4 Aturan Makan Nggak Biasa yang Berlaku di Restoran Berbagai Negara, Ada yang Melarang Lihat ke Arah Meja Lain!

Anindya Milagsita | Beautynesia
Sabtu, 13 May 2023 13:30 WIB
Sejumlah aturan makan di restoran yang ada di berbagai negara/freepik/Drazen Zigic

Beauties, pernahkah kamu mendapatkan pengalaman tertentu saat makan di sebuah restoran? Seperti ada yang menerapkan layanan self service hingga denda di sebuah tempat makan all you can eat. Tak hanya di Indonesia, beberapa negara lain di berbagai belahan dunia juga punya aturan makan yang berbeda.

Beberapa kebiasaan ini justru menjadi table manner atau etika makan yang umum dilakukan oleh penduduk setempat meski tengah berada di restoran sekalipun. Lantas seperti apa etika makan di berbagai negara yang tergolong unik dan tak biasa? Berikut rangkumannya!

Skotlandia

Kalau di beberapa restoran yang ada di Indonesia memperbolehkan para pengunjung membawa pulang makanan sisa yang tak habis, lain halnya dengan di Skotlandia, Beauties. Negara yang satu ini justru mengganggap tabu kebiasaan membungkus makanan sisa yang tak habis. Mengapa?


Sejumlah etika makan unik di restoran yang ada di berbagai negara/freepik/freepik

Dilansir dari Wasserstormbeberapa restoran di Skotlandia menolak untuk mengemas makanan sisa yang tak habis disantap oleh para pengunjung. Alasannya karena masalah keracunan makanan. Hal ini pun membuat kebiasaan tadi sangat menakutkan bagi sebagian orang.

Spanyol

Berbanding terbalik dengan Skotlandia, Spanyol malah menyarankan para pengunjung restoran untuk membawa pulang makanan yang tak habis disantap. Dikutip dari Euronews, dalam rangka mengurangi makanan yang terbuang, pemerintah setempat meminta restoran atau bar untuk memberikan kebebasan bagi pelanggan mengambil kembali sisa makanan yang tak habis.


Sejumlah etika makan unik di restoran yang ada di berbagai negara/freepik/rawpixel.com

Meskipun kebiasaan tadi awalnya bukan hal yang umum terjadi di Spanyol, kebijakan pemerintah dalam meminimalisir limbah makanan bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat akan kelaparan hingga kekurangan gizi yang masih terjadi di dunia. Akibatnya doggy bag atau bungkus khusus untuk makanan yang dibawa pulang pun menjadi hal yang lumrah di Spanyol. 

(raf/raf)