Beauties, apa kamu sudah mengenal adanya gaya keterikatan menurut ilmu psikologi? Gaya keterikatan (attachment style) mempunyai peranan penting dalam menentukan pola pemikiran dan perilaku seseorang.
Selain itu, hal ini juga berpengaruh terhadap perilaku kita dalam menjalin hubungan dengan orang lain. Misalnya, kamu punya perasaan cemburu yang lebih melekat, atau kamu cenderung menarik diri dari suatu hubungan pada tingkatan tertentu.
Menurut psikiater dan psikoanalis John Bowlby dilansir dari Attachment Project, ikatan seseorang di masa kecil menciptakan pola asuh atau aturan tentang cara membangun hubungan sebagai orang dewasa di masa depan. Teori ini pun berkembang menjadi empat gaya keterikatan.
Nah, penasaran apa saja bentuk attachment style dan perannya dalam hubungan? Yuk, cari tahu!
Anxious/Preoccupied
Ilustrasi/Foto: Freepik |
Orang dewasa dengan gaya keterikatan cemas atau anxious cenderung memiliki pandangan diri yang negatif, tetapi pandangan positif terhadap orang lain. Artinya, mereka mungkin memandang pasangannya sebagai “seseorang yang lebih baik.”
Seseorang yang termasuk golongan anxious attachment style menganggap dirinya kurang layak untuk dicintai dibandingkan dengan orang lain. Selain itu, pemikiran untuk hidup tanpa pasangannya menyebabkan tingkat kecemasan yang tinggi.
Karena itu, tipe anxious ini sangat takut ditinggalkan pasangannya. Mereka biasanya cenderung lebih menuntut perhatian dan sangat membutuhkan kepastian bahwa mereka dicintai.