4 Cara Mengenali Orang yang Penuh Kepalsuan dari Kalimatnya Sehari-hari

Rini Apriliani | Beautynesia
Selasa, 05 May 2026 22:00 WIB
“Itu Salahmu”
Ilustrasi orang tidak peduli/Foto: Freepik.com

Beauties, tentu kita selalu berharap bisa bertemu dengan orang-orang baik setiap harinya. Namun, satu hal yang tidak bisa dikendalikan adalah bertemu orang penuh kepalsuan.

Umumnya, orang penuh kepalsuan bersikap kurang empati, suka merendahkan, dan tidak peduli. Di hadapan banyak orang mereka bisa saja tersenyum, tetapi realitanya senyum itu penuh kepalsuan.

Orang-orang seperti ini hanya fokus pada kepuasan pribadi. Tak heran sikapnya tersebut membuat banyak orang menjauhi.

Nah Beauties, agar kamu tidak terjebak, kamu bisa mengenali lewat kalimatnya sehari-hari. Ada sejumlah kalimat yang sering diucap orang penuh kepalsuan, melansir YourTango. Simak!

“Aku Hanya Jujur”

Untuk orang yang penuh kepalsuan, mereka akan selalu mengatakan yang sebenarnya tanpa peduli bagaimana perasaan orang lain.

Ilustrasi orang tidak peduli/Foto: Freepik

Berbicara jujur adalah kebaikan. Namun, ada perbedaan antara mengucapkan kejujuran dengan penuh empati atau yang sekadar menggunakan alasan, “aku hanya jujur”.

Untuk orang yang penuh kepalsuan, mereka akan selalu mengatakan yang sebenarnya tanpa peduli bagaimana perasaan orang lain. Menurut psikolog Jonice Webb, kejujuran yang terlalu kasar justru merugikan. Orang yang jujur tanpa filter berisiko menyakiti perasaan penerimanya. Orang bisa langsung sakit hati dan menjauh.

“Aku Tidak Pernah Mengatakan Itu”

Ciri orang penuh kepalsuan cenderung memanipulasi orang lain. Mereka sering mengatakan “Aku tidak pernah mengatakan itu”, padahal jelas-jelas mengucapkannya.

Ilustrasi orang tidak peduli/Foto: thinkstock

Ciri orang penuh kepalsuan cenderung memanipulasi orang lain. Mereka sering mengatakan, “Aku tidak pernah mengatakan itu”, padahal jelas-jelas mengucapkannya.

Cara itu dilakukan oleh mereka untuk membela diri saat terancam. Yap, yang dipedulikan hanya dirinya sendiri, mereka tidak peduli dengan perasaan atau kondisi orang lain.

Selain merugikan, kebiasaan gaslighting ini membuat korban dilanda kebingungan dan mempertanyakan dirinya sendiri

“Itu Salahmu”

Cara mengenali orang penuh kepalsuan juga bisa dari kalimat pendek “Itu salahmu”. Mereka selalu mencari orang lain untuk disalahkan agar dirinya selalu terlihat benar.

Ilustrasi orang tidak peduli/Foto: Freepik.com

Cara mengenali orang penuh kepalsuan juga bisa dari kalimat pendek, “Itu salahmu”. Mereka selalu mencari orang lain untuk disalahkan agar dirinya selalu terlihat benar.

Mereka lebih memilih hubungan pertemanan hancur daripada mengakui kesalahan. Lalu, mereka akan melupakannya dengan mudah.

Pakar psikologi Peg Streep mengatakan, pengalihan kesalahan adalah bentuk pelecehan verbal karena menggunakan pengalihan untuk mempertahankan dirinya sendiri. Menerima kesalahan dalam setiap interaksi bukan hal yang sehat, jadi orang-orang yang ada di situasi ini sebaiknya langsung mengakhiri hubungan tersebut.

“Semua Orang Setuju Denganku”

orang penuh kepalsuan akan beraksi dengan menjadikan pendapatnya yang paling utama dan paling benar. Mereka akan mengatakan “Semua orang setuju denganku” sebagai harapan korban merasa bersalah dan jadi tunduk.

Ilustrasi orang tidak peduli/Foto: freepik.com/Vadym Drobot

Saat terjadi perdebatan atau perselisihan memang akan sulit untuk mengetahui siapa yang salah. Setiap orang akan teguh dengan pendapatnya masing-masing.

Di sinilah orang penuh kepalsuan akan beraksi dengan menjadikan pendapatnya yang paling utama dan paling benar. Mereka akan mengatakan, “Semua orang setuju denganku” sebagai harapan korban merasa bersalah dan jadi tunduk.

Orang seperti ini akan membuat seseorang yang seharusnya tidak bersalah jadi menyerah dan menganggap dirinya sendiri bodoh.

Beauties, itu dia sejumlah kalimat yang sering diucap orang penuh kepalsuan. Bagaimana, kamu pernah menemukannya?

***

Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!

(ria/ria)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.

RELATED ARTICLE