang dulunya merupakan tempat sang seniman menuntut ilmu sekaligus bertemu suaminya Diego Rivera.
Busana Khas Meksiko
Tentunya Dior menghadirkan gaya yang terinspirasi dari pakaian tradisional Dior yang disebut Tehuana, perpaduan tunik dengan rok panjang.
Interpretasi berbeda ditampilkan lewat padanan kemeja oversized dengan maxi skirt, dan tunik lebar bersama celana yang berkesan kasual.
Selain itu bordir juga tampak menghiasi busana. Memberikan nuansa artistik khas Meksiko yang juga dikenal akan bordir dan tekstilnya. Melansir dari keterangan pers yang dirilis, Dior mengatakan bahwa pihaknya menggandeng artisan lokal dalam pengerjaan koleksi ini.
Gaya Personal Frida Kahlo
Sejumlah busana ternyata merefleksikan gaya personal Frida Kahlo. Seperti gaun pink yang disebut Dior terinspirasi dari salah satu lukisannya. Begitu juga dengan corak flora dan fauna pada koleksi ini.
Lalu setelan jas, yang mana kerap dipakai Frida Kahlo sebelum identik berbusana memakai gaun tradisional Meksiko.
Detail Kupu-kupu
Seperti disinggung sebelumnya oleh Maria Grazia Chiuri, alam dan gagasan metamorfosis jadi dua aspek dari Frida Kahlo yang menginspirasinya. Hal tersebut diinterpretasikan dalam bentuk motif kupu-kupu. Tak hanya detail busana tapi juga kalung.
Parade Gaun Putih
Fashion show ditutup dengan parade gaun putih yang berhiaskan detail bordiran merah berupa karya gambar dan kata-kata seperti 'Hope'.
Konsep tersebut merupakan hasil kolaborasi Dior dengan seniman Elina Chauvet. Di mana terinspirasi karya seni Elina bertajuk Confianza, sebuah gaun pengantin berhiaskan bordir benang merah terinspirasi kisah tragis Pippa Bacca.
Pippa Bacca merupakan seniman Italia yang berkeliling dunia menyuarakan perdamaian sembari mengenakan gaun pengantin. Ia menjadi korban pembunuhan di Turki pada tahun 2008.
Setelah untuk karya pribadi, kini Elina menginterpretasikan karyanya bersama Dior dengan menggandeng 16 perajin perempuan. Koleksi gaun putih tersebut dinamai A Corazón Abierto, diambil dari bahasa Spanyol jika diartikan menjadi "membuka hati".
---
Ingin jadi salah satu pembaca yang bisa ikutan beragam event seru di Beautynesia? Yuk gabung ke komunitas pembaca Beautynesia B-Nation. Caranya DAFTAR DI SINI!