3 Kesalahan Keuangan yang Bikin Menyesal di Usia 30-an

Dewi Maharani Astutik | Beautynesia
Sabtu, 14 Feb 2026 15:00 WIB
Mengabaikan Utang Berbunga Tinggi
Kesalahan keuangan usia 30-an sering terjadi ketika utang berbunga tinggi dibiarkan tanpa penanganan yang tepat/Foto: Freepik/shurkin_son

Memasuki usia 30-an sering kali menjadi fase krusial dalam perjalanan finansial seseorang karena pada periode ini berbagai keputusan mulai berdampak jangka panjang terhadap stabilitas hidup. Tanggung jawab pun biasanya meningkat, mulai dari perkembangan karier, kebutuhan keluarga, cicilan aset, hingga penyesuaian gaya hidup yang cenderung makin kompleks.

Dalam situasi seperti ini, setiap keputusan keuangan menuntut pertimbangan yang lebih matang agar tidak menimbulkan penyesalan finansial di usia 30. Sayangnya, tidak sedikit orang yang baru menyadari bahwa dirinya salah mengatur keuangan setelah dampaknya terasa besar dan sulit diperbaiki.

Oleh karena itu, penting untuk memahami sejak dini apa saja kesalahan keuangan usia 30-an seperti yang dilansir dari Fodmap Everyday ini agar kondisi keuangan tetap sehat dan terarah.

Membiarkan Gaya Hidup Meningkat Tanpa Kendali

Kesalahan keuangan usia 30-an kerap terjadi saat seseorang membiarkan pengeluaran meningkat seiring kenaikan pendapatan. Fenomena ini dikenal sebagai lifestyle creep, yang membuat kondisi finansial terasa stagnan meskipun penghasilan bertambah. Mengendalikan pola belanja menjadi kunci agar pertumbuhan pendapatan benar-benar memberi dampak positif.
Kesalahan keuangan usia 30-an sering bermula dari kebiasaan menaikkan standar hidup setiap kali pendapatan bertambah/Foto: Freepik

Kenaikan pendapatan sering kali diikuti dorongan untuk menaikkan standar hidup, mulai dari tempat tinggal, kendaraan, hingga gaya bersantai. Kebiasaan ini dikenal sebagai lifestyle creep, yaitu kondisi ketika pengeluaran tumbuh seiring pendapatan sehingga peningkatan finansial tidak benar-benar terasa. Oleh karena itu, penting untuk menetapkan aturan, misalnya menyisihkan atau menginvestasikan setengah dari setiap kenaikan gaji sebelum menambah beban pengeluaran baru.

Tanpa disadari, seseorang bisa saja sudah berpenghasilan besar tetapi tetap merasa pas-pasan karena biaya hidup ikut melonjak. Pada akhirnya, kebebasan finansial lebih ditentukan oleh kemampuan menahan pengeluaran dan menumbuhkan aset, bukan sekadar meningkatkan gaya hidup. Menjaga pengeluaran tetap terkendali membuat kenaikan pendapatan benar-benar memperkuat kondisi keuangan, bukan hanya memperbesar tagihan rutin.

Mengabaikan Utang Berbunga Tinggi

Kesalahan keuangan usia 30-an sering terjadi ketika utang berbunga tinggi dibiarkan tanpa penanganan yang tepat/Foto: Freepik/shurkin_son

Kamu mungkin memiliki berbagai jenis utang, mulai dari pinjaman pendidikan hingga cicilan mobil baru, tetapi tidak semua utang memiliki dampak yang sama terhadap kondisi keuanganmu. Utang berbunga tinggi, terutama dari kartu kredit atau pinjaman pribadi, dapat menjadi beban finansial yang menghambat potensi masa depanmu. Pembayaran bunganya saja bisa menyerap sebagian besar dari penghasilanmu sehingga menyulitkanmu untuk menyisihkan dana untuk menabung atau berinvestasi.

Oleh karena itu, utang sebaiknya ditangani secara strategis dengan memprioritaskan pelunasan pada saldo dengan tingkat bunga tertinggi. Memprioritaskan pembayaran utang berbunga tinggi dapat membantu menata kembali stabilitas keuangan sebelum melangkah pada tujuan finansial berikutnya.

Tidak Memiliki Dana Cadangan Tunai

Ilustrasi/Foto: Freepik/teksomolika

Tidak memiliki dana darurat membuat kondisi keuangan sangat rentan terhadap kejutan hidup yang datang tanpa peringatan. Kehilangan pekerjaan, biaya pengobatan, atau perbaikan kendaraan dapat langsung mengganggu stabilitas finansial jika tidak ada cadangan dana yang siap digunakan. Dalam situasi seperti ini, banyak orang akhirnya bergantung pada kartu kredit berbunga tinggi dan terjebak kembali dalam tekanan utang.

Idealnya, dana darurat mencakup tiga hingga enam bulan kebutuhan hidup pokok dan disimpan di rekening tabungan berbunga tinggi yang mudah dicairkan. Dana ini berfungsi sebagai perlindungan finansial agar kondisi tak terduga tidak langsung berubah menjadi krisis.

***

Ingin jadi salah satu pembaca yang bisa ikutan beragam event seru di Beautynesia? Yuk, gabung ke komunitas pembaca Beautynesia, B-Nation. Caranya DAFTAR DI SINI!

(naq/naq)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.