4 Cara Menjadi Versi Terbaik Diri Setelah Dighosting, Cepat Move On dan Glow Up!

Via Indriyani | Beautynesia
Selasa, 09 Jun 2026 09:15 WIB
4 Cara Menjadi Versi Terbaik Diri Setelah Dighosting, Cepat Move On dan Glow Up!
4 Cara Mengembangkan Diri agar Menjadi Versi Terbaik Setelah Dighosting/Foto: Magnific/Jcomp

Beauties, saat jatuh cinta, kita kerap merasa sedang dibawa terbang setinggi angkasa. Hubungan yang sedang dijalani terasa begitu hangat dan penuh cinta, bahkan keyakinan pun mulai muncul sebagai tanda kesiapan untuk melangkah lebih jauh lagi sebagai sepasang kekasih. Namun, di tengah harapan yang tinggi, seseorang yang sedang dekat tersebut tiba-tiba saja menghilang tanpa kabar sama sekali. Fenomena sosial inilah yang sering kali disebut sebagai ghosting.

Ditinggalkan tanpa alasan yang jelas tidak hanya menumbuhkan rasa kecewa. Lebih dari itu, harga diri pun perlahan-lahan mulai runtuh dan memicu berbagai pertanyaan di kepala. Tak jarang keadaan tidak terima dan meminta penjelasan inilah yang membuat kita terus menangis serta menyalahkan diri sendiri. Meski begitu, jangan sampai berkecil hati, ya! Alih-alih terus tenggelam dalam ketidakpastian hubungan, justru momen ini bisa digunakan sebagai titik balik untuk terus bertumbuh.

Ada pepatah mengatakan bahwa di setiap kesedihan pasti ada kebahagiaan. Mungkin kehilangan orang yang salah dengan cara di-ghosting adalah cara semesta untuk kita menemukan versi terbaik dari diri sendiri.

Nah, ternyata ada beberapa cara yang bisa digunakan untuk terus berkembang menjadi versi terbaik, lho! Penasaran apa saja caranya? Melansir dari laman Psychology Today dan Power of Positivity, berikut ini adalah empat cara yang bisa dilakukan. Yuk, simak selengkapnya di bawah ini dan temukan versi terbaikmu! 

1. Mengakui dan Menerima Rasa Sakit

Menerima keadaan setelah di ghosting dan memilih bangkit adalah hal pertama untuk lebih bersinar/Foto dok: Freepik/Jcomp

Menerima keadaan setelah di ghosting dan memilih bangkit adalah hal pertama untuk lebih bersinar/Foto: Magnific/Jcomp

Langkah pertama dan umum dilakukan saat di-ghosting adalah mengakui dan menerima rasa sakit yang ditinggalkan pasangan terhadap kita. Meski rasa sakit yang ditinggalkan ini memberikan bekas luka yang susah sekali disembuhkan, bukan berarti kita terus-menerus berpura-pura baik-baik saja. Menolak atau memendam emosi negatif justru hanya akan memperpanjang masa luka dan tidak menyelesaikannya.

Mengizinkan diri untuk menangis, kecewa, atau marah adalah proses penyembuhan yang normal. Sadarilah bahwa menerima kenyataan bahwa dia telah pergi tanpa kata perpisahan adalah kunci utama agar tidak terjebak dalam harapan palsu. Sementara itu, supaya kita lebih berkembang, menuliskan luapan kekecewaan dalam bentuk puisi juga bisa membantu bertumbuh. 

2. Berhenti Menyalahkan Diri Sendiri

Saat di-ghosting tanpa sebab yang jelas, ada fase di mana kita akan menyalahkan diri sendiri setelah kepergian dia. Pertanyaan-pertanyaan mendasar mengenai “Apa aku kurang cukup baik?” atau mempertanyakan “Apa aku kurang cantik?” sering kali terucap begitu saja. Namun, perlu diketahui oleh kita bahwa tindakan ghosting sama sekali tidak mencerminkan nilai atau harga dirimu.

Perilaku tersebut justru menunjukkan ketidakmatangan emosional dan buruknya cara berkomunikasi si dia yang main pergi tanpa pamit. Oleh karena itu, berhentilah untuk mencari kejelasan langsung darinya, karena keputusan dia untuk menghilang begitu saja sebenarnya sudah menjadi jawaban yang paling jelas. Lebih baik, mulailah pergunakan kekosongan ini untuk menekuni hobi baru yang sempat tertunda, atau cobalah mengeksplorasi kembali  potensi dalam diri  agar mendapatkan versi terbaiknya. 

3. Batasi Akses dan Lakukan Digital Detox

Batasi dan lakukan digital detox dengan menjauhkan perangkat elektronik yang digunakan/Foto dok: Pexels/Eren Li

Batasi dan lakukan digital detox dengan menjauhkan perangkat elektronik yang digunakan/Foto: Pexels/Eren Li

Beauties, saat pikiran terus dipenuhi oleh pertanyaan-pertanyaan tentang Si Dia yang melakukan ghosting, tanpa sadar jemari masih sering gatal untuk memeriksa profil media sosialnya. Maka dari itu, demi menjaga kedamaian pikiran, ambillah langkah tegas dengan memutus semua akses informasi tentangnya. 

Jangan ragu untuk mute, unfollow, atau bahkan menghapus kontaknya. Dengan menghemat energi emosional dari rasa penasaran yang beracun, kita akan memberikan ruang lebih luas untuk fokus pada masa depan. Lebih lanjut, kita bisa memulai pembatasan dan digital detox dengan beralih pada kegiatan membaca buku di taman atau melukis dengan iringan lagu yang menenangkan. 

4. Manjakan Diri dengan Self Care 

Beauties, sadar atau tidak, selama ini kita terlalu banyak fokus mencurahkan semua cinta, kasih sayang, dan energi kepada orang yang salah. Bahkan setelah di-ghosting pun biasanya kita larut untuk memikirkannya. Oleh karena itu, sekarang mari memulai perjalanan baru yang lebih mencurahkan semua perhatian kepada diri sendiri. Ada banyak kegiatan yang bisa dicoba, mulai dari melakukan hal-hal yang membuat kita merasa berharga, seperti rutin merawat kulit, berolahraga untuk memicu hormon bahagia, atau mengonsumsi makanan favorit yang lezat dan bernutrisi.

Selain merawat fisik, jangan lupa bahwa self-care juga melibatkan aspek sosial, ya, Beauties. Jadi, jangan sampai terus-menerus mengisolasi diri di dalam kamar bersama bayang-bayang masa lalu. Cobalah untuk membuka obrolan kembali dan habiskan waktu bersama sahabat atau keluarga terdekat. Tertawa bahagia dan berbagi cerita dengan orang-orang yang tulus menyayangi adalah obat terbaik untuk menyadari bahwa kita dikelilingi oleh begitu banyak cinta yang nyata serta tulus. 

Luka mendalam yang ditinggalkan saat di-ghosting pasangan memang sulit untuk dilupakan, tetapi hal ini bisa kita gunakan untuk membuka lembaran baru. Karena menjadi versi terbaik setelah ditinggalkan bukan lagi tentang seberapa cepat kita menemukan penggantinya, melainkan seberapa tangguh untuk bangkit, merawat diri, dan menghargai nilai diri kembali. Jadikan pengalaman ini sebagai cara semesta untuk membuat kita bersinar lebih terang.

***

Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!

 

(dmh/dmh)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.

RELATED ARTICLE