Mengapa Gaun Pengantin Identik dengan Warna Putih? Ternyata Ini Alasannya...

Natasha Riyandani | Beautynesia
Sabtu, 04 Jul 2026 11:00 WIB
Popularitasnya Meningkat setelah Dikenakan oleh Tokoh Terkenal
Ilustrasi mengenakan gaun putih/ Foto: Magnific.com/prostooleh

Beauties, sadar nggak sih, kalau gaun pengantin atau kebaya yang dikenakan pengantin perempuan umumnya menggunakan kain berwarna dominan putih? Warna putih seakan menjadi ciri khas dari sebuah baju pengantin.

Di Indonesia sendiri, baju pengantin warna putih berkaitan erat dengan prosesi keagamaan seperti akad nikah dalam Islam dan pemberkatan di agama Kristen. Barulah saat resepsi, pasangan pengantin akan mengenakan busana yang sesuai dengan adat masing-masing, di mana warnanya sangat beragam.

Nah, pernah nggak Beauties berpikir mengapa mayoritas gaun atau kebaya pengantin identik dengan warna putih? Meskipun ada juga yang memakai warna lainnya, namun warna putih tetap menjadi pilihan utama bagi kebanyakan orang. Kira-kira, apakah ada sejarahnya baju pengantin harus menggunakan warna putih tersebut?

Sejarah Gaun Pengantin Warna Putih

Ratu Victoria dengan gaun pengantinnya/ Foto: The Wedding Secret

Mengenakan gaun putih di hari pernikahan ternyata bukanlah sebuah ‘tradisi’, melainkan tren yang sebenarnya diciptakan oleh Ratu Victoria pada abad pertengahan ke-19, tepatnya ketika ia menikah dengan Pangeran Albert pada tahun 1840.

Sejak saat itu, seluruh dunia mulai mengenakan gaun berwarna dominan putih dalam upacara pernikahan, termasuk di Indonesia.

Sebelum Ratu Victoria menikah, pengantin kerajaan biasanya mengenakan gaun berwarna merah. Warna merah menjadi salah satu yang paling populer karena dianggap mewah dan menawan.

Namun, di hari pernikahannya, Ratu Victoria justru membuat ‘gebrakan’ baru yang beda dari yang lain. Ia memilih gaun non-tradisional warna putih tulang yang terbuat dari satin sutra. Bukan hanya dirinya, tetapi 12 pengiring pengantin juga mengenakan pakaian berwarna putih.

Perubahan mengejutkan yang dipelopori Ratu Victorian itu pun berpengaruh besar dalam perkembangan dunia fashion dan pesta pernikahan. Banyak bangsawan dan pemimpin Eropa yang menginginkan gaun serupa. Gaun putih dinilai lebih eksklusif dan elegan, belum lagi perawatannya yang cukup sulit, membuatnya hanya bisa dimiliki oleh kalangan atas atau keluarga bangsawan.

Perlu diketahui bahwa Ratu Victoria bukan satu-satunya pengantin Kerajaan Inggris yang mengenakan gaun warna putih. Pada tahun 1406, Putri Philippa pernah mengenakannya namun tidak menjadi tren.

Menunjukkan Status Sosial

Ilustrasi gaun putih menunjukkan status sosial/ Foto: Magnific.com/senivpetro

Pada abad ke-19, gaun putih mulai dikaitkan dengan kemewahan. Itu karena warna putih cenderung sangat sulit dirawat dan mudah kotor, sehingga hanya bangsawan dan kalangan atas saja yang mampu membeli gaun tersebut. Sebab itulah, mengenakan gaun putih pada hari pernikahan menjadi cara halus untuk menunjukkan status sosial dan kekayaan keluarga pada saat itu.

Setidaknya butuh beberapa dekade untuk gaun putih bisa dikenakan oleh kalangan menengah di Eropa dan Amerika Serikat.

Barulah setelah Perang Dunia II berakhir, masyarakat secara umum bisa mengenakan gaun berwarna putih untuk pesta pernikahan mereka. Itu karena harga bahan baku menjadi lebih murah untuk diproduksi, menjadikannya ‘ciri khas’ dalam setiap pernikahan sampai saat ini.

Popularitasnya Meningkat setelah Dikenakan oleh Tokoh Terkenal

Ilustrasi mengenakan gaun putih/ Foto: Magnific.com/prostooleh

Memasuki abad ke-20, perkembangan fotografi turut memperkuat popularitas gaun putih. Dalam foto berkualitas hitam-putih, gaun putih justru terlihat kontras dan menonjol sehingga memberikan kesan yang elegan bagi pengantin perempuan.

Selain itu, potret para tokoh perempuan terkenal, aktris film Hollywood, majalah, iklan, serta brosur dalam balutan gaun pernikahan berwarna putih, membuatnya seolah menjadi keharusan tersendiri dalam pernikahan.

Citra inilah yang kemudian membentuk persepsi, warna putih memberikan kesan yang sangat anggun dan begitu indah dipandang. Cocok dengan acara pernikahan, di mana pengantin perempuan seringkali menjadi ‘bintang’ utamanya.

Makna Gaun Pengantin Warna Putih

Ilustrasi makna gaun warna putih/ Foto: Magnific.com/jcomp

Ada beragam makna simbolis mengenai warna putih dalam berbagai tradisi dan budaya. Misalnya, dalam beberapa upacara keagamaan, warna putih dinilai melambangkan kesucian, harapan, dan awal yang baru. Makna itu kemudian melekat pada acara pernikahan, melambangkan babak baru bagi pasangan pengantin.

Di beberapa negara, warna putih juga melambangkan kegembiraan atau kesiapan memasuki kehidupan yang baru atau berumah tangga. Namun, ada pula budaya lain yang tetap mempertahankan warna khas masing-masing. Hal itu menandakan bahwa gaun putih sebenarnya hanya salah satu bentuk ekspresi atau ‘tren’, bukan satu-satunya pilihan.

Mengapa Gaun Pengantin Warna Putih Masih Populer hingga Sekarang?

Ilustrasi pengantin/ Foto: Magnific.com/freepic.diller

Meski zaman sudah berganti, gaun pengantin atau kebaya warna putih masih tetap menjadi favorit para pengantin perempuan. Selain makna simbolis yang melatarbelakangi, tetapi juga karena faktor fleksibilitas, di mana warna putih mudah disesuaikan dengan berbagai gaya maupun warna.

Dari desain yang minimalis hingga penuh detail rumit, warna putih mampu memberikan kesan classy nan elegan. Tak heran jika banyak pasangan pengantin menjatuhkan pilihannya pada warna putih untuk busana pernikahan mereka.

Banyak pasangan pengantin menganggap warna putih sebagai lambang kesucian. Mereka berharap dengan mengenakan warna putih di hari pernikahan bisa menjadi simbol memasuki mahligai rumah tangganya dengan lembaran baru dan berbagai kebaikan.

Namun, hal tersebut tidak berlaku untuk keyakinan masyarakat China dan India. Mengenakan pakaian berwarna putih biasanya menunjukkan kondisi berkabung atau kesedihan.

Oleh karena itu, pengantin China tidak akan mengenakan warna putih untuk pernikahannya, melainkan warna merah. Warna merah menyala justru memiliki makna membawa harapan agar kelak pasangan pengantin selalu diberi keberkahan dan keberuntungan dalam kehidupan rumah tangga.

***

Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!

(ria/ria)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.

RELATED ARTICLE