6 Rekomendasi Brand Lokal yang Jual Batik Motif Modern

Henny Alifah | Beautynesia
Kamis, 01 Oct 2026 14:00 WIB
4. Nona Rara
Nona Rara Olga Rose Garut Kopi adalah outer batik cap garut yang menggunakan motif modern biji kopi membentuk mahkota bunga./ Foto: shopee.co.id/nonararabatik

Sebagai orang Indonesia, setidaknya kamu harus punya satu batik di lemari pakaian, Beauties. Banyak acara maupun kegiatan di sini yang menggunakan batik sebagai dresscode.

Namun begitu, batik juga tetap menarik untuk dipakai sehari-hari seperti pakaian kantor atau bahkan hangouts bareng teman. Yup! Itu karena gaya batik terus mengikuti perkembangan zaman yang semakin modern.

Kain tradisional ini tidak hanya bertransformasi lewat potongan siluet yang dekat dengan selera zaman, tetapi juga motif dan gambar yang kekinian tanpa kehilangan jati dirinya. Sebagai referensi, intip koleksi batik beberapa brand lokal berikut ini, Beauties.  

1. Bateeq

Mentari Pants, celana panjang dari seri Langit Rawates Bateeq ini menawarkan keseimbangan sempurna antara kenyamanan, keanggunan, dan ekspresi budaya./ Foto: bateeqshop.com

Mengusung tagline Reimagining Batik for the Modern Generation, Bateeq memadukan tradisi dan gaya kontemporer dengan dinamis. Diluncurkan pada tahun 2013, Bateeq adalah brand lokal Indonesia yang menawarkan sentuhan segar dan trendi pada batik melalui lini pakaian untuk pria, wanita, dan anak-anak, serta dekorasi rumah.

Bateeq telah berkolaborasi dengan desainer lokal dan internasional terkemuka. Melalui kolaborasi tersebut, Bateeq dan para mitranya mengeksplorasi kebebasan kreatif mereka melalui penggunaan beragam material, warna, dan motif untuk menciptakan koleksi yang benar-benar orisinal.

2. Dama Kara

Dama Kara Arunika Kimono Sashiko memadukan kekayaan batik klasik Indonesia dengan teknik sashiko. Motif bunganya bukan sekadar ornamen, motif batik hasil kolaborasi dengan Naftali, teman istimewa dari Dama Kara Foundation./ Foto: shopee.co.id/damakara

Ditilik dari prosesnya, koleksi batik Dama Kara dibuat oleh para pengrajin secara tradisional, sehingga dimungkinkan tiap kainnya memiliki keunikan warna dan motifnya masing-masing. Dilihat dari motifnya, batik mereka menggunakan pola yang unik, sederhana, namun sarat makna dengan menggunakan warna-warna khas.

Di samping itu, Dama Kara berkomitmen untuk menjadi jenama sandang yang terus menyebarkan kebermanfaatan untuk berdaya bersama. Pada proses produksi koleksi yang membutuhkan karya tangan, mereka merangkul para ibu di kampung untuk tetap produktif. Mereka juga turut mendukung terapi menggambar bagi rekan penyandang autis, dan mengapresiasinya dalam koleksi Dama Kara.

3. Oemah Etnik

Oemah Etnik Blue Mudan Batik Top adalah atasan tanpa lengan dengan kerah Shanghai yang rapi. Terbuat dari batik Pekalongan, dengan motif yang terinspirasi sinar matahari. / Foto: oemahetnik.com

Oemah Etnik (OE) mengembangkan serta mengkurasi warisan budaya dari seluruh penjuru Nusantara—mulai dari tenun hingga batik—dengan sentuhan estetika modern. Koleksi batiknya elegan dengan motif yang kerap terinspirasi dari alam, seperti sinar matahari, buah salak, hingga batang bambu.

Mereka menjunjung tinggi keberlanjutan, ditunjukkan dengan kolaborasi bersama para pengrajin lokal, mengolah kembali potongan kain sekecil apa pun menjadi karya seni yang dapat dikenakan, dan juga kemasan tas jaring rajut yang dapat digunakan kembali.

4. Nona Rara

Nona Rara Olga Rose Garut Kopi adalah outer batik cap garut yang menggunakan motif modern biji kopi membentuk mahkota bunga./ Foto: shopee.co.id/nonararabatik

Didirikan pada tahun 2011, Nona Rara hadir dengan visi untuk menciptakan desain modern dan praktis sambil melestarikan kekayaan budaya batik dan wastra tradisional lainnya. Motif batiknya banyak mendapat inspirasi dari alam, mulai dari berbagai macam bunga hingga biji kopi.

Sejak awal, Nona Rara membawa motivasi untuk membuat batik dan wastra lebih mudah diakses, tidak terbatas pada acara formal, tetapi juga dikenakan dengan percaya diri dalam kehidupan sehari-hari—terutama oleh perempuan di dunia kerja. 

5. Assojar

Assojar Sukma Kebaya adalah kebaya batik modern dengan model kebaya kartini yang menggunakan teknik batik cap./ Foto: assojar.com

Assojar lahir dari kecintaan terhadap warisan kain tradisional Indonesia, yang mereka hadirkan kembali dalam bentuk busana yang relevan dengan gaya masa kini. Setiap koleksi dirancang dengan mengedepankan identitas yang autentik, melalui proses yang terjaga serta pemilihan motif yang sarat akan nilai filosofis.

Merek ini menghadirkan kain batik dalam bentuk sandang kebaya hingga rok lilit yang elegan. Batiknya dibuat dengan teknik cap dan motif exclusive by Assojar.

6. Sejauh Mata Memandang

Sejauh Mata Memandang

Sejauh Mata Memandang menghadirkan koleksi pakaian yang prosesnya sesuai prinsip-prinsip berkelanjutan. Ragam pakaian pria, wanita, anak-anak, hingga aksesorinya banyak menggunakan kain batik dengan motif-motif alam yang menyejukkan mata.

Mereka mengubah benda sehari-hari yang tampak biasa menjadi motif ikonis seperti ayam, bambu, hingga biji timun yang semuanya mengingatkan pemakainya untuk bersahabat dengan alam.

***

Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!

 

(dmh/dmh)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.

RELATED ARTICLE