20 Perilaku yang Pantang Dilakukan Orang dengan EQ Tinggi

Hanny A | Beautynesia
Sabtu, 26 Sep 2026 13:00 WIB
Saat Menghadapi Konflik dalam Berhubungan
Ilustrasi adu argumen / Foto: pexels.com/Alex Green

Menurut psikolog kesehatan melalui laman Cleveland Clinic, kecerdasan emosional pada dasarnya adalah kemampuan untuk menyadari, memahami, mendalami, serta mengelola emosi. Orang dengan kecerdasan emosional atau EQ (Emotional Quotient) tinggi sering kali dinilai bijak karena pandai memahami kebutuhan emosional diri sendiri maupun orang lain.

Namun, mengukur "kebijaksanaan" atau "kematangan emosional" seseorang secara umum bisa jadi terlalu luas, mengingat setiap orang memiliki latar belakang pengalaman dan tingkat pengetahuan yang berbeda.

Ada tolok ukur yang jauh lebih konkret untuk menilai apakah kamu atau seseorang ber-EQ tinggi. Seseorang yang benar-benar cerdas secara emosional biasanya justru bisa dikenali dari apa saja hal-hal kecil yang pantang mereka lakukan dalam kehidupan sehari-hari secara konsisten.

Saat Berkomunikasi dan Berinteraksi Sosial

Ilustrasi memotong pembicaraan orang lain / Foto: pexels.com/SHVETS production

Orang yang emosionalnya cerdas tidak melakukan hal-hal berikut saat berinteraksi dengan sesama:

1. Memotong pembicaraan orang lain atau tidak memperhatikan saat ada yang berbicara

Orang ber-EQ tinggi memilih menjadi pendengar aktif, alias memberikan perhatian penuh saat lawan bicara sedang berbicara.

2. Mengabaikan perasaan orang lain dan menganggapnya tidak penting

Mereka justru berusaha memvalidasi dan menghargai emosi orang lain tanpa harus selalu menyepakati pendapatnya.

3. Melemparkan candaan yang menyinggung perasaan

Mereka memilih menggunakan humor yang sehat dan empatik agar suasana tetap menyenangkan tanpa merendahkan siapa pun.

4. Melakukan aksi diam (silent treatment) tanpa alasan yang jelas

Mereka justru akan menyampaikan dengan jujur jika memang membutuhkan waktu serta ruang pribadi untuk memproses emosi dengan tenang.

Saat Menghadapi Konflik dalam Berhubungan

Ilustrasi adu argumen / Foto: pexels.com/Alex Green

EQ tinggi bisa diketahui kalau seseorang tersebut tidak melakukan hal-hal seperti ini:

5. Memaksa orang lain untuk selalu setuju dengan pendapatnya

Orang dengan kecerdasan emosional tinggi lebih menghargai perbedaan pandangan dan terbuka pada diskusi yang sehat.

6. Berperilaku mau menang sendiri saat terjadi perbedaan pendapat

Mereka memanfaatkan konflik sebagai sarana untuk saling memahami dan mencari solusi terbaik bagi semua pihak, bukan untuk jadi pemenang dalam perselisihan.

7. Mengungkit kesalahan masa lalu orang lain demi memenangkan argumen

Mereka lebih fokus menyelesaikan masalah yang sedang dihadapi di masa kini daripada menyimpan dendam.

8. Bersikap transaksional atau gemar mengungkit jasa dalam hubungan

Mereka memberi dan berkorban secara tulus tanpa perlu mencatat kebaikan sendiri demi menuntut balasan.

9. Menjadikan titik lemah lawan bicara sebagai senjata untuk menyerang balik

Orang dengan EQ tinggi akan memilih fokus mencari jalan keluar bersama tanpa menyerang harga diri lawan bicaranya.

Saat Menghadapi Situasi Sulit

Ilustrasi sikap frustasi / Foto: pexels.com/TBD Tuyên

Sikap yang pantang dilakukan orang yang cerdas emosional adalah bisa jaga sikap dan tidak melakukan hal-hal berikut:

10. Gampang frustrasi dan terpancing emosi pada situasi di luar kendali

Menurut pakar perilaku organisasi dari Melbourne Business School, orang yang cerdas secara emosional bisa memahami dengan pasti apa yang sedang mereka rasakan, alih-alih merasa frustrasi tanpa alasan yang jelas. Mereka memilih tetap tenang dan mengalihkan energi untuk mencari solusi atas hal-hal yang masih bisa diusahakan.

11. Terjebak overthinking pada hal-hal yang tidak bisa dikontrol

Mereka membatasi kekhawatiran dan memfokuskan pikiran pada tindakan yang masih ada di dalam kendali diri.

12. Mengabaikan kesehatan mental sendiri demi kelihatan 'baik-baik saja' di luar

Mereka memilih mengenali emosi tersebut dan mengutarakannya secara sehat sebelum menjadi beban pikiran.

13. Meninggalkan tanggung jawab ketika menghadapi kesulitan

Mereka konsisten mengakui kesalahan dan berani menanggung konsekuensi atas setiap tindakan yang diambil.

14. Berasumsi buruk tanpa melakukan klarifikasi terlebih dahulu

Mereka memilih bertanya dan memastikan fakta secara langsung demi mengantisipasi kesalahpahaman.

15. Fokus hanya pada diri sendiri tanpa memedulikan lingkungan sekitar

Orang ber-EQ tinggi menyeimbangkan antara pemenuhan kebutuhan pribadi dan rasa empati kepada orang lain.

16. Bersikap anti kritik dan menolak masukan yang membangun

Mereka menyambut kritik sebagai bahan evaluasi diri demi bertumbuh menjadi pribadi yang lebih baik.

Saat Pendirian dan Prinsip Hidup Sedang Diuji

Ilustrasi menolak ajakan / Foto: pexels.com/Towfiqu barbhuiya

Tegas mempertahankan nilai-nilai atau prinsip hidup yang diyakini adalah salah satu contoh sikap orang ber-EQ tinggi. Dengan kata lain, mereka pantang bersikap seperti ini:

17. Mudah terbawa arus pergaulan yang membawa dampak buruk

Mereka teguh dengan dirinya sendiri sehingga tidak rentan dengan pengaruh negatif dari lingkungan dan berani menolak ajakan yang tidak sesuai dengan nilai hidupnya.

18. Takut menerapkan batasan diri

Mereka berani berkata tidak secara sopan demi menjaga batas integritas dan kenyamanan mental diri sendiri.

19. Menggantungkan rasa percaya diri ke pujian orang lain

Mereka membangun rasa percaya diri dari dalam melalui kesadaran diri dan penerimaan atas kelebihan serta kekurangan pribadi.

20. Mengorbankan prinsip demi bisa diterima oleh semua orang atau kelompok

Mereka lebih selektif dalam memilih lingkungan dan tidak ragu membatasi diri dari pergaulan yang merusak integritas dirinya.

Menjauhkan diri dari kebiasaan buruk di atas memang butuh proses. Itu semua adalah hasil latihan menahan diri setiap hari atau pelajaran hidup dari pengalaman masa lalu. Sikap baik ini bisa kita asah. Semakin kita peka mengelola emosi, semakin sehat juga hubungan yang kita bangun dengan diri sendiri dan orang-orang di sekitar kita.

____

Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!

(ria/ria)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.

RELATED ARTICLE