10 Fakta Unik Islandia, Satu-satunya Negara yang Bebas Nyamuk

Natasha Riyandani | Beautynesia
Sabtu, 22 Aug 2026 13:00 WIB
2. Dijuluki sebagai “Negeri Api dan Es”
Negeri Api dan Es/ Foto: Unsplash.com/Toby Elliott

Nyamuk hampir dapat ditemui di banyak negara, terutama negara-negara tropis seperti Indonesia. Tapi, tahukah kamu jika ada satu negara yang bebas dari nyamuk? Negara tersebut adalah Islandia.

Negara Kepulauan yang terletak di Atlantik Utara dan menjadi bagian dari negara Eropa ini memang terkenal sebagai satu-satunya negara tanpa nyamuk. Dengan bentang alam yang menakjubkan dan kualitas hidup yang tinggi, tak heran jika negara ini kerap disebut “surga” dunia.

Lantas, apa saja keunikan lainnya? Berikut deretan fakta unik dari negara Islandia yang masih jarang diketahui seperti dilansir dari Airalo.

1. Nama Islandia Berasal dari Seorang Viking

Islandia/ Foto: Unsplash.com/Tom Podmore

Tak banyak orang yang tahu tentang fakta unik satu ini. Islandia diberi nama oleh Hrafna-Flóki Vilgerðarson, seorang penjelajah bangsa Viking. Penamaan ini dilakukan sekitar tahun 870 Masehi, ketika Flóki tiba di pulau tersebut. Ia mendaki gunung dan melihat banyak tumpukan es memenuhi fjord di musim dingin.

Setelah merasakan pengalaman mendaki gunung terjal dan melihat pemandangan es tersebut, Flóki pun menjulukinya sebagai ‘Ísland’ (Tanah Es), seperti yang kita kenal hingga saat ini.

Fakta lainnya, ternyata Flóki bukanlah penemu pertama pulau indah ini, melainkan ada penjelajah lain bernama Naddodd dan sempat menamainya Snæland (Tanah Salju).

2. Dijuluki sebagai “Negeri Api dan Es”

Negeri Api dan Es/ Foto: Unsplash.com/Toby Elliott

Julukan “The Land of Fire and Ice” yang secara literal memiliki arti Negeri Api dan Es, mengacu pada bentang alamnya yang ekstrem, di mana gletser atau es yang sangat dingin berdampingan langsung dengan gunung berapi aktif yang panas.

Letak geografis yang berada di atas Pegunungan Atlantik Tengah, membuatnya memiliki lebih dari 30 gunung berapi aktif. Hal ini banyak menghasilkan sumber air panas, geyser, dan aliran lava.

Sementara di bagian lainnya, negara ini diselimuti oleh lapisan gletser besar seperti Vatnajökull, yang merupakan salah satu yang terbesar di Eropa. Tak heran jika sebagian dipenuhi oleh gua es, salju abadi, dan laguna glasial.

3. Mengalami Fenomena Midnight Sun

Fenomena midnight sun/ Foto: Unsplash.com/Misha Martin

Pada musim panas, Islandia mengalami fenomena alam unik yang dikenal dengan midnight sun atau matahari tengah malam. Fenomena ini terjadi antara bulan Mei hingga Agustus, dengan puncaknya sekitar akhir Juni.

Saat berada di puncaknya, matahari bisa tidak terbenam selama 24 jam penuh, terutama di wilayah utara. Ibu kota Reykjavik juga mengalami senja singkat karena matahari terbit kembali dengan cepat.

Fenomena alam ini disebabkan oleh kemiringan sumbu bumi pada bulan-bulan musim panas di belahan bumi utara. Akibatnya, mengubah suasana malam hari menjadi cahaya berwarna merah muda dan oranye selama berbulan-bulan.

4. Tempat Terbaik Menyaksikan Aurora Borealis

Aurora Borealis di Thórsmörk/ Foto: Unsplash.com/Jonatan Pie

Letak geografis Islandia yang berada di dekat Lingkaran Arktik, menjadikannya salah satu lokasi terbaik di dunia untuk menyaksikan aurora borealis yang menawan. Durasi malam yang lebih panjang saat musim dingin, membuat negara ini sering menjadi destinasi utama bagi wisatawan mancanegara.

Beberapa lokasi populer untuk menyaksikan aurora borealis di Islandia, seperti Taman Nasional Thingvellir, Gunung Kirkjufell, Laguna Gletse Jökulsárlón, dan Mercusuar Grótta.

5. Negara Bebas Nyamuk dan Ular

Nyamuk/ Foto: Unsplash.com/National Institute of Allergy and Infectious Diseases

Selama bertahun-tahun, Islandia dikenal sebagai satu-satunya negara di dunia yang tidak memiliki populasi ular dan nyamuk secara permanen. Hal ini terjadi karena cuaca yang tidak stabil, musim dingin yang ekstrem, dan letak pulau yang terisolasi di tengah laut.

Suhu di Islandia bisa berubah sangat cepat dalam waktu singkat. Perubahan drastis ini sangat mengganggu siklus hidup larva nyamuk yang membutuhkan kondisi stabil. Musim dingin yang ekstrem juga membuat pembekuan terjadi sebelum nyamuk sempat menyelesaikan pengembang biakan di alam.

Sebab itulah, populasi nyamuk hampir tidak ditemukan di Islandia, begitu pula dengan hewan-hewan berdarah dingin seperti ular dan katak, karena komposisi tanah dan airnya tidak mendukung.

6. Memiliki Gletser Terbesar di Eropa

Gletser Jökulsárlón/ Foto: Unsplash.com/Ankit Sood

Vatnajökull merupakan gletser terbesar di Eropa. Area gletser ini seluas 8.100 kilometer persegi atau sekitar 8 persen dari total daratan negaranya.

Menariknya, di bawah lapisan esnya terdapat beberapa gunung berapi aktif yang cukup besar seperti Grímsvötn, Bárðarbunga, dan Öræfajökull.

Letaknya berada di bagian tenggara Islandia dan menjadi pusat perlindungan di Taman Nasional Vatnajökull, yang merupakan Situs Warisan Dunia UNESCO.

7. Jumlah Domba Lebih Banyak Daripada Penduduknya

Domba/ Foto: Unsplash.com/Zosia Szopka

Mengutip dari Guide to Iceland, populasi penduduk di Islandia berjumlah sekitar 380.000 jiwa. Sedangkan, jumlah domba lebih banyak dua kali lipat, berkisar antara 620.000 hingga 800.000 ekor saat musim panas atau musim lahir anak domba.

Meskipun kini angka perbandingannya mulai bergeser tipis akibat peningkatan jumlah manusia dan penurunan jumlah peternakan di negara ini.

Ada pula tradisi turun-temurun bernama Réttir atau penggembalaan tahunan, di mana masyarakat berkumpul untuk membawa pulang domba dari pegunungan sebelum musim dingin tiba. Maka bisa dikatakan, rata-rata terdapat lebih dari dua domba untuk setiap penduduk.

8. Rumah bagi Ratusan Mata Air Panas

Blue Lagoon/ Foto: Unsplash.com/Harshil Gudka

Islandia adalah rumah bagi ratusan gunung berapi yang menghasilkan mata air panas. Letaknya yang berada di atas zona aktivitas vulkanik tinggi membuat bumi menghangatkan air tanah, menciptakan banyak kolam air hangat, geyser, dan uap panas di seluruh negeri.

Salah satu mata air panas paling terkenal di Islandia adalah Blue Lagoon, sebuah spa geotermal ikonis buatan manusia di tengah ladang lava hitam. Airnya berwarna biru susu kaya akan kandungan mineral yang baik untuk kesehatan kulit. Dengan suhu hangatnya berkisar 38°C sepanjang tahun.

9. Pantai Pasir Hitam

Diamond Beach/ Foto: Unsplash.com/Sammy Schuckert

Negara Nordik ini juga terkenal memiliki banyak pasir hitam yang indah. Keunikan ini bisa terjadi karena lava panas yang membeku dan hancur oleh ombak laut selama ribuan tahun mengubah batuan basal menjadi pasir berwarna gelap yang sangat halus.

Beberapa pantai pasir hitam populer di Islandia, seperti Reynisfjara, Djúpalónssandur, Dyrhólaey, dan Diamond Beach, di mana pecahan es gletser berkilauan di atas pasir hitam.

Tempat-tempat ini pun menjadi incaran para wisatawan mancanegara saat mengunjungi Islandia. Keindahan pantai yang unik menjadi daya tarik utamanya.

10. Islandia Memiliki Salah Satu Parlemen Tertua

Islandia dinyatakan bangkrut akibat hutang bank swasta yang membengkak hingga 10 kali lipat dari pendapatan negara.

Islandia/Foto: Pexels/Magic K

Islandia dapat dikatakan sebagai demokrasi parlementer tertua yang masih ada di dunia, dengan Parlemen Alþingi (dibaca Althingi) yang didirikan pada tahun 930 Masehi di Þingvellir. Sebelum akhirnya dipindahkan ke ibu kota Reykjavík.

Parlemen nasional tertua di dunia ini dibentuk sebagai tempat pertemuan bagi para pemimpin untuk membuat hukum dan menyelesaikan sengketa. Namun, sempat kehilangan fungsi legislatifnya selama beberapa abad dan dihidupkan kembali pada tahun 1844.

Saat ini, parlemen Islandia terdiri dari 63 anggota dan memegang penuh kekuasaan legislatif di bawah sistem republik konstitusional.

***

Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!

(ria/ria)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.

RELATED ARTICLE