3 Kebiasaan Orang Tua Transaksional yang Bikin Anak Menjauh

Rini Apriliani | Beautynesia
Kamis, 16 Jul 2026 22:00 WIB
2. Orang Tua Merasa Berhak Atas Segala Hal yang Dimiliki Anak
Ilustrasi orang tua dan anak/Foto: Magnific.com/freepik

Sebagian orang tua menerapkan pola pikir transaksional kepada anak-anaknya. Mereka sering kali tidak memahami bagaimana cinta bersyarat mereka dapat berdampak pada anak-anaknya.

Bagi orang tua yang transaksional, memberikan tempat tinggal dan makan sehari-hari sudah lebih dari cukup. Mereka tidak memahami cinta tanpa syarat, karena mungkin itulah pola asuh yang mereka terima sejak masa kecil dulu.

Dihadapkan dengan orang tua transaksional yang selalu mengharapkan imbalan tentu dari anak bisa sangat menyakitkan untuk anak itu sendiri. Bahkan, hal ini sering kali justru membuat anak jadi menjaga jarak dan menjauh.

Melansir YourTango, inilah deretan kebiasaan orang tua transaksional yang bikin anak menjauh? Simak, yuk!

1. Orang Tua Melakukan “Barter” dengan Anak-anaknya

orang tua transaksional cenderung melakukan barter untuk hal-hal yang seharusnya diberikan cuma-cuma kepada anak.

Ilustrasi orang tua dan anak/Foto: Magnific.com/freepik

Saat tumbuh dewasa, orang tua transaksional cenderung melakukan barter untuk hal-hal yang seharusnya diberikan cuma-cuma kepada anak. Misalnya, sesederhana, “Jika kamu mencuci piring selama seminggu, Ibu tidak akan marah kepadamu.”

Kalimat tersebut menunjukkan bahwa orang tua menuntut anak balas budi atas kebaikannya. Padahal, bersikap baik dan penuh kasih sayang adalah hal yang mutlak di lakukan oleh orang tua. Orang dewasa pun wajib mengelola suasana hatinya sendiri tanpa melibatkan atau membebani anak.

Kebiasaan melakukan barter kepada anak ini bukan cara yang sehat. Anak-anak membutuhkan figur orang tua yang stabil, tenang, dan bisa melindunginya.

Kalau untuk mendapatkan ketenangan saja anak harus “membayar”, anak akan merasa tidak aman dengan orang tuanya sendiri. Perlahan, kebiasaan ini justru bisa menciptakan jarak antara orang tua dan anak.

2. Orang Tua Merasa Berhak Atas Segala Hal yang Dimiliki Anak

kebiasaan orang tua transaksional yang bikin anak menjauh

Ilustrasi orang tua dan anak/Foto: Magnific.com/freepik

Orang tua transaksional juga sering merasa berhak atas segala hal yang dimiliki oleh anak-anaknya. Mereka tak jarang akan mengatakan, “Aku yang membelikan ini untukmu, jadi ini milikmu, bukan kamu.”

Selain itu, saat sang anak mendapatkan pencapaian besar berkat kerja kerasnya, sebagai orang tua tipe ini akan langsung mengatakan, “Kamu tidak akan bisa melakukannya tanpa bantuan aku.”

Padahal, kebiasaan tersebut bisa sangat menyakitkan untuk anak. Anak akan merasa “dikhianati” dan itu terasa sangat menyakitkan.

Menurut psikoterapis Sean Grover, orang tua yang tidak tahu batasan seperti ini akan membuat anak memiliki masalah krisis kepercayaan yang terbawa hingga mereka dewasa. Mereka juga akan merasa minder dan malu karena tidak diberi ruang untuk mengekspresikan apa yang sebenarnya mereka butuhkan.

Bahkan, sebuah penelitian di International Journal of Aging and Human Development juga mengungkapkan bahwa trauma akibat pengkhianatan orang tua tersebut dapat membuat anak kesulitan mengatur emosinya, mudah meledak, hingga memiliki kemampuan komunikasi yang buruk.

3. Bersikap Pasif-Agresif saat Merasa Tidak Mendapatkan Imbalan yang Setimpal

kebiasaan orang tua transaksional yang bikin anak menjauh adalah mereka juga bisa bersikap pasif-agresif saat merasa tidak mendapatkan imbalan yang setimpal atau imbalan sesuai harapannya.

Ilustrasi orang tua dan anak/Foto: Magnific.com/peoplecreations

Terakhir, mereka juga bisa bersikap pasif-agresif saat merasa tidak mendapatkan imbalan yang setimpal atau imbalan sesuai harapannya. Orang tua tipe ini bisa terus melontarkan sindiran pada anak dan berperilaku seolah mereka adalah pihak yang sangat terluka.

Akibatnya, anak harus selalu berada di mode waspada. Anak harus terbiasa membaca ekspresi wajah atau menembak mood-nya agar bisa mengetahui apa yang diinginkan orang tua.

Sebenarnya, ini bukanlah pola asuh sehat, karena bisa membuat anak tidak tenang yang memicu kecemasan parah saat mereka tumbuh dewasa. Sikap pasif-agresif ini juga bukan sekadar tabiat buruk, tapi bentuk manipulasi psikologis.

Beauties, itu dia kebiasaan orang tua transaksional yang bikin anak menjauh. Bagaimana menurutmu?

***

Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!

(ria/ria)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.

RELATED ARTICLE