4 Ciri Kepribadian Orang yang Membiarkan Rumahnya Agak Berantakan Menurut Ilmu Psikologi
Rumah yang rapi memang enak dilihat dan memudahkan kita menemukan barang-barang kecil. Sementara itu, rumah berantakan sering kali disebut sebagai tanda kemalasan penghuninya. Namun, apakah benar rumah berantakan itu tanda kemalasan ya, Beauties?
Berantakan di sini bukanlah kebiasaan menimbun barang, tetapi hanya keadaan yang sedang tidak rapi. Penelitian psikologis mengatakan, rumah yang agak berantakan memiliki arti tersendiri untuk penghuninya. Hal ini berkaitan dengan kreativitas.
Ini dia ciri kepribadian orang yang membiarkan rumahnya agak berantakan, menurut ilmu psikologi. Simak!
1. Memprioritaskan Proses daripada Kesempurnaan
Ilustrasi bekerja/Foto: pexels.com/cristian-rojas
Ciri kepribadian pertama adalah mereka memprioritaskan proses daripada kesempurnaan.
Mereka memahami bahwa kreativitas membutuhkan ruang untuk bernapas. Karena itu, saat mereka sedang sibuk memasak, melukis, atau menulis, mereka akan membiarkan barang-barang yang digunakannya tersebut berantakan terlebih dahulu daripada sibuk untuk langsung membereskannya.
2. Senang Mencoba Hal-Hal Baru
Ilustrasi punya ide/Freepik: benzoix
Mengutip Verywellmind, sebuah penelitian menemukan bahwa seseorang yang berada di ruangan berantakan mampu memecahkan teka-teki dengan cepat daripada mereka yang duduk di ruangan rapi. Ilmuwan Albert Einstein yang terkenal dengan kejeniusannya dan kreativitasnya juga dikenal memiliki meja yang berantakan.
"Jika meja yang berantakan adalah tanda pikiran yang berantakan, lalu apa yang harus kita pikirkan tentang meja yang kosong?" tanyanya suatu kali menanggapi komentar tentang ruang kerjanya.
Dalam percobaan lain, Kathleen Vohs, PhD, seorang psikologi dan profesor di Carlson School of Management, University of Minnesota menemukan orang-orang di lingkungan rapi dan bersih cenderung berpegang pada hal-hal konvensional, sedangkan orang di lingkungan yang lebih berantakan senang mencoba hal-hal baru.
3. Miliki Kemampuan Berpikir Divergen yang Kuat
Ilustrasi kreatif/Foto: pexels.com/shkrabaanthony
Berpikir divergen adalah proses berpikir kreatif yang menghasilkan banyak ide, jawaban, atau solusi. Orang yang berpikir divergen tidak puas dengan satu jawaban benar, berpikir out of the box, dan spontan.
Melansir Expert Editor, penelitian menunjukkan orang-orang di lingkungan yang sedikit berantakan memiliki kemampuan berpikir divergen yang kuat. Mereka bisa menunjukkan solusi yang lebih kreatif daripada yang berada di tempat rapi.
4. Nyaman dengan Penundaan yang Produktif
Ilustrasi berantakan/Foto: Freepik
Orang dengan rumah berantakan karena pekerjaannya bukan tanda malas. Mereka tahu bahwa kekacauan tersebut menjadi pengingat visual agar proyeknya terus berjalan.
Jika orang lain melihat “kekacauan” sebagai bentuk penundaan, justru hal ini dilihatnya sebagai inkubasi, yakni tahap berhenti sejenak untuk memikirkan masalah secara sadar, tapi otak tetap bekerja memprosesnya.
Beauties, itu dia sederet ciri kepribadian orang yang membiarkan rumahnya sedikit berantakan. Bagaimana, ini termasuk dirimu juga?
***
Ingin jadi salah satu pembaca yang bisa ikutan beragam event seru di Beautynesia? Yuk, gabung ke komunitas pembaca Beautynesia, B-Nation. Caranya DAFTAR DI SINI!