3 Ciri Kepribadian Orang yang Bisa Mengubah Trauma Jadi Cerita Lucu

Rini Apriliani | Beautynesia
Kamis, 10 Sep 2026 12:00 WIB
1. Tidak Menganggap Dirinya Terlalu Serius
Ilustrasi orang tertawa/Foto: Magnific.com

Berdamai dengan rasa trauma bukanlah hal yang mudah. Banyak orang yang rela pergi jauh, mengubah dirinya, hingga menjalani terapi untuk mencoba melepas rasa trauma yang menyakitkan.

Dengan berbagai perjalanan mereka melewati rasa trauma, hal tersebut tidak boleh diremehkan. Sebab, siapa pun tentu tidak ingin berada di posisi menyakitkan tersebut.

Namun, beberapa orang memiliki kemampuan langka untuk mengubah rasa trauma menjadi lelucon. Yap, ada orang-orang yang menggunakan humor untuk melewati masa sulit tersebut.

Orang yang mampu mengubah rasa trauma menjadi cerita lucu tersebut menunjukkan ciri kepribadian unik. Melansir YourTango, ini dia ciri kepribadiannya. Simak!

1. Tidak Menganggap Dirinya Terlalu Serius

orang dengan selera humor tinggi tidak menganggap rasa trauma itu sebagai hal yang selamanya negatif. Mereka justu belajar menemukan hal-hal positif dari momen buruk tersebut, sehingga tidak merasa bersalah dengan masa depannya.

Ilustrasi orang tertawa/Foto: Magnific.com

Orang yang terlalu serius terkadang sulit untuk merasakan humor-humor kehidupan. Mereka tidak akan mengatakan bahwa trauma adalah hal yang baik.

Sebaliknya, orang dengan selera humor tinggi tidak menganggap rasa trauma itu sebagai hal yang selamanya negatif. Mereka justu belajar menemukan hal-hal positif dari momen buruk tersebut, sehingga tidak merasa bersalah dengan masa depannya.

Yap, di balik rasa terpuruknya, mereka biasa menemukan suasana yang lain.

2. Pendongeng Alami

orang dengan selera humor tinggi tidak menganggap rasa trauma itu sebagai hal yang selamanya negatif. Mereka justu belajar menemukan hal-hal positif dari momen buruk tersebut, sehingga tidak merasa bersalah dengan masa depannya.

Ilustrasi pendongeng/Foto: Magnific.com

Banyak orang yang memilih merahasiakan traumanya. Sebenarnya, tidak ada yang salah dengan pilihan tersebut.

Namun, orang yang bisa mengubah trauma jadi cerita lucu menggunakan hal tersebut sebagai hiburan. Alih-alih memikirkan rasa traumanya, mereka justru melihat dengan jelas dan mengidentifikasi setiap bagiannya.

Mereka pun merasa dengan bercerita pengalaman pribadi tersebut memberi manfaat untuk kesehatan mentalnya. Hal ini pun bisa turut membantu orang lain yang memiliki trauma sedikit pulih dari rasa sakitnya.

3. Ingin Mengendalikan Kisah Hidupnya Sendiri

Orang yang mampu menemukan humor dalam trauma mengambil kendali atas kisah hidupnya sendiri. Alih-alih mengingat rasa trauma sebagai hal pahit, mereka mengolahnya menjadi cerita lucu yang ingin dibagikan ke banyak orang.

Ilustrasi orang tertawa/Foto: Magnific.com

Orang yang mampu menemukan humor dalam trauma mengambil kendali atas kisah hidupnya sendiri. Alih-alih mengingat rasa trauma sebagai hal pahit, mereka mengolahnya menjadi cerita lucu yang ingin dibagikan ke banyak orang.

Hal menariknya, mengubah sudut pandang ini baik untuk kesehatan mental. Cara tersebut pun mengingatkan bahwa mereka adalah sosok yang kuat dari penderitaan yang pernah dialaminya. Mereka menentukan sendiri akhir dari kisahnya, yakni sebagai cerita lucu.

Beauties, itu dia ciri kepribadian orang yang bisa mengubah trauma menjadi cerita lucu. Bagaimana denganmu?

***

Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!

(ria/ria)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.

RELATED ARTICLE