Pameran NUSANOVA 2.0 "SEKAR JAGAT" Persembahan Ivan Gunawan untuk Indonesia

Dimitrie Hardjo | Beautynesia
Selasa, 04 Aug 2026 15:30 WIB
Karya Batik Eksklusif Ivan Gunawan di NUSANOVA 2.0
Display ruang kerja pembuat pola Ivan Gunawan di instalasi NUSANOVA 2.0/ Foto: Dok. Beautynesia

Menyambut Hari Kemerdekaan Indonesia yang ke-81, Ivan Gunawan berikan persembahan spesial untuk Indonesia. Memasuki edisi keduanya, NUSANOVA 2.0 menghadirkan instalasi fashion "SEKAR JAGAT" yang dibuka pada 3 Agustus dan bisa dikunjungi publik pada 4-7 Agustus 2026 di D Gallerie, Jakarta.

"Sebagai anak bangsa, ini adalah bentuk nyata saya untuk bisa mengeksplor wastra lewat brand NUSANOVA," ucap Ivan kepada Beautynesia saat dijumpai di D Gallerie, hari Senin (3/8/2026). Instalasi itu tak semata didirikan untuk memamerkan hasil karya busana Ivan Gunawan, tapi juga diharapkan membawa semangat dan inspirasi bagi masyarakat Indonesia, khususnya pelajar, pecinta seni, dan pecinta mode.

Melalui NUSANOVA 2.0 ini pula, Ivan menggandeng berbagai pegiat seni untuk berkolaborasi dan unjuk karya. D Gallerie pun disulap menjadi sebuah ruang dialog antara mode, wastra, seni, budaya, dan juga keberlanjutan, selaras dengan filosofi Sekar Jagat yang merangkai beragam motif menjadi kesatuan yang harmonis.

Karya Batik Eksklusif Ivan Gunawan di NUSANOVA 2.0

Display ruang kerja pembuat pola Ivan Gunawan di instalasi NUSANOVA 2.0

Display ruang kerja pembuat pola Ivan Gunawan di instalasi NUSANOVA 2.0/ Foto: Dok. Beautynesia

NUSANOVA 2.0 menjadi cara Ivan membongkar “dapurnya”, Beauties. Pengunjung disambut dengan ruang kerja Pak Slamet, pattern maker (pembuat pola) label Ivan Gunawan, ketika melangkah ke dalam instalasi. Pola pakaian pada kertas yang ditempel saling tumpuk di dinding, manekin dengan gaun kertas, hingga benang warna-warni yang berserakan mencerminkan proses pembuatan busana yang dilakukan Pak Slamet bersama Ivan.

Ruang-ruang berikutnya didominasi dengan karya koleksi batik eksklusif yang dikreasikan Ivan Gunawan. Koleksi “Sekar Jagat” yang dipamerkan mencapai lebih dari 20 tampilan dari total 35 tampilan yang ada. Ivan mengakui, tiap busananya lebih kompleks dari koleksi-koleksi pendahulunya, sehingga memakan waktu cukup lama, yakni sekitar 5 bulan pembuatan.

NUSANOVA 2.0 "SEKAR JAGAT"NUSANOVA 2.0 "SEKAR JAGAT"/ Foto: Dok. Beautynesia

Hasilnya pun memuaskan. Nuansa glamor dan avant-garde konsisten ditemukan pada setiap karya. Gaun dengan struktur, payet-payet rumit membentuk bunga tiga dimensi yang memberi tekstur pada gaun dilakukan Ivan untuk pertama kali. Detail lipit halus jadi daya tarik rok pada rancangan ball gown. Drapery kain batik menegaskan lekuk tubuh secara elegan, lalu dipadukan dengan jaket senada yang memiliki aksen kulit hewan eksotis yang diambil dari koleksi pribadi Ivan. Gaun dengan potongan garis leher sweetheart menggabungkan teknik patchwork dari batik yang atraktif.

Detail busana yang jadi daya tarik NUSANOVA 2.0 "SEKAR JAGAT"Detail busana yang jadi daya tarik NUSANOVA 2.0 "SEKAR JAGAT"/ Foto: Dok. Beautynesia

Primadona karya juga terletak pada kain batik yang digunakan, yakni motif batik Sekar Jagat, khas Pamekasan, Madura. “Saya melihat bahwa batik Madura punya kesamaan karakter dengan diri saya,” Ivan, selaku direktur kreatif, menerangkan alasan di balik pemilihan motif tersebut. Sekar Jagat memiliki warna dan motif yang kaya dan penuh karakter, sama seperti Ivan Gunawan yang hidupnya cukup berwarna.

Batik tulis dikerjakan secara manual oleh pengrajin. Kompleksitas proses pembuatannya menjadikan setiap helai kain memiliki karakter yang unik dan tidak dapat direplikasi. Bahkan dalam satu bentang kain, terdapat hingga tiga komposisi motif berbeda pada bagian atas, tengah, dan bawah sehingga menciptakan komposisi visual yang kaya, sekaligus menjadi ciri khas koleksi SEKAR JAGAT. Oleh sebab itu, setiap piece dalam koleksi ini hanya dikreasikan satu-satunya, Beauties.

Kolaborasi Lintas Bidang

Pohon Nangger karya Intan Anggita Pratiwie di NUSANOVA 2.0

Pohon Nangger karya Intan Anggita Pratiwie di NUSANOVA 2.0 "SEKAR JAGAT/ Foto: Dok. Beautynesia

NUSANOVA 2.0 turut melibatkan banyak orang dari berbagai latar belakang. Murid-murid sekolah fashion digandeng untuk menjadi usher sehingga mereka bisa memiliki pengalaman, mendapat inspirasi terkait pengolahan batik secara modern. Kolaborasi dengan seniman dan pelaku industri fashion lain juga dilakukan.

Seniman dan aktivis lingkungan, Intan Anggita Pratiwie, memamerkan karyanya yang berbentuk pohon Nangger khas Madura yang disebut-sebut sebagai pohon keramat karena usianya yang mencapai ratusan tahun. Pohon Nangger dikreasikan menggunakan kain-kain sisa produksi Ivan Gunawan, selaras dengan DNA seninya yang selalu menggunakan limbah fashion untuk memberikan jiwa baru di dalam karya.

Tas Bagteria edisi terbatas di NUSANOVA 2.0 "SEKAR JAGATTas Bagteria edisi terbatas di NUSANOVA 2.0 "SEKAR JAGAT/ Foto: Dok. Beautynesia

NUSANOVA 2.0 juga menghadirkan kolaborasi eksklusif Ivan Gunawan dengan Grace Lim dari Bagteria. Tas edisi terbatas dirancangan secara khusus, menggabungkan rafia hingga bebatuan berwarna permata sehingga layak menjadi aksesori statement yang melengkapi busana. Kolaborasi lainnya seperti dengan seniman fotografer Riomotret yang menampilkan pemotretan busana ala editorial, lukisan self-portrait karya Joshua Li Gondo, produk MK SKIN sebagai official beauty partner, dan masih banyak lagi.

Menarik, bukan? Jangan lupa kunjungi instalasinya bersama teman-temanmu ya!

***

Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI! 

(dmh/dmh)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.

RELATED ARTICLE