4 Cara Mengenali Orang dengan EQ Rendah dari Kebiasaannya
Beauties, kecerdasan kita dinilai setiap hari. Orang cerdas bukan sekadar mereka memiliki nilai akademis tinggi, piala berjejer rapi, atau yang paling menyukai buku.
Salah satu bentuk kecerdasan yang penting dimiliki setiap orang juga adalah Emotional Intelligence (EQ). Seseorang dengan kecerdasan emosional tinggi akan membantu untuk bereaksi, membangun hubungan, dan memahami dunia dengan baik.
Tentu akan sangat menyenangkan jika kita bertemu orang dengan EQ tinggi tersebut. Namun, terkadang harapan tak sesuai kenyataan, kita bisa saja bertemu orang dengan EQ rendah.
Secara garis besar, orang dengan EQ rendah sulit memahami perasaan dirinya sendiri dan orang lain. Ada beberapa cara mengenali orang dengan EQ rendah dari kebiasaannya sehari-hari, melansir YourTango. Apa saja itu? Simak!
1. Mudah Marah
Ilustrasi marah/Foto: Pexels.com/Liza Summer
Orang dengan EQ rendah tidak memiliki pemahaman yang baik tentang perasaannya. Hal ini membuat mereka mudah terpancing emosinya, mudah marah, bahkan langsung meledak-ledak tanpa alasan yang jelas.
Meski demikian, sebenarnya kecerdasan emosional bisa dilatih. Sebuah studi yang diterbitkan di PLOS One membuktikan, pelatihan kecerdasan emosional dapat membantu seseorang untuk lebih memahami, mengerti, dan menerima emosinya sendiri dan orang lain dengan lebih efektif. Hasilnya, mereka bisa menjadi sosok mandiri, bersikap positif, dan mengelola stresnya dengan baik.
2. Mudah Tersinggung
Ilustrasi ngambek/Freepik: freepik
Orang dengan kecerdasan emosional tinggi lebih tangguh menghadapi kritik yang datang. Sementara itu, orang ber-EQ rendah lebih mudah tersinggung dan merasa sakit hati.
Hal ini terjadi karena mereka tidak mampu untuk mengatur emosi dan merasakannya jauh lebih intens. Menurut studi dari Frontiers in Psychology, orang yang tidak mudah mengatur emosinya akan membuat mudah meledak dan bertindak impulsif.
3. Tidak Memiliki Teman
Ilustrasi sendirian/Foto: Pexels.com/Andrea Piacquadio
Cara mengenali orang dengan EQ rendah juga bisa dilihat dari seberapa banyak temannya.
Orang dengan kecerdasan emosional tinggi bisa dengan mudah menjalin pertemanan. Bahkan, mereka bisa langsung akrab walau baru pertemuan pertama.
Sementara itu, orang dengan kecerdasan emosional rendah memiliki kesulitan berhubungan dengan orang lain. Mereka sulit memahami orang, sering melakukan kesalahnpahaman, membuat konflik, hingga mungkin bersikap kasar. Alhasil, tidak mudah untuk mereka memiliki banyak teman.
4. Menyimpan Dendam
Ilustrasi dendam/Foto: Pexels.com/andrea-piacquadio
Orang dengan EQ rendah juga menyimpan dendam pada orang lain. Terapis pernikahan dan keluarga Kathy McCoy mengatakan, memendam dendam hanya akan menyebabkan hal-hal negatif.
"Dendam dapat membuat orang terjebak dalam kemarahan, kepahitan, dan saling menyalahkan, yang berdampak negatif pada hubungan selanjutnya. Dendam dapat membuatmu terpaku pada masa lalu alih-alih menemukan kebahagiaan di masa kini,” ujar Kathy.
Tanpa disadari, dengan menyimpan dendam, orang EQ rendah memberikan orang lain kekuatan negatif. Walau amarah pada orang yang telah menyakiti adalah hal wajar, tetapi orang dengan kecerdasan emosional rendah cenderung menyimpan dendam terlalu lama.
Beauties, itu dia cara mengenali orang dengan EQ rendah dari kebiasaannya sehari-hari. Bagaimana, kamu pernah menemukannya?
***
Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!