CEO Tahan Aktivis di Peragaan Busana COS di New York Fashion Week, Kenapa?

Dimitrie Hardjo | Beautynesia
Senin, 14 Sep 2026 14:00 WIB
CEO Tahan Aktivis di Peragaan Busana COS di New York Fashion Week, Kenapa?
CEO Tahan Aktivis di Peragaan Busana COS di New York Fashion Week, Kenapa?/ Foto: instagram.com/peta

COS mempresentasikan koleksi Autumn/Winter 2026 mereka di New York Fashion Week pada hari Minggu (13/9/2026), Beauties. Namun dibandingkan koleksi itu sendiri, sebuah peristiwa yang terjadi saat peragaan busana berlangsung justru tuai perhatian. Seorang aktivis PETA (People for Ethical Treatment of Animals) menerobos runway peragaan busana.

Setidaknya ada lima aktivis PETA yang menerobos acara tersebut, Beauties. Mereka mengangkat poster bertuliskan "SHEEP BEATEN AND BLOODIED FOR WOOL. DON'T BUY IT! PETA" (Domba Dipukuli dan Berdarah-darah demi Bulu. Jangan Membelinya! PETA).

[Gambas:Instagram]

Berdasarkan laporan dari Fashionista, petugas keamanan dengan tertib mengawal sebagian besar dari mereka keluar dari lokasi acara. Di sisi lain, CEO CFDA (Council of Fashion Designers of America), Steven Kolb, turun tangan langsung untuk menahan secara fisik sejumlah aktivis PETA yang berupaya menerobos ke area runway. Dalam video yang beredar di media sosial, Kolb menahan dua pengunjuk rasa, mengambil papan tanda mereka, membekap mulut, dan melilitkan kakinya ke tubuh seorang aktivis perempuan agar dia tidak bisa bergerak.

[Gambas:Instagram]

Walaupun ini bukan kejadian pertama aktivis PETA menerobos peragaan busana, aksi CEO yang menahan tubuh aktivis secara fisik tuai kritikan karena dianggap kurang pantas karena termasuk bentuk kekerasan, Beauties. Melalui akun Instagramnya, Kolb berikan pernyataan, "I reacted inappropriately to an incident at a show earlier today. It wasn't my place to do so. I should have let the security team handle the situation."

Alasan PETA Unjuk Rasa di Runway COS

Alasan PETA unjuk rasa di runway COS

Alasan PETA unjuk rasa di runway COS. Berawal dari video investigasi terbaru/ Foto: instagram.com/peta

New York Fashion Week telah mengeluarkan larangan pemakaian bulu hewan asli dalam koleksi yang diperagakan, Beauties. Lantas, mengapa aktivis PETA menyerbu COS untuk protes pengunaan bulu domba?

Hal ini berakar pada sebuah video investigasi yang dilakukan PETA Asia. Sebelum New York Fashion Week berlangsung, PETA mengeluarkan sebuah press release yang membeberkan bahwa video investigasi terbaru mereka “mengungkap praktik di fasilitas wol bersertifikat NATIVA di Afrika Selatan—yang terhubung dengan rantai pasok H&M Group—di mana para pekerja terlihat menendang dan menginjak-injak domba yang ketakutan, menyeret domba-domba tersebut dengan menarik kakinya, serta membiarkan mereka menderita luka menganga akibat proses pencukuran yang kasar.”

Padahal H&M Group, perusahaan yang juga menaungi COS, mengkalim semua wol murni dan bulu hewan mereka akan berasal dari "peternakan yang disertifikasi sesuai dengan standar kesejahteraan hewan yang kredibel," bunyi pernyataannya pada tahun 2025, dikutip dari situs PETA.

Bagaimana menurutmu, Beauties?

***

Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI! 

(dmh/dmh)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.

RELATED ARTICLE