3 Kalimat Orang Tua untuk Menenangkan Anak Menangis sambil Membangun Kepercayaan Diri

Dimitrie Hardjo | Beautynesia
Kamis, 11 Jun 2026 14:00 WIB
3 Kalimat Orang Tua untuk Menenangkan Anak Menangis sambil Membangun Kepercayaan Diri
3 Kalimat Orang Tua untuk Menenangkan Anak Menangis sambil Membangun Kepercayaan Diri/ Foto: Pexels.com/Jep Gambardella

Melihat anak yang menangis membuat perasaan orang tua tidak tenang. Namun, orang tua tetap bisa menyikapinya dengan cara yang benar. Bukan dengan dibiarkan saja, tapi ada ucapan-ucapan yang bisa membantu menenangkan sang anak.

Mengutip dari situs Motherly, anak menangis tidak selalu karena merasa sedih. Menangis dilakukannya sebagai cara untuk mengolah emosi, sehingga bisa jadi karena merasa marah, bingung, takut, bahkan karena senang. Mengucapkan "Jangan nangis" bukan solusi. Ini dia beberapa contoh kalimat yang bisa diucapkan orang tua saat anak menangis sambil membangun kepercayaan diri anak.

“Ayah/Ibu ngerti kok kalau kamu sedih/kecewa/takut/cemas/senang dan itu tidak apa-apa.”

5 Kalimat Diucap Orang Tua untuk Tenangkan Anak agar Percaya Diri dan Cerdas Emosional

Kalimat "Ayah/Ibu ngerti kok kalau kamu sedih/kecewa/takut/cemas/senang dan itu tidak apa-apa.” untuk memvalidasi emosi yang dirasakan anak/ Foto: Pexels.com/Ron Lach

Memvalidasi emosi yang dirasakan anak adalah hal penting, Beauties. Masih dilansir dari sumber yang sama, saat anak menangis, orang tua bisa mengatakan kalimat seperti di atas untuk menunjukkan pada anak bahwa merasakan emosi adalah hal yang manusiawi.

“Tidak apa-apa kok kamu menangis, Ayah/Ibu ada di sini bersamamu.”

Alih-alih langsung menghukum, orang tua bisa mengucapkan beberapa kalimat sederhana untuk mendisiplinkan anak tanpa membuatnya sakit hati.

Kalimat "Tidak apa-apa kok kamu menangis, Ayah/Ibu ada di sini bersamamu.” menunjukkan orang tua siap mendukung apa pun kondisinya/ Foto: freepik.com/pressfoto

Membuat anak merasa tidak sendirian saat menghadapi kesulitan juga bisa orang tua lakukan saat anak menangis. Oleh karena itu, kalimat seperti “‘Tidak apa-apa kok kamu menangis, Ayah/Ibu ada di sini bersamamu” akan membantu mereka memahami apa yang mereka rasakan dan alami adalah hal wajar, seperti yang dijelaskan dalam CNBC Make It. Kehadiran orang tua juga memberi pesan bahwa anak bisa mengatasi momen-momen sulit bersama mereka, dan anak bisa mengandalkan orang tua untuk beri dukungan walaupun sulit atau terasa tidak nyaman.

“Kamu mau dibantu, mau istirahat, atau mau coba lagi?”

“Menangis Itu Cara Sehat Mengeluarkan Perasaan”. Kalimat di atas memberi tahu anak bahwa menangis itu bukan kesalahan, tapi cara sehat untuk mengeluarkan emosi atau perasaannya.

Kalimat “Kamu mau dibantu, mau istirahat, atau mau coba lagi?” memberikan opsi pada anak. Ini menunjukkan keinginan agar anak berdaya./ Foto: freepik.com/pch.vector

Ketika anak menangis karena merasa stres atau frustrasi, orang tua bisa memberikan sang buah hati pilihan. Sebab, anak biasanya membutuhkan membutuhkan salah satu dari tiga hal, yaitu bantuan untuk melakukan sesuatu, butuh istirahat dari situasi emosional, atau mencoba melakukan hal yang sama kembali, tapi mungkin dengan bantuan.

Dengan bertanya kepada anak, bukan menyuruhnya, orang tua secara tidak langsung menunjukkan keinginan untuk akan memberdayakan anak dan membantu mereka merasa penting dan berarti.

***

Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI! 

(dmh/dmh)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.

RELATED ARTICLE