3 Kebiasaan Seseorang yang Diabaikan Secara Emosional saat Kecil oleh Orang Tua
Bentuk cinta dan kasih sayang pertama yang diterima anak adalah dari orang tuanya. Namun, anak yang tumbuh tanpa kasih sayang dapat mengalami childhood emotional neglect atau pengabaian emosional.
Anak yang tumbuh di lingkungan yang tidak mendukung kesehatan mental dan emosional mereka terkadang kesulitan membangun harga diri dan kepercayaan diri. Pengabaian emosional terjadi ketika hal-hal tersebut tidak diperhatikan dalam jangka waktu yang lama, baik karena kekerasan dalam hubungan, disfungsi keluarga, ataupun orang tua yang tidak hadir secara emosional.
Ketika tumbuh dewasa, mereka akan menunjukkan beberapa kebiasaan dampak dari diabaikan secara emosional saat kecil oleh orang tua. Simak penjelasannya dari Psychology Today berikut ini.
Kesal ketika Tidak Diperhatikan
Kebiasaan Seseorang yang Diabaikan Secara Emosional saat Kecil oleh Orang Tua/Foto: Pexels.com/cottonbro
Kebiasaan pertama adalah mereka merasa kesal ketika orang lain tidak menyadari hal-hal yang dirasa penting bagi mereka. Misalnya, mereka baru saja potong rambut, pencapaian kerja, atau hari ulang tahunnya.
Mereka merasa bahwa orang lain tidak cukup peduli bagi mereka. Perasaan tidak diperdulikan ini sering kali muncul akibat tidak terpenuhinya kebutuhan-kebutuhan tersebut saat mereka kecil. Hal ini memicu perasaan seolah-olah keberadaan mereka tidak dianggap berarti.
Cara mengatasi perasaan ini, berhati-hatilah saat menyimpulkan makna di balik sikap seseorang, jangan campur adukkan antara fakta dan opini. Terkadang, saat seseorang tidak menyadari perubahan dari kita, yang kita anggap penting, bisa saja mereka memang tidak menyadarinya, tapi bukan berarti mereka tidak peduli atau tidak suka dengan kita. Bisa jadi mereka sebenarnya menyadari tapi lupa berkomentar.
Selalu Merasa Dikucilkan
Kebiasaan Seseorang yang Diabaikan Secara Emosional saat Kecil oleh Orang Tua/Foto: Pexels.com
Kebiasaan berikutnya adalah mereka selalu merasa dikucilkan dari lingkungan sosial. Misalnya tidak dilibatkan dalam percakapan, acara kumpul-kumpul, atau kegiatan lainnya. Meskipun ini wajar dirasakan oleh semua orang, tapi bagi mereka yang mengalami pengabaian emosional di masa kecil, situasi ini terasa jauh lebih menyakitkan dan terkadang menjadi penghambat dalam menjalin sebuah hubungan.
Cara yang bisa dilakukan untuk mengatasi perasaan ini adalah habiskan waktu bersama orang-orang yang membuat kita merasa diinginkan dan dilibatkan. Jika kita merasa ada teman atau anggota keluarga tertentu yang tampak mengabaikan kita, akuilah perasaan tersebut. Beri nama pada perasaan tersebut dan ucapkan, "Ini terasa menyakitkan, saya merasa dikucilkan". Lalu, hubungi seseorang yang dipercaya dan ajak mereka bicara.
Hal yang harus diingat, kita tidak harus menghabiskan waktu dengan seseorang hanya karena mereka adalah keluarga, anggota kelompok atau organisasi yang sama, dan sebagainya. Kita berhak menghabiskan waktu bersama orang-orang yang membuat kita merasa diinginkan dan dilibatkan.
Merasa Harus Memperbaiki Orang Lain
Kebiasaan Seseorang yang Diabaikan Secara Emosional saat Kecil oleh Orang Tua/Foto: Pexels.com
Orang yang mengalami pengabaian emosional saat kecil merasa mereka harus "memperbaiki" orang lain. Hal ini bisa bermula dari pengalaman masa lalu yang melibatkan keinginan untuk membantu orang tua atau pengasuh yang mungkin berjuang menghadapi masalah.
Anak-anak sering kali merasa sangat bertanggung jawab untuk melindungi pengasuh mereka, bahkan jika mereka pernah mengalami perlakuan buruk dari orang tersebut. Kondisi ini dapat menciptakan pola yang sering disebut sebagai codependency atau ketergantungan emosional, di mana seseorang memiliki keinginan untuk memperbaiki kondisi orang yang mereka cintai dan pedulikan.
Jika mengalami hal ini, kenali perasaan yang muncul saat keinginan untuk membantu orang lain timbul. Apakah itu rasa takut? Kekhawatiran akan ditinggalkan? Apakah kita merasa berguna atau bermanfaat, atau mungkin merasa bahwa kita memiliki nilai lebih bagi orang tersebut jika kita mampu membantu orang lain? Menetapkan batasan diri adalah salah satu cara yang bisa diterapkan.
***
Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!