Kenapa Baju Putih jadi "Seragam" Wajib Video Permintaan Maaf ke Publik?

Dimitrie Hardjo | Beautynesia
Senin, 10 Aug 2026 15:30 WIB
Ciri Permintaan Maaf yang Efektif
Permintaan maaf yang efektif bukan cuma dilihat dari pakaian. Namun yang terpenting adalah ketulusan dan pertanggungjawaban./ Foto: Pexels.com/Timur Weber

Video permintaan maaf yang ditujukan kepada publik sering kali punya elemen-elemen yang sama. Perhatian publik tidak hanya tertuju pada ucapan permintaan maaf itu sendiri, tapi juga elemen visual seperti pakaian, gaya rambut, riasan, sampai latar belakang yang serba polos.

Bukan hanya di Indonesia saja, tapi visual ini juga ditemukan pada video permintaan maaf sosok-sosok kontroversial di berbagai belahan negara. Kesamaan format ini pun dijuluki "Apology Video Starter Pack".

Dari segi pakaian, kemeja putih selalu dipakai figur publik Indonesia yang meminta maaf atas kesalahannya. Tampilannya sederhana, seolah memiliki pesan tersembunyi yang berusaha disampaikan secara nonverbal. Lantas, mengapa pakaian putih ini kerap diandalkan dalam video permintaan maaf?

Simbolisme Warna Putih

Warna putih punya makna yang bisa disesuaikan konteks. Umumnya warna ini melambangkan kedamaian, kebersihan, dan lembaran baru.

Warna putih punya makna yang bisa disesuaikan konteks. Umumnya warna ini melambangkan kedamaian, kebersihan, dan lembaran baru./ Foto: Pexels.com/Vitaly Gariev

Untuk menjawabnya, kamu perlu mengetahui tentang simbolisme warna, Beauties. Warna putih memiliki banyak makna yang disesuaikan dengan konteksnya. Melansir dari Verywell Mind, warna putih sering digambarkan sebagai lembaran kosong yang melambangkan awal yang baru atau permulaan yang segar.

Putih juga sering digunakan untuk menyimbolkan kesucian atau kedamaian. Dalam fashion, warna putih digunakan untuk menampilkan kesan kemurnian, kepolosan, kesegaran, atau kebersihan. Berdasarkan makna tersebut, pakaian putih yang netral dan aman sering dipilih untuk dipakai di video permintaan maaf, Beauties.

Apa yang Harus Dipakai pada Video Permintaan Maaf ke Publik?

Pakaian yang dinilai layak untuk dipakai dalam video permintaan maaf. Pakaian polos, warna lembut, dan tidak trendi.

Pakaian yang dinilai layak untuk dipakai dalam video permintaan maaf. Pakaian polos, warna lembut, dan tidak trendi./ Foto: Pexels.com/John Diez

Elemen visual dalam video permintaan maaf turut menjadi pesan nonverbal. Oleh karenanya, pakaian yang dikenakan juga penting agar tidak disalahtafsirkan. Robin Walker, seorang konsultan citra, menyampaikan pada The Orange County Register ada seragam untuk ungkapan "maaf" kepada publik, tapi tidak harus selalu pakai warna putih.

Ia menyebutkan kemeja berwarna lembut akan membantu seseorang tampak lebih tulus ketika menyampaikan permintaan maaf. Kemeja atau jaket yang polos dan simpel, tanpa corak apa pun, akan menarik fokus audiens pada wajah. Jangan memakai pakaian yang fashionable atau trendi, setelan jas yang potongannya terlalu ketat atau kaku. Sementara itu, selain warna putih, warna biru yang lembut juga memiliki makna universal yang bisa dipercaya.

Ciri Permintaan Maaf yang Efektif

Permintaan maaf yang efektif bukan cuma dilihat dari pakaian. Namun yang terpenting adalah ketulusan dan pertanggungjawaban.

Permintaan maaf yang efektif bukan cuma dilihat dari pakaian. Namun yang terpenting adalah ketulusan dan pertanggungjawaban./ Foto: Pexels.com/Timur Weber

Lantas, apakah berpakaian seperti itu sudah cukup dalam video permintaan maaf yang ditujukan pada publik? Tentu saja tidak, Beauties. Pakaian hanyalah satu dari banyaknya elemen esensial ketika mengucapkan permintaan maaf kepada publik. Yang terpenting adalah permintaan maaf itu sendiri.

Forbes menjelaskan bahwa permintaan maaf kepada publik dinilai efektif ketika sudah memenuhi sejumlah kriteria. Pertama adalah mengakui kesalahan dan meminta maaf dengan tulus. Sebab, mengakui dan bertanggung jawab atas kesalahan yang dibuat adalah kunci dari permintaan maaf yang efektif.

Kontroversi yang menimbulkan perdebatan juga harus ditanggapi. Inilah yang menjadi kriteria berikutnya, Beauties, yaitu mendengarkan publik terlebih dahulu, kemudian beri tanggapan yang sesuai. Mendengarkan dan merespon kritikan publik menunjukkan bahwa orang yang bersalah mendengarkan dan memahami situasi, serta berusaha memperbaikinya.

Lalu, melakukan refleksi diri dan menyusun strategi perubahan secara jelas. Saat kontroversi terjadi, bukan cuma komunikasi eksternal saja yang penting. Namun, ketulusan dari permintaan maaf itu juga dinilai dari bagaimana orang tersebut memegang komitmen untuk berubah menjadi lebih baik. Oleh sebab itu, setelah meminta maaf, tindakan-tindakan selanjutnya harus berdasarkan tujuan yang jelas dan terukur sehingga tidak terulang lagi di masa depan.

***

Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI! 

(dmh/dmh)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.