6 Jenis Pakaian yang Tidak Layak Didonasikan, Jangan Asal Sumbangkan!

Justina Nur | Beautynesia
Senin, 24 Aug 2026 09:15 WIB
Pakaian yang Kotor, Berlubang, atau Rusak Parah
Jangan mendonasikan pakaian kotor dan rusak karena bisa merepotkan lembaga penyalur donasi. Mereka harus mengeluarkan waktu dan biaya tambahan untuk memperbaiki, atau membuangnya./ Foto: magnific.com

Saat membuka lemari untuk mencoba decluttering, mungkin kamu sering menemukan banyak tumpukan pakaian atau aksesori yang sudah jarang dipakai lagi. Bahkan, tidak jarang pakaian tersebut sudah tidak memberikan ‘sparks’ lagi buatmu dan akhirnya membuatmu ingin segera memberikan atau mendonasikan pakaian tersebut ke orang lain.

Namun, jangan buru-buru memasukkan semua baju tersebut ke kantong donasi ya, Beauties. Hal ini karena tidak semua fashion item yang mau kamu singkirkan itu layak untuk diberikan kepada orang lain.

Jadi, sebelum menyerahkan isi lemarimu kepada lembaga penampung dan penyalur donasi pakaian, ada baiknya kamu cek kembali kondisinya dan tidak memberikan beberapa jenis pakaian berikut ini, seperti yang telah dirangkum dari berbagai sumber.

Seragam Kerja atau Pakaian yang Memuat Identitas Tertentu

Hindari memberikan pakaian seragam apalagi yang masih ada logo identitas atau lembaga tertentu./ Foto: magnific.com

Sebaiknya, kamu tidak memberikan seragam yang masih ada logonya, termasuk seragam sekolah, pakaian kerja, dan perlengkapan olahraga. Kalau misalkan pakaian tersebut masih baru atau bagus dan kira-kira dapat digunakan lagi contohnya seperti seragam sekolah, kamu bisa mencopot badge-nya terlebih dahulu.

Selain itu, hindari juga mendonasikan pakaian atau t-shirt yang terdapat motif tulisan bernada menghina atau kalimat ambigu, sarat akan kebencian atau memuat vibes negatif. Hal ini karena biasanya lembaga amal yang menampung dan menyalurkan pakaian bekas tersebut ada yang tidak menerima pakaian dengan logo atau identitas lembaga tertentu. 

Maka dari itu, untuk lebih amannya, kamu sebaiknya berjaga-jaga dengan menanyakan syarat pakaian yang bisa didonasikan terlebih dahulu kepada organisasi yang dituju.

Pakaian Renang dan Pakaian Dalam

Hindari mendonasikan pakaian dalam dan pakaian renang karena biasanya ditolak oleh lembaga penyalur donasi dengan alasan kebersihan./ Foto: magnific.com

Seperti yang dilansir dari Better Homes & Gardens, pakaian dalam dan pakaian bekas sebaiknya tidak kamu donasikan. Bisa jadi, fashion item tersebut tidak diterima oleh lembaga penampung dan penyalur donasi karena alasan kebersihan. Aturan yang sama juga biasanya tetap berlaku untuk celana renang atau boardshorts yang kerap digunakan oleh anak laki-laki atau pria. 

Jadi, kalau kamu punya pakaian renang atau pakaian dalam yang sudah tidak mau kamu pakai lagi, daripada didonasikan, kamu bisa mencuci dan membersihkannya secara menyeluruh lalu dimanfaatkan sebagai kain lap rumah tangga. 

Tas, Dompet, atau Aksesori yang Sudah Rusak

Tas, dompet, dan aksesori yang sudah rusak jangan disumbangkan karena bisa merepotkan penerimanya dan mereka harus memperbaiki terlebih dahulu./ Foto: magnific.com/azerbaijan_stockers

Hindari menganggap semua aksesori atau fashion item dengan kondisi apapun tetap layak untuk disumbangkan. Tas yang ritsletingnya sudah rusak, talinya putus, lapisan dalam yang mengelupas, atau kondisinya yang sudah sangat kotor tidak patut untuk langsung didonasikan begitu saja.

Sebaiknya, kamu memperbaiki dan melakukan pembersihan secara menyeluruh tas rusak atau tas kotor  tersebut terlebih dahulu, sebelum menyalurkannya ke lembaga donasi.

Hal yang sama juga berlaku untuk aksesori lainnya seperti topi, scarf, ikat pinggang, atau perhiasan. Oleh karena itu, hindari memberatkan pihak penerima dan penyalur donasi, dengan cara menyeleksi tas, dompet, dan aksesori yang akan kamu sumbangkan, lalu pastikan fashion item itu masih layak untuk digunakan atau dijual.

Sepatu atau Sandal yang Sudah Rusak Parah

Jangan mendonasikan sepatu atau sandal yang sudah kotor, bau, dan rusak parah./ Foto: magnific.com

Sepatu atau sandal kalau masih bagus memang bisa didonasikan dan bermanfaat untuk penerimanya. Namun, untuk sepatu atau sandal yang sudah rusak seperti sepatu dengan sol yang sudah habis, bagian dalam sepatu yang hancur, terdapat noda yang sulit untuk dihilangkan, atau tercium bau yang menyengat, sebaiknya fashion item ini jangan didonasikan ya, Beauties.

Selain itu, beberapa lembaga penyalur donasi, contohnya seperti British Red Cross juga tidak menerima sepatu anak bekas. Hal ini karena dikhawatirkan penggunaan sebelumnya dari sepatu anak tersebut bisa memengaruhi bentuk sepatu pada kaki anak yang akan menerimanya.

Kaus Kaki yang Pernah Dipakai

Hindari mendonasikan kaus kaki bekas, meski mungkin kualitasnya masih bagus dan tidak kotor./ Foto: magnific.com

Meski kaus kaki yang akan disumbangkan masih terlihat bagus, kaus kaki bekas biasanya tidak akan diterima oleh banyak lembaga amal karena pertimbangan kebersihan.

Namun, kalau kamu ingin memberikan kaus kaki, sebaiknya berikan kaus kaki yang belum pernah kamu gunakan sama sekali dan masih dalam kemasan. Pastikan juga kondisinya masih bagus, tidak sobek atau tidak melar.

Pakaian yang Kotor, Berlubang, atau Rusak Parah

Jangan mendonasikan pakaian kotor dan rusak karena bisa merepotkan lembaga penyalur donasi. Mereka harus mengeluarkan waktu dan biaya tambahan untuk memperbaiki, atau membuangnya./ Foto: magnific.com

Pakaian yang sudah berlubang, sobek, kancingnya hilang, ritsletingnya rusak, dan sebagainya sebaiknya tidak kamu salurkan ke orang lain atau didonasikan ke lembaga amal.

Selain itu, pakaian yang sudah ada noda permanennya yang sulit untuk dihilangkan seperti noda minyak, tinta, makanan atau kainnya jadi berubah warna akibat penggunaan pemutih, sebaiknya tidak didonasikan sebagai pakaian layak pakai.

Hal ini karena pakaian yang didonasikan idealnya masih bisa langsung dipakai atau dijual kembali. Jadi, kalau fashion item tersebut membutuhkan perbaikan terlebih dahulu, maka hal itu justru merepotkan lembaga penyalur donasi karena mereka harus mengeluarkan waktu dan biaya tambahan untuk memilah, memperbaiki, atau membuangnya.

Itu tadi Beauties, deretan fashion item yang sebaiknya tidak kamu donasikan. Selain itu, pastikan pakaian yang layak pakai dan akan kamu sumbangkan tersebut jangan lupa untuk dicuci dan dibersihkan dulu ya!

***

Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI! 

(dmh/dmh)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.

RELATED ARTICLE