Bottega Veneta Winter 2026 Hadirkan Parade Tekstur yang Ekspresif

Dimitrie Hardjo | Beautynesia
Senin, 09 Mar 2026 15:30 WIB
Bottega Veneta Winter 2026 Hadirkan Parade Tekstur yang Ekspresif
Foto: Dok. Bottega Veneta

Bottega Veneta tidak hanya menampilkan koleksi teranyar, tapi mengukuhkan posisi sebagai ahlinya craftsmanship yang tak terbatas pada produk kulit, tapi juga material-material lain. Dalam arahan Louise Trotter selaku direktur kreatif, peragaan busana yang terangkai dalam Milan Fashion Week 2026 merupakan sebuah dialog antara brutalisme dan sensualitas, Beauties.

Struktur kaku, diperlembut. Volume dramatis bersanding dengan garis yang presisi. Penampilan monokromatik memainkan tekstur. Sebanyak 81 looks ditampilkan dengan konsep yang berkarakter unik, aura flamboyan menjadi benang merah yang menyatukan kreasi.

Detail Bottega Veneta Winter 2026

Bottega Veneta Winter 2026

Bottega Veneta Winter 2026/ Foto: Dok. Bottega Veneta

Peragaan busana dibuka dengan looks yang serba tailored dan bersih. Konstruksi jadi daya pikat utama. Struktur coat sampai setelan jas berwarna netral yang oversized tampak lebih lembut dengan garis pundak tegas, tapi lengan yang melekuk halus. Rok memainkan drapery yang disatukan ikat pinggang kulit berdesain statement, termasuk tampilan intrecciato weave pada rok kulit yang menjadi pusat perhatian.

Bottega Veneta Winter 2026, Look 3Bottega Veneta Winter 2026, Look 3/ Foto: Dok. Bottega Veneta

Detail flora menambah feminitas busana. Tas tangan untuk acara malam menguatkan elegansi yang understated. Sementara alas kaki meningkatkan gaya lewat tekstur, mulai dari faux-fur hingga spikes yang edgy.

Bottega Veneta Winter 2026, Look 66Bottega Veneta Winter 2026, Look 66/ Foto: Dok. Bottega Veneta

Salah satu yang jadi sorotan utama pada koleksi Winter 2026 adalah tekstur faux-fur yang dirancang sebagai busana ready-to-wear. Kain diolah secara inventif menggunakan kerajinan tangan sehingga mirip tekstur bulu. Tekstur yang tercipta dari sutra, fil coupé, rajutan, dan serat teknis tersebut tidak hanya dijumpai sebagai busana, tapi juga pada aksesori dan sepatu. Koleksi bernuansa seni teater dan karya puitis ala Maria Callas dan Pier Paolo Pasolini ini pun jadi bentuk perayaan ekspresi kolektif, yakni kolaborasi antara hati, pikiran, dan tangan.

***

Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI! 

(dmh/dmh)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.

RELATED ARTICLE