4 Hal yang Sering Terjadi saat Seseorang Mulai Burnout di Tempat Kerja

Elvin Nuril Firdaus | Beautynesia
Jumat, 31 Jul 2026 18:00 WIB
2. Kewalahan dengan Tekanan Eksternal
Burnout/Foto: pexels.com/Anna Tarazevich

Kalau kamu merasa sulit bangun pagi, malas berangkat kerja, merasa stres, bisa jadi itu tanda kamu sedang burnout. Burnout bukan sekadar rasa lelah. Kondisi ini juga bukan termasuk masalah medis.

Situs WHO mengklasifikasikan burnout atau kelelahan kerja sebagai fenomena pekerjaan. Kondisi ini juga memiliki beberapa ciri-ciri, seperti kehabisan energi, produktivitas kerja menurun, dan semakin menjauhnya kamu dari pekerjaan.

Seseorang yang sedang mengalami kelelahan kerja umumnya akan mengalami beberapa hal yang berisiko mengganggu pekerjaannya. Nah, berikut ini beberapa hal yang sering terjadi ketika seseorang burnout di tempat kerja.

1. Sulit Membangun Hubungan Baik dengan Rekan Kerja

Burnout dapat terjadi karena masalah pada pekerjaan itu sendiri. Kondisi ini bisa terjadi karena hubungan yang kurang baik dengan rekan kerja dan mengakibatkan stres.

Meski kamu mencintai pekerjaanmu, tetapi orang-orang di lingkungan kerja memberimu tekanan, bekerja menjadi tidak nyaman. Kondisi ini juga bisa membuatmu sulit membangun hubungan baik dengan rekan kerja.

Untuk mengatasinya, coba selesaikan dulu masalah yang terjadi dengan rekan kerja. Dengan begini, kamu bisa berupaya untuk membangun hubungan baik di lingkungan kerja agar tidak mengalami stres.

2. Kewalahan dengan Tekanan Eksternal

Burnout/Foto: pexels.com/Anna Tarazevich

Burnout bukan hanya bisa membuatmu kewalahan di lingkungan kerja, tetapi juga di luar pekerjaan. Bahkan, tekanan eksternal juga bisa memicu terjadinya burnout, seperti putus cinta, kematian orang tersayang, hingga kondisi keuangan.

Orang yang sedang burnout umumnya akan merasa tidak berenergi dan kewalahan untuk menghadapi masalah-masalahnya, termasuk masalah di luar pekerjaan.

3. Mempertanyakan Apakah Dirinya Benar-Benar Menikmati Pekerjaannya

Burnout/Foto: pexels.com/cottonbro studio

Orang yang sedang burnout tidak jarang mempertanyakan apakah dirinya benar-benar menikmati apa yang dilakukannya. Christina Maslach dan Michael P. Leiter dalam buku berjudul The Truth About Burnout, menyebutkan bahwa kondisi ini ditandai dengan kelelahan emosional dan perasaan semakin menjauh dari pekerjaannya.

Perasaan-perasaan tersebut bisa membuat seseorang menjadi bertanya-tanya, apakah dirinya masuk nyaman dengan pekerjaan tersebut atau tidak. Alhasil, pekerjaan yang dulu dinikmatinya, terasa seperti sebuah keharusan.

4. Semangat Membayangkan Pekerjaan Baru

Membayangkan pekerjaan baru/Foto: magnific.com/pressfoto

Orang yang burnout cenderung merasa stres berkepanjangan saat menghadapi pekerjaan. Terkurasnya energi membuatnya merasa jika aktivitas yang dilakukannya terasa berat.

Hal ini tidak jarang membuatnya merasa kurang puas dengan pekerjaannya. Akhirnya, dirinya mulai membayangkan hal-hal yang membuatnya merasa senang, seperti rasa bersemangat mendapatkan pekerjaan baru, bekerja di perusahaan lain, atau keinginan mengambil jeda karier.

Pemikiran tersebut bukan berarti dirinya memang benar-benar menginginkan pekerjaan baru, melainkan karena otaknya berusaha mencari jalan keluar dan melihat bahwa perubahan rutinitas bisa menjadi jalan keluar.

Nah, itulah sederet hal yang sering terjadi saat seseorang burnout di tempat kerja. Kondisi ini bisa terjadi pada setiap orang yang sering menerima tekanan di lingkungan kerja atau di luar pekerjaan.

Hindari mengambil keputusan dengan terburu-buru. Sebaliknya, kamu perlu mengevaluasi kondisimu terlebih dulu sebelum mengambil keputusan di tengah burnout.

***

Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!

(naq/naq)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.

RELATED ARTICLE