Dari Y2K hingga Vintage 90-an, Ini 5 Alasan Tren Fashion Selalu Berulang

Via Indriyani | Beautynesia
Senin, 31 Aug 2026 19:00 WIB
1. Siklus Mode setiap 20 Tahun Sekali
Mode fashion akan berulang dipengaruhi oleh siklus mode dua puluh tahun sekali yang unik/Foto: Pinterest/Assa Karrie

Belakangan ini, Beauties, kita bisa menemukan banyak diskusi di media sosial mengenai tren fashion yang terasa terus berulang. Banyak yang penasaran kenapa tren berpakaian yang sempat populer puluhan tahun lalu bisa kembali menjadi favorit di masa kini. 

Berbagai tren fashion lawas yang dulu menemani orang tua kita hingga kini kembali digemari, bahkan menjadi lebih populer berkat para figur publik. Gaya seperti Y2K, vintage, hingga denim oversized kembali menghiasi FYP kita dan menjadi inspirasi berpakaian sehari-hari.

Lantas, mengapa tren fashion selalu berulang? Apakah industri fashion benar-benar kehabisan ide, atau memang ada faktor lain yang membuat gaya lama terasa lebih berdampak sehingga terus kembali diminati? Melansir dari laman Revista Binacional, berikut lima alasan yang menjelaskan fenomena tersebut. Yuk, simak penjelasan lengkapnya di bawah ini!

1. Siklus Mode setiap 20 Tahun Sekali

Mode fashion akan berulang dipengaruhi oleh siklus mode dua puluh tahun sekali yang unik/Foto: Pinterest/Assa Karrie

Beauties, tren fashion memiliki siklus unik yang berputar setiap dua puluh tahun sekali lho! Fenomena ini muncul karena para desainer dan pencipta tren sudah melihat kecenderungan ini sejak lama.

Melansir dari Earth.com, tim peneliti dari Northwestern University menghubungkan pilihan fashion sehari-hari kita dengan pola perilaku sosial manusia dan dinamika tren yang berulang secara berkala. Oleh karena itu, dalam industri mode, fenomena ini dikenal sebagai “The 20 Year Rule.”

Para desainer yang kini memegang kendali industri kreatif cenderung memiliki rasa rindu akan masa muda mereka dua dekade lalu dan mengemas ulang memori tersebut menjadi karya yang lebih modern dan terasa segar bagi generasi baru. 

2. Nostalgia Setiap Generasi

Rasa rindu dan nostalgia setiap generasi memiliki pengaruh kuat mengapa tren fashion selalu berulang/Foto: Pinterest/Tnewties

Melansir dari Revista Binacional, nostalgia selalu hadir menjadi bagian penting dari ingatan setiap generasi yang terasa lebih hangat. Lebih dari itu, setiap generasi juga cenderung terpesona oleh estetika fashion sebelumnya yang terasa lebih segar dan baru bagi mereka. Fenomena ini menciptakan dua sudut pandang yang unik, Beauties, yaitu generasi yang pernah mengalaminya merasa bernostalgia kembali, sementara generasi baru menganggapnya sebagai tren yang fresh dan belum pernah mencobanya.

3. Media Sosial Mempercepat Tren Kembali

Media sosial mengambil peran penting dalam penyebaran suatu tren mode fashion di masa kini/Foto: Pinterest/Maelle

Di masa lalu tren membutuhkan waktu bertahun-tahun lamanya untuk bisa menyebar ke seluruh dunia, tapi sekarang media sosial mempermudah itu semua. Maka tak heran lagi, jika kita hanya perlu membuka platform seperti TikTok dan Instagram untuk melihat bagaimana gaya dari era dekade yang lalu mendadak menjadi sangat populer kembali dalam hitungan jam. 

 

4. Ada Peran Besar Budaya Pop

Budaya pop yang sedang populer di kalangan generasi muda turut berperan dalam pengulangan tren fashion masa kini/Foto: Pinterest/Nadia

Film, acara TV, dan musisi juga sangat berpengaruh terhadap pengulangan tren fashion masa kini. Karena sebuah serial atau film populer berlatar era tertentu sering kali estetikanya kembali menjadi tren, apalagi saat ini musik HipDut yang sedang dipopulerkan oleh penyanyi Naykilla yang menjadikan fashion Y2K sebagai identitas visual utamanya banyak diikuti. Penampilan nyentrik dengan warna-warni cerah, crop top, dan aksesori ikonis era 2000-an tersebut mendadak menginspirasi para pendengar dan penggemarnya untuk ikut bernostalgia.

5. Bangkitnya Fashion Vintage yang Berkelanjutan

Thrifting menjadi primadona generasi masa kini untuk berburu fashion vintage sekaligus mendukung konsep berkelanjutan yang cinta lingkungan/Foto: Pinterest/Cleo

Terakhir, tren fashion berulang disebabkan juga oleh semakin sadarnya generasi sekarang terkait fashion bekas dan vintage. Kini banyak orang mencari pakaian vintage bukan hanya karena gayanya saja, tetapi juga karena kesadaran lingkungan.

Selain itu, membeli pakaian bekas atau thrifting juga memungkinkan kita menemukan potongan unik sekaligus mengurangi dampak lingkungan akibat dari industri mode itu sendiri. Alhasil, pakaian lama terus beredar dan sering kali menjadi tren yang super keren dan ikonis di kalangan generasi muda. 

Nah, Beauties, itulah alasan mengapa tren fashion selalu berulang, ada yang karena nostalgia, dan ada pula yang berfokus pada gaya hidup berkelanjutan.

***

Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!

(dmh/dmh)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.

RELATED ARTICLE