3 Tanda yang Dikira Chemistry tapi Justru Red Flag dalam Hubungan

Nadya Quamila | Beautynesia
Senin, 12 Jan 2026 21:30 WIB
Rasa Cemburu Terasa Mengasyikkan
Tanda yang Dikira Chemistry tapi Justru Red Flag dalam Hubungan/Foto: Freepik

Jatuh cinta kadang membuat kita abai dengan logika, mengikuti keinginan, dan hanya mendengar apa yang ingin kita dengar. Akibatnya, beberapa tanda red flag justru kita kira sebagai chemistry dengan gebetan atau pasangan.

Kita mungkin merasa antusias dengan si dia dan merasakan adanya koneksi yang mendalam. Terlalu larut dalam perasaan yang membuncah terkadang membuat kita jadi menutup mata dengan tanda red flag dari si dia.

Menurut psikolog klinis Dr. Amy Tran, berikut adalah tiga tanda bahwa chemistry yang kamu rasakan sebenarnya mungkin merupakan tanda bahaya alias red flag. Dirangkum dari CNBC Make It, yuk, simak penjelasannya!

Hubungan yang Dijalani Membuatmu Sering Gelisah

Jika di hubunganmu sebelumnya kamu sering merasa cemas saat bersama pasangan, maka sistem sarafmu belajar bahwa mencintai dan cemas di saat yang bersamaan adalah hal yang wajar.

Tanda yang Dikira Chemistry tapi Justru Red Flag dalam Hubungan/Foto: Pexels

Jika di hubunganmu sebelumnya kamu sering merasa cemas saat bersama pasangan, maka sistem sarafmu belajar bahwa mencintai dan cemas di saat yang bersamaan adalah hal yang wajar.

Sinyal yang campur aduk, kasih sayang yang berubah-ubah, dan ketidakkonsistenan kemudian dapat terasa intim daripada menimbulkan kecemasan. Kegembiraan dan kecemasan adalah emosi yang sangat terkait, jadi kamu merasa gelisah, tetapi salah mengartikan perasaan ini sebagai kegembiraan dan kecocokan.

Hal yang bisa dilakukan: Perhatikan reaksi tubuh saat bersama si dia. Apakah sistem saraf kamu tenang saat berada di dekat mereka atau justru selalu gelisah? Jika yang terakhir, itu mungkin pertanda bahwa perasaan yang kamu miliki bukanlah kecocokan, dan bahwa orang ini membuat kamu merasa tidak aman.

Kamu Terus Kembali ke Dia

Tertarik pada seseorang tidak selalu berarti kecocokan itu baik. Kamu mungkin secara tidak sadar mencoba menguasai luka lama dengan mengulang kembali rasa sakit tersebut.

Tanda yang Dikira Chemistry tapi Justru Red Flag dalam Hubungan/Foto: Pexels

Tertarik pada seseorang tidak selalu berarti kecocokan itu baik. Kamu mungkin secara tidak sadar mencoba menguasai luka lama dengan mengulang kembali rasa sakit tersebut.

Kamu percaya bahwa kamu dapat memperbaikinya kali ini. Kamu mungkin juga menciptakan kembali dinamika menyakitkan yang mencerminkan hubungan di masa lalu karena kamu dapat memprediksi apa yang akan terjadi, dan ini memberi kamu rasa kendali yang palsu.

Hal yang bisa dilakukan: Refleksi diri sangat penting di sini. Apakah orang ini mengingatkan kamu pada sesuatu dari masa lalu? Terapi dengan tenaga ahli dapat memberi kamu ruang aman untuk mengurai pengalamanmu di masa lalu.

Rasa Cemburu Terasa Mengasyikkan

Jika kamu merasa senang ketika pasangan cemburu, ini bukan karena kecocokan atau chemistry, melainkan rasa tidak aman yang muncul.

Tanda yang Dikira Chemistry tapi Justru Red Flag dalam Hubungan/Foto: Freepik

Jika kamu merasa senang ketika pasangan cemburu, ini bukan karena kecocokan atau chemistry, melainkan rasa tidak aman yang muncul.

Kamu bahkan mungkin melakukan sesuatu dengan sengaja untuk memicu kecemburuan dari pasangan agar merasa lebih dekat dengan mereka. Tujuan lainnya, kamu ingin membuktikan pada diri sendiri bahwa kamu diinginkan oleh pasangan.

Kamu mungkin akan berpikir, "Jika dia memilihku, maka aku akhirnya cukup baik," atau, "Jika mereka mengejar aku, itu berarti dia mencintaiku."

Hal yang bisa dilakukan: Kenali dan sayangi diri sendiri sehingga validasi datang dari dalam diri, bukan orang lain Ingatlah siapa dirimu di luar konteks hubungan ini, dan bahwa kamu sudah lebih dari cukup.

***

Ingin jadi salah satu pembaca yang bisa ikutan beragam event seru di Beautynesia? Yuk, gabung ke komunitas pembaca Beautynesia, B-Nation. Caranya DAFTAR DI SINI!

(naq/naq)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.

RELATED ARTICLE