Ketika membahas executive presence atau kemampuan menunjukkan wibawa dalam komunikasi, banyak orang menganggap penampilan dan bahasa tubuh sebagai kunci utama. Berpakaian rapi, berdiri tegak, melakukan kontak mata, berbicara dengan suara tegas, hingga menunjukkan rasa percaya diri sering dianggap dapat membuat seseorang terlihat seperti seorang pemimpin.
Namun, setelah bertahun-tahun melatih para eksekutif untuk berkomunikasi secara efektif, John Bowe, seorang ahli komunikasi, menilai bahwa semua hal tersebut memang membantu, tetapi tidak otomatis membuat seseorang mampu memimpin orang lain atau sebuah perusahaan.
Menurut Bowe, yang dilansir dari CNBC, kepemimpinan justru banyak terlihat dari kemampuan menunjukkan penilaian yang baik secara konsisten, terutama melalui apa yang dikatakan dan bagaimana cara menyampaikannya. Orang yang dianggap berwibawa biasanya mampu menyampaikan inti pembicaraan sebelum orang lain melakukannya, menjelaskan ide rumit dengan cara sederhana, dan tahu kapan harus berhenti berbicara.
Kabar baiknya, kemampuan tersebut bukan semata-mata soal kepribadian, Beauties. Kebiasaan ini bisa dipelajari dan dilatih. Lantas, apa saja dua cara sederhana yang bisa membuat orang lebih mau mendengarkanmu?