Sejarah Perkembangan Baju Daster, Dulunya Pakaian Pria di Amerika dan Bangsawan Eropa

Narita Fuji Triani | Beautynesia
Minggu, 12 Apr 2026 18:00 WIB
Asal-Usul Daster di Eropa
Daster saat ini memiliki kesamaan dengan pakaian banyan. Banyan dikenakan oleh bangsawan Eropa hingga perempuan Eropa/Foto: dok. Victoria and Albert Museum

Daster termasuk pakaian rumah yang sering dikenakan perempuan Indonesia. Pakaian yang longgar, adem, dan nyaman dipakai seharian. Bahkan, daster juga tak hanya sekedar jadi baju rumah, tetapi banyak dipakai sebagai outfit santai untuk nongkrong.

Beauties, konsep pakaian seperti daster ternyata berawal dari pakaian pria. Ada beberapa versi sejarah yang diduga menjadi perkembangan baju daster kegemaran perempuan Indonesia. Penasaran? Yuk, simak, Beauties!

Asal-Usul Daster di Amerika

Daster menjadi mantel panjang untuk melindungi dari debu. Dulu dipakai pria atau koboi untuk melindungi pakaian utama/Foto: dok. imdb

Istilah daster berasal dari kata bahasa Inggris “duster”. Sekitar tahun 1860-an, duster merupakan mantel panjang longgar yang terbuat dari bahan ringan, seperti kanvas atau linen.

Duster dipakai oleh koboi dan pengendara kuda di Amerika Serikat  untuk melindungi pakaian utama dari debu dan kotoran ketika bepergian dengan kuda mereka. Duster ini memiliki belahan di belakang agar pengendara kuda bebas bergerak.

Seiring berjalan waktu, pada abad ke-19, duster dikenakan oleh pria atau wanita untuk melindungi pakaian mereka saat bepergian dengan mobil terbuka atau jalanan berdebu. Hingga pada tahun 1950-an, fungsi duster berubah menjadi pakaian rumahan yang dikenakan oleh para perempuan untuk menutupi pakaian mereka saat bersih-bersih atau memasak.

Asal-Usul Daster di Eropa

Daster saat ini memiliki kesamaan dengan pakaian banyan. Banyan dikenakan oleh bangsawan Eropa hingga perempuan Eropa/Foto: dok. Victoria and Albert Museum

Konsep daster saat ini memiliki kesamaan dengan pakaian banyan atau dressing gown, jubah longgar yang dipakai oleh pria Eropa saat di rumah pada abad ke-17. Para pria bangsawan Eropa seringkali digambarkan mengenakan jubah panjang longgar saat membaca, menulis, atau menerima tamu. 

Banyan juga memiliki perkembangan, melansir dari laman Museum Victoria dan Albert, London, Perusahaan Hindia Timur Belanda memulai tren pakaian longgar sederhana untuk pria dan wanita, yaitu kimono Jepang.

Penjahit Inggris membuat pakaian tersebut dari sutra karena sulitnya mengimpor kimono tradisional dari Jepang. Banyan wanita menjadi pakaian rumah yang biasa digunakan untuk beraktivitas sebelum berpakaian ke luar rumah atau di malam hari sebelum berganti pakaian tidur.

Perkembangan Daster di Indonesia

Perkembangan Daster di Indonesia. Di Indonesia, daster dikenalkan sejak masa kolonial dan berkembang menjadi daster modern/Foto: freepik.com/ASphotofamily

Daster mengalami akulturasi budaya dan perubahan fungsi, terutama pada era kolonial Belanda. Perempuan Belanda yang tinggal di Indonesia membawa kebiasaan mengenakan pakaian longgar di rumah. Masyarakat Indonesia kemudian mengadaptasi model pakaian ini dengan menggunakan bahan-bahan yang sesuai untuk iklim tropis, seperti katun dan rayon.

Daster Indonesia biasanya memiliki motif batik dan bunga khas Indonesia. Daster yang menjadi pakaian luar, akhirnya jadi pakaian rumah yang nyaman dan praktis. Daster rayon dengan motif batik yang dikenal sebagai daster batik menjadi ikon pakaian rumah yang dikenakan perempuan terutama para ibu rumah tangga.

Daster menjadi viral di Indonesia saat masa pandemi Covid-19. Bekerja dan menghabiskan waktu di rumah membuat daster jadi pakaian yang banyak dicari dan dipakai. Kini, daster juga mengalami modernisasi, seperti munculnya daster kekinian model “Arabian”, daster busui-friendly, dan daster stylish yang bisa dipakai untuk keluar rumah.

***

Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!

(dmh/dmh)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.

RELATED ARTICLE