12 Fakta Menarik Inggris, Salah Satunya sebagai Negara Pencipta Prangko

Natasha Riyandani | Beautynesia
Senin, 03 Aug 2026 10:30 WIB
5. Raja dan Ratu Tidak Memiliki Paspor
Paspor Inggris/ Foto: Unsplash.com/Ethan Wilkinson

Inggris kembali menjadi sorotan dunia setelah berhasil menaklukkan Prancis dengan skor dramatis 6-4 dalam laga perebutan tempat ketiga Piala Dunia 2026. Kemenangan yang mengejutkan banyak orang itu, turut mengundang rasa penasaran mereka terhadap negara yang dijuluki The Three Lions tersebut.

Lantas, apa saja fakta menarik negara Inggris yang mungkin masih jarang diketahui orang? Dilansir dari Authentic Europe, berikut rangkuman informasinya.

1. Bahasa Resmi Inggris Awalnya Bahasa Prancis

Bendera Inggris/ Foto: Unsplash.com/Jay Kettle-Williams

Selama hampir 300 tahun, bahasa resmi di Inggris bukanlah bahasa Inggris, melainkan bahasa Prancis. Hal ini terjadi setelah Penaklukan Norman pada tahun 1066, bahasa Prancis kuno dibawa masuk menggantikan bahasa Inggris sebagai bahasa resmi untuk istana dan pemerintahan Inggris.

Akibat dari kontak panjang ini, ada sekitar sepertiga hingga separuh kosakata bahasa Inggris modern menyerap kata-kata yang berasal dari bahasa Prancis.

2. Orang Inggris Minum Banyak Teh

Ilustrasi tradisi afternoon tea/ Foto: Unsplash.com/T K

Bukan hanya China dan Jepang, Inggris juga termasuk salah satu negara yang penduduknya gemar minum teh. Kebiasaan minum teh dipopulerkan oleh Raja Charles II dan istrinya, Ratu Catherine dari Braganza ke lingkungan istana kerajaan Inggris pada tahun 1662.

Kebiasaan itu pun berkembang menjadi tradisi sore hari yang disebut ‘afternoon tea’. Tradisi ini awalnya diperkenalkan oleh Anna, Duchess of Bedford ke-7 pada tahun 1840. Setelahnya, lahirlah ritual afternoon tea di kalangan orang Inggris, di mana mereka menikmati secangkir teh sambil ditemani berbagai camilan seperti kue, sandwich, serta scone dengan krim.

So, nggak heran kalau konsumsi teh orang Inggris terbilang sangat tinggi sekitar 100-160 juta cangkir setiap hari, yang setara dengan sekitar 36 miliar cangkir setiap tahun. Dengan sebagian besar orang Inggris menambahkan susu atau krimer ke dalam cangkir teh mereka.

3. Negara Pencipta Prangko

Prangko/ Foto: Unsplash.com/Ali Bakhtiari

Mengirim surat dulunya sangat mahal, sebelum prangko diperkenalkan. Pada Mei 1840, prangko pertama di dunia diciptakan di Inggris oleh Sir Rowland Hill yang disebut ‘Penny Black’ dengan menampilkan wajah Ratu Victoria.

Munculnya prangko membuat pengiriman surat menjadi lebih murah karena mengubah sistem pembayaran pos dari yang tadinya dibayar oleh penerima surat, kini menjadi dibayar di muka oleh sang pengirim.

Berkat inovasi ini, pengiriman surat, kartu pos, dan kartu Natal semakin meningkat di negara tersebut. Beberapa negara lain juga ikut menerbitkan prangko mereka masing-masing seperti Zurich, Amerika, Brasil, Prancis, hingga Indonesia, yang dulunya masih bernama Hindia Belanda.

4. Stonehenge Lebih Tua dari Piramida di Mesir

Stonehenge/ Foto: Unsplash.com/Sung Shin

Stonehenge merupakan salah satu monumen prasejarah paling populer di dunia. Monumen ini awalnya dibangun sebagai pemakanan pada Zaman Perunggu. Tapi, tahukah kamu kalau Stonehenge berusia lebih tua dari Piramida di Mesir?

Berdasarkan sejarah yang ada, tahap awal pembangunan monumen tanah Stonehenge dimulai sekitar 3000 SM dan lingkaran batu besar yang ikonis didirikan sekitar 2500 SM.

Sementara, Piramida Agung Giza di Mesir dibangun sekitar 2500 SM hingga 2400 SM.  Namun sejumlah ahli memastikan bahwa penyelesaian tahap akhir kedua monumen prasejarah ini terjadi hampir bersamaan atau sejaman.

5. Raja dan Ratu Tidak Memiliki Paspor

Paspor Inggris/ Foto: Unsplash.com/Ethan Wilkinson

Setiap orang pastinya membutuhkan kartu identitas atau paspor, terutama saat akan bepergian ke luar negeri. Berbeda halnya dengan Raja dan Ratu Inggris, beliau tidak memerlukan dan tidak memiliki paspor Inggris karena dokumen tersebut diterbitkan atas nama Yang Mulia Raja/Ratu yang sedang berkuasa.

Dalam laman resmi Keluarga Kerajaan, dijelaskan bahwa penguasa monarki memiliki hak istimewa untuk bebas bepergian ke luar negeri tanpa memegang paspor.

Namun, kebijakan ini tidak berlaku bagi anggota kerajaan yang lain, termasuk pangeran dan ratu permaisuri, di mana mereka tetap harus memiliki dan menggunakan paspor saat bepergian.

6. Memiliki Banyak Restoran India

Veeraswamy/ Foto: Alex Muller

Siapa menyangka kalau ada banyak sekali restoran India di London, bahkan jumlahnya lebih banyak daripada di Mumbai dan Delhi. Restoran India pertama di Inggris dibuka pada tahun 1810, menawarkan berbagai hidangan kari lezat yang disukai oleh warga lokal.

Sementara, restoran fine-dining India pertama dibuka pada tahun 1926 dan masih beroperasi sampai sekarang. Bernama Veeraswamy, restoran ini jadi salah satu yang banyak direkomendasikan saat berkunjung ke London.

7. Chicken Tikka Masala adalah Hidangan Nasional Inggris

Chicken tikka masala/ Foto: Unsplash.com/amirali mirhashemian /Rimsha Noor

Meskipun masih menjadi perdebatan banyak orang, chicken tikka masala tidak diragukan lagi adalah masakan asli Asia Selatan yang diciptakan dan populer di Inggris.

Makanan ini terdiri dari potongan ayam panggang (chicken tikka) yang dimasak dalam kuah saus tomat kental kaya rempah dan creamy. Rasanya cenderung gurih dan sedikit pedas berempah, berpadu dengan teksturnya yang lembut dan juicy terasa begitu lezat.

Pada tahun 2001, Menteri Luar Negeri Inggris, Robin Cook, menyebutnya sebagai hidangan nasional Inggris yang multikultural.

8. Lebih Dari 300 Bahasa Diucapkan

Lebih dari 300 bahasa diucapkan/ Foto: Unsplash.com/Jonny Gios

Kota London dikenal sebagai “melting pot”, tempat di mana berbagai suku bangsa, budaya, dan bahasa saling bertemu. Banyaknya pendatang dan warga keturunan asing yang tinggal dan menetap di Inggris, tidak mengherankan jika ada lebih dari 300 bahasa diucapkan di negara ini.

Beberapa bahasa non-Inggris terpopuler di London adalah Polandia, Spanyol, Prancis, Turki, dan Bengali. Hal ini membuatnya memiliki jumlah bahasa komunitas terbesar di Eropa.

9. London Pernah jadi Ibu Kota 6 Negara Sekaligus

London pernah menjadi ibu kota 6 negara sekaligus/ Foto: Unsplash.com/Heidi Fin

Pada tahun 1939 hingga 1945, Kota London sempat berfungsi sebagai pusat dari 6 pemerintahan secara bersamaan. Peristiwa ini terjadi pada masa Perang Dunia II, saat itu London menjadi tempat perlindungan bagi negara-negara dalam pengasingan karena invasi Hitler dan Nazi ke daratan Eropa.

Beberapa pemerintahan yang bermarkas di London, meliputi Britania Raya, Prancis, Polandia, Belanda, Belgia, dan Norwegia, setelah dikalahkan oleh Nazi. Pada saat itu, London bertindak sebagai ibu kota enam negara.

10. Sungai Tersembunyi di Bawah London

Sungai Thames/ Foto: Unsplash.com/Kamilla Isalieva

Lokasi London saat ini, dulunya merupakan dataran banjir Sungai Thames. Dulunya, sungai-sungai ini adalah sumber air penting, tetapi sekarang airnya mengalir di dalam pipa besar di saluran bawah tanah karena pertumbuhan kota yang sangat pesat.

Beberapa ujung airnya masih bisa dilihat langsung saat mengalir masuk ke dalam Sungai Thames. Namun sebagian lainnya, kini menjadi bagian dari sistem pembuangan air kotor kota London.

Banyak dari sungai-sungai tersembunyi ini mengalir di jalan-jalan kota. Misalnya, Sungai Tyburn yang mengalir tepat di bawah Istana Buckingham. Sungai Walbrook yang mengalir membawa air tawar ke kota. Ada pula Sungai Westbourne, yang airnya melintasi pipa besar warna hijau di atas stasiun kereta bawah tanah Sloane Square.

11. London Underground adalah yang Tertua di Dunia

London Underground/ Foto: Unsplash.com/Nik

London Underground merupakan jalur kereta api bawah tanah pertama dan tertua di dunia. Jalur ini mulai beroperasi pada 10 Januari 1863 dengan nama Metropolitan Railway.

Jaringan bawah tanah ini dikenal juga sebagai “the Tube” dan awalnya diciptakan untuk mengatasi masalah kemacetan parah di jalanan kota London. Rute pertamanya menghubungkan stasiun Paddington hingga Farringdon Street yang berjarak sejauh 6 kilometer.

Saat ini, sistem transportasi ikonis ini telah memiliki ratusan stasiun dan jalur yang melayani seluruh wilayah London.

12. Kebun Binatang di Menara London

Ilustrasi Kebun Binatang di Menara London/ Foto: Country Life UK

Selama lebih dari 600 tahun, Menara London bukan hanya menjadi kediaman kerajaan, tetapi juga rumah bagi hewan liar eksotis koleksi kerajaan yang dikenal sebagai Royal Menagerie (Kebun Binatang Kerajaan).

Pendirian kebun binatang ini dimulai pada abad ke-13, sekitar tahun 1204 oleh Raja John dan diresmikan oleh Raja Henry III pada tahun 1235, di mana ia mendapat hadiah hewan eksotis dari penguasa asing. Hewan-hewan tersebut seperti singa, macan, gajah, dan beruang kutub.

Namun, kebun binatang itu ditutup pada tahun 1835 karena alasan keamanan bagi pengunjung dan hewan. Sisa hewan di Menara London pun dipindahkan ke Kebun Binatang London di Regret’s Park yang dibuka pada tahun 1828.

***

Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!

(ria/ria)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.

RELATED ARTICLE