4 Cara Mengenali Orang yang Jealous sama Kamu dari Ucapannya

Dimitrie Hardjo | Beautynesia
Selasa, 27 Oct 2026 14:00 WIB
2. “Kamu beruntung banget!”
Kalimat “Kamu beruntung banget!”/ Foto: Pexels.com/Ludmila Nilava

Nggak semua orang menunjukkan rasa iri secara terang-terangan. Terkadang, mereka menyembunyikannya di balik kata-kata manis. Yup! Ini dikenal pula dengan istilah backhanded compliment, yakni kalimat yang terkesan pujian, tapi sebenarnya punya maksud negatif yang terselubung.

Saat kamu merasa senang dan bangga akan sesuatu, kalimat-kalimat yang menjadi pertanda rasa iri disampaikan dengan nada yang santai. Maka dari itu, kamu mungkin tidak langsung menyadarinya. Simak beberapa contoh kalimat yang punya indikasi seseorang sebenarnya iri denganmu.

1. “Pasti enak, ya”

Kalimat “Pasti enak, ya”

Kalimat “Pasti enak, ya”/ Foto: Pexels.com/Zen Chung

Kamu baru saja pulang liburan dan bercerita keseruan di sana. Lalu, ada teman yang menyeletuk, “Pasti enak, ya”. Ini contoh kalimat pertanda seseorang jealous denganmu, Beauties. Dilansir dari laman Bolde, kalimat ini menunjukkan pengakuan bahwa ada sesuatu yang baik, tapi dia menolak untuk merasa senang karenanya. Kalimat ini tidak terkesan menghina, tapi juga tidak terasa hangat.Kamu pun tidak bisa membalasnya tanpa terkesan terlalu sensitif.

2. “Kamu beruntung banget!”

Kalimat “Kamu beruntung banget!”

Kalimat “Kamu beruntung banget!”/ Foto: Pexels.com/Ludmila Nilava

Bayangkan kamu baru saja berhasil mendapatkan sertifikasi atau beasiswa tertentu yang sangat kamu perjuangkan. Kamu belajar mati-matian untuk mendapatkannya. Namun, orang lain mengucapkan, “Kamu beruntung banget!”, seolah keberhasilanmu hanyalah keberuntungan semata.

Masih dilansir dari sumber yang sama, Konselor Araya Baker menggambarkan hal ini sebagai salah satu tanda yang dapat dikenali saat seseorang menjadi sasaran rasa iri. Orang-orang yang menganggap hidupmu berjalan tanpa susah payah akan lebih menyoroti keberuntungan atau hak istimewa yang kamu miliki, alih-alih karena hasil kerja keras.

3. “Ternyata kamu berbakat ya”

Kalimat “Ternyata kamu berbakat ya”

Kalimat “Ternyata kamu berbakat ya”/ Foto: Pexels.com/Ludmila Nilava

Sama halnya dengan kalimat “Ternyata kamu berbakat ya!”, padahal kesuksesanmu merupakan hasil kerja keras.

Nicholette Leanza, LPCC-S, seorang terapis di LifeStance Health, mengatakan kepada Parade, “Ini terkesan seperti pujian yang sebenarnya bermakna sindiran, menyiratkan bahwa bakat orang tersebut merupakan suatu kejutan atau tidak layak dimiliki, yang mencerminkan rasa iri yang terpendam.”

4. “Awas, jangan senang dulu.”

Kalimat “Awas, jangan senang dulu.”

Kalimat “Awas, jangan senang dulu.”/ Foto: Pexels.com/Ketut Subianto

Pernah menceritakan kebahagiaanmu dengan orang lain dan mereka merespon dengan, “Awas, jangan senang dulu” atau “Jangan terlalu nyaman dulu”? Awalnya, mungkin kalimat ini terkesan seperti bentuk kepedulian karena mereka ingin kita berhati-hati. Namun, tak dipungkiri mendengar ungkapan tersebut saat kamu merasa senang justru merusak suasana. Melansir dari Bolde, orang yang mengucapkannya merasa terganggu dengan rasa senangmu karena dianggap tidak layak diperoleh, sehingga memicu rasa kesal serta keinginan untuk menjatuhkanmu.

***

Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI! 

(dmh/dmh)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.

RELATED ARTICLE