Belajar dari Kasus Lululemon, Inilah 4 Kandungan Kimia pada Pakaian yang Berbahaya untuk Kesehatan

Tria Oktyana | Beautynesia
Senin, 31 Aug 2026 12:30 WIB
PFAS, Bahan Kimia untuk Membuat Pakaian Tahan Air
PFAS atau “forever chemicals” dapat digunakan pada pakaian tahan air dan noda. Kenali risikonya bagi kesehatan serta kaitannya dengan kanker/Foto: magnific/8photo

Beauties, tahukah kamu selain makanan, kita juga perlu memperhatikan kandung kimia dalam pakaian? Bahan kimia dalam pakaian banyak digunakan untuk membuat kain menjadi ringan, elastis, tidak mudah kusut dan juga cepat kering. Namun di balik manfaatnya yang banyak, kandungan kimia dalam pakaian juga perlu diperhatikan lho!

Hal ini kembali menjadi sorotan setelah Lululemon diselidiki oleh Jaksa Agung Texas terkait dugaan keberadaan PFAS, atau yang sering disebut “forever chemicals”. Meskipun penyelidikan tersebut belum terbukti, namun belajar dari kasus ini kita perlu waspada terhadap kandungan kimia dalam pakaian. Inilah 4 bahan kimia dalam pakaian yang dapat menyebabkan permasalahan kesehatan. 

PFAS, Bahan Kimia untuk Membuat Pakaian Tahan Air

PFAS atau “forever chemicals” dapat digunakan pada pakaian tahan air dan noda. Kenali risikonya bagi kesehatan serta kaitannya dengan kanker/Foto: magnific/8photo

PFAS atau per- and polyfluoroalkyl substances merupakan kelompok bahan kimia sintetis yang dapat membuat pakaian lebih tahan air, minyak dan juga noda. Karena sulit terurai, PFAS juga dikenal sebagai “forever chemicals”. Beberapa jenis kandungan ini digunakan dalam produk tekstil, terutama pakaian dengan fitur water-resistant.

Isu ini kembali ramai setelah Lululemon diselidiki terkait dugaan keberadaan PFAS dalam produk activewear-nya. Namun, penyelidikan tersebut belum membuktikan bahwa produk Lululemon mengandung PFAS atau menyebabkan kanker. Namun, menurut Environmental Geochemistry and Health, jenis PFAS yaitu FPOA diklasifikasikan sebagai karsinogen. 

Formaldehida, untuk Pakaian yang Tidak Mudah Kusut

Formaldehida dapat digunakan dalam proses finishing pakaian agar tidak mudah kusut. Ketahui dampaknya yang dapat memicu alergi dan iritasi kulit/Foto: magnific/marymarkevich

Selain PFAS, kandung Formaldehida dalam pakaian perlu diperhatikan, Beauties. Kandungan ini digunakan dalam proses finishing tekstil. Salah satunya untuk membantu kain lebih tahan kusut. Menurut American Academy of Dermatology kandungan ini dapat memicu iritasi dan dermatitis kontak alergi, terutama pada orang dengan kulit sensitif.

Formaldehida juga diklasifikasikan sebagai karsinogen bagi manusia. Namun, bukan berarti setiap pakaian yang mengandung atau menggunakan formaldehida otomatis menyebabkan kanker lho, Beauties.

Pewarna Tekstil, Bisa Memicu Alergi

Pewarna tertentu pada pakaian dapat memicu alergi dan dermatitis kontak. Kenali kandungan dalam tekstil yang perlu diperhatikan sebelum membeli/Foto: magnific/cookie-studio

Pakaian berwarna cerah membutuhkan berbagai jenis pewarna, termasuk disperse dyes dan pewarna azo tertentu. Journal of Toxicology and Environmental Health menemukan bahwa beberapa bahan dari kelompok ini dapat memberikan dampak buruk pada kesehatan. 

Dampak yang paling sering diperhatikan adalah reaksi alergi dan iritasi kulit, terutama pada orang yang sensitif. Namun, tidak semua pewarna tekstil dapat disebut sebagai penyebab kanker karena risikonya bergantung pada jenis bahan kimia yang digunakan.

Phthalates, Ditemukan pada Material Berbasis Plastik

Phthalates dapat ditemukan pada material tekstil berbasis plastik. Kenali fungsi bahan ini dan alasan penggunaannya perlu mendapat perhatian/Foto: magnific/senivpetro

Phthalates merupakan bahan yang digunakan untuk membuat material plastik lebih fleksibel. Dalam produk tekstil, bahan ini dapat ditemukan pada material yang antinoda, kusut ataupun antiair.

Beberapa jenis phthalates memiliki perhatian toksikologis dan penggunaannya telah dibatasi pada produk tertentu. Namun, belum tepat jika seluruh phthalates pada pakaian disebut sebagai penyebab kanker karena tingkat risikonya berbeda-beda berdasarkan jenis dan paparannya.

***

Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!

(dmh/dmh)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.