Gaslighting adalah bentuk manipulasi psikologis di mana seseorang membuat orang lain meragukan persepsi, ingatan, atau penilaiannya sendiri. Dampak dari gaslighting dalam kehidupan sehari-hari sangat luas, mulai dari kebingungan, rendahnya rasa percaya diri, hingga stres dan kecemasan yang berkepanjangan dalam kehidupan sehari-hari.
Dilansir dari Fodmap Everyday, berikut ini kalimat sehari-hari yang mungkin tampak biasa, tetapi sebenarnya bisa menjadi bentuk gaslighting. Pelajari lebih lanjut tentang kalimat gaslighting ini agar dapat melindungi diri dan berinteraksi dengan lebih sadar dalam setiap komunikasi.
“Reaksimu Berlebihan”
Kalimat gaslighting seperti “reaksimu berlebihan” sering digunakan untuk meremehkan respons emosional seseorang/Foto: Freepik |
Saat seseorang berkata bahwa kamu bereaksi berlebihan, mereka sebenarnya meremehkan perasaanmu dan mengubah interpretasi pengalamanmu. Reaksimu yang seharusnya wajar kemudian dianggap tidak rasional sehingga membuatmu berada dalam posisi defensif dan meragukan emosi sendiri. Jika terus terjadi, kamu bahkan bisa ragu untuk menyampaikan perasaan yang sesungguhnya.
Perilaku ini adalah bentuk gaslighting yang pasif, di mana kebenaran emosionalmu dipelintir sesuai narasi orang lain. Meskipun kata-kata tersebut terdengar sepele, secara perlahan, hal itu akan mengikis kemampuanmu untuk mempercayai diri sendiri.