3 Hal yang Bikin Orang Cerdas Jadi Mudah Frustrasi di Tempat Kerja

Riswinanti Pawestri Permatasari | Beautynesia
Jumat, 30 Oct 2026 16:30 WIB
2. Harus Menghadri Rapat yang Sebenarnya Bisa Digantikan Email
Penyebab Orang Cerdas Frustasi di Kantor/Foto: Magnific.com

Orang cerdas umumnya memang disukai di dunia kerja karena dianggap cekatan dan mampu mengatasi persoalan dengan efektif. Sayangnya, kehidupan mereka juga penuh dinamika dan bahkan sering dibuat kesal oleh hal-hal kecil yang diam-diam menghambat produktifitas mereka.

Rapat tidak efektif atau obrolan panjang tanpa ujung mungkin terasa menjengkelkan bagi sebagian pekerja, terutama mereka yang terbiasa bekerja secara terstruktur dan mengutamakan efisiensi. Belum lagi jika setiap detail pekerjaan harus mendapat persetujuan atasan, meskipun tugas tersebut sebenarnya bisa diselesaikan secara mandiri.

Katerina Esko, seorang coach profesional di bidang kecerdasan, mengungkap pada YourTango bahwa ada tiga hal di tempat kerja yang kerap membuat orang dengan kecerdasan tinggi merasa frustrasi. Apa saja? Yuk, kita bahas satu per satu!

1. Percakapan yang Tidak Produktif di Kantor

Penyebab Orang Cerdas Frustasi di Kantor/Foto: Magnific.com/katemangostar
Penyebab Orang Cerdas Frustasi di Kantor/Foto: Magnific.com/katemangostar

Berkomunikasi dengan rekan kerja merupakan bagian penting dalam membangun hubungan profesional. Namun, percakapan yang berlangsung terlalu lama tanpa tujuan jelas terkadang justru mengganggu konsentrasi, terutama ketika Beauties sedang berusaha menyelesaikan pekerjaan yang membutuhkan fokus.

Menurut Esko, orang dengan kecerdasan tinggi cenderung menghargai efisiensi dan membutuhkan waktu tenang untuk berpikir. Karena itu, percakapan yang tidak memberikan informasi baru atau manfaat yang jelas dapat terasa membuang waktu bagi mereka.

2. Harus Menghadri Rapat yang Sebenarnya Bisa Digantikan Email

Penyebab Orang Cerdas Frustasi di Kantor/Foto: Magnific.com

Ada yang pernah merasa jadwal kerja berantakan karena rapat mendadak? Lebih jengkel lagi, meeting tersebut hanya berisi penyampaian informasi sederhana yang sebenarnya bisa dibagikan melalui email atau pesan tertulis.

Menurut Esko, rapat yang tidak diperlukan menjadi salah satu hal yang dapat membuat orang dengan kecerdasan tinggi frustrasi. Mereka yang terbiasa mengatur jadwal secara terstruktur mungkin sudah memperkirakan waktu yang dibutuhkan untuk menyelesaikan setiap tugas. Ketika jadwal tersebut tiba-tiba terganggu, pekerjaan yang membutuhkan konsentrasi pun bisa ikut tertunda.

Situasi ini semakin terasa menjengkelkan jika rapat tidak memiliki agenda yang jelas atau berakhir tanpa keputusan konkret. Waktu yang seharusnya digunakan untuk menyelesaikan pekerjaan justru habis untuk membahas sesuatu yang tidak membutuhkan diskusi langsung.

3. Atasan yang Terlalu Mengatur Setiap Detail Pekerjaan

Penyebab Orang Cerdas Frustasi di Kantor/Foto: Magnific.com/jcomp

Bekerja dengan arahan yang jelas tentu membantu seseorang memahami tanggung jawabnya. Namun, bagaimana jika atasan terus memantau setiap langkah, meminta laporan berulang kali, atau mengharuskan persetujuan untuk keputusan kecil?

Pola pengawasan berlebihan ini dikenal sebagai micromanagement, Beauties. Menurut Esko, perilaku tersebut dapat membuat orang dengan kecerdasan tinggi merasa frustrasi karena dianggap tidak mampu mengelola pekerjaan sendiri.

Bayangkan Beauties sudah memahami tugas, mengetahui prioritas, dan memiliki cara kerja yang efektif. Namun, sebelum menyelesaikan setiap langkah, Beauties harus menunggu persetujuan atasan. Selain memperlambat pekerjaan, situasi ini juga bisa membuat seseorang merasa kurang dipercaya.

Namun, Mudah Frustrasi di Kantor Bukan Berarti Lebih Cerdas

Penyebab Orang Cerdas Frustasi di Kantor/Foto: Magnific.com/DC Studio

Meski ketiga situasi tersebut dapat membuat pekerja merasa frustrasi, bukan berarti orang yang mengalaminya otomatis memiliki kecerdasan lebih tinggi. Setiap orang memiliki kebutuhan, gaya kerja, dan batas toleransi yang berbeda terhadap gangguan di lingkungan kerja.

Sebagian orang mungkin lebih nyaman bekerja dalam suasana tenang, sedangkan yang lain justru membutuhkan diskusi untuk mengembangkan gagasan. Begitu pula dengan rapat dan pengawasan, keduanya bisa terasa membantu bagi sebagian pekerja, tetapi mengganggu bagi orang lain jika tidak dilakukan secara proporsional.

Karena itu, daripada menjadikan rasa frustrasi sebagai ukuran kecerdasan, Beauties bisa menggunakannya sebagai kesempatan untuk mengenali kebutuhan kerja sendiri. Analisa apakah Beauties membutuhkan waktu fokus yang lebih panjang, agenda rapat yang lebih jelas, atau ruang untuk mengambil keputusan secara mandiri. Dengan demikian, kamu bisa mengatur strategi dengan lebih baik.

Kalau dari tiga hal di atas, mana yang paling sering membuat Beauties frustrasi di tempat kerja?

***

Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!

(naq/naq)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.

RELATED ARTICLE