4 Kalimat yang Diucapkan Orang dengan Kecerdasan Emosional Tinggi untuk Memperkuat Hubungan

Florence Febriani Susanto | Beautynesia
Selasa, 25 Aug 2026 15:00 WIB
“Bantu Aku Memahami Sudut Pandangmu”
Pahami Sudut Pandang Masing-Masing/Foto: Magnific

Pernah bertanya-tanya kenapa ada orang yang tetap bisa menjaga hubungan baik meski sedang berbeda pendapat? Salah satu jawabannya terletak pada cara mereka berkomunikasi. Orang dengan kecerdasan emosional tinggi cenderung memilih kata-kata yang mampu meredakan konflik sekaligus membuat lawan bicara merasa dihargai.

Beauties, kecerdasan emosional bukan berarti selalu tenang atau selalu tahu jawaban yang tepat dalam setiap situasi. Menurut psikolog Peter Salovey dan John D. Mayer, yang kemudian dipopulerkan oleh psikolog Daniel Goleman, kecerdasan emosional adalah kemampuan mengenali, memahami, dan mengelola emosi diri sendiri sekaligus merespons emosi orang lain dengan bijak.

Laporan dari American Psychological Association (APA) menyebutkan bahwa komunikasi yang didasari kecerdasan emosional dapat mengurangi kesalahpahaman, memperkuat kepercayaan, serta membantu menyelesaikan konflik karena mendorong empati dan kesadaran diri, bukan reaksi yang impulsif.

Nah, salah satu cara paling mudah mengenali orang dengan kecerdasan emosional tinggi adalah melalui kalimat yang mereka ucapkan sehari-hari. Yuk, simak empat contohnya berikut ini dilansir dari Economic Times!

“Bantu Aku Memahami Sudut Pandangmu”

Pahami Sudut Pandang Masing-Masing/Foto: Magnific

Alih-alih langsung merasa dirinya paling benar, orang dengan kecerdasan emosional akan lebih dulu menunjukkan rasa ingin tahu terhadap pendapat orang lain. Kalimat sederhana ini membuat diskusi terasa lebih terbuka dan tidak berubah menjadi adu argumen.

Menurut Person-Centered Theory dari psikolog Carl Rogers, mendengarkan dengan tulus dan menunjukkan empati dapat menciptakan rasa aman secara psikologis. Saat seseorang merasa didengarkan, peluang menemukan solusi bersama pun menjadi jauh lebih besar.

“Aku Paham Kenapa Kamu Merasa Seperti Itu”

Coba Pahami Perasaan Pasangan/Foto: Magnific

Mengakui perasaan orang lain bukan berarti kamu harus setuju dengan semua yang mereka katakan. Sebaliknya, kalimat ini menunjukkan bahwa kamu memahami alasan di balik emosi yang sedang mereka rasakan.

Menurut psikolog Marsha Linehan, pencetus Dialectical Behavior Therapy (DBT), validasi emosi membantu menurunkan sikap defensif sekaligus membuat seseorang lebih mudah mengelola emosinya. Karena itulah, orang dengan kecerdasan emosional tinggi lebih memilih memvalidasi perasaan sebelum mencari solusi.

“Kita Tidak Harus Sependapat untuk Tetap Saling Menghormati”

Saling Menghormati Walau Beda Pendapat/Foto: Magnific

Perbedaan pendapat bukan berarti hubungan harus berakhir atau berubah menjadi permusuhan. Justru, orang yang matang secara emosional mampu memisahkan perbedaan opini dengan rasa hormat terhadap seseorang.

Penelitian psikolog sosial Jonathan Haidt mengenai psikologi moral menunjukkan bahwa menyadari setiap orang bisa memiliki nilai dan sudut pandang berbeda akan menciptakan percakapan yang lebih sehat serta mengurangi konflik yang tidak perlu.

“Yuk, Kita Tenang Dulu Sebelum Memberikan Respons”

Tetap Tenang Saat Hadapi Masalah/Foto: Magnific

Saat emosi sedang memuncak, keputusan yang diambil sering kali kurang bijaksana. Karena itu, orang dengan kecerdasan emosional tinggi lebih memilih memberi jeda sejenak sebelum berbicara atau mengambil tindakan.

Menurut penelitian psikolog James J. Gross mengenai regulasi emosi, berhenti sejenak sebelum bereaksi membantu seseorang mengelola emosinya dengan lebih efektif sehingga keputusan yang diambil menjadi lebih rasional. Kebiasaan sederhana ini membuat orang dengan kecerdasan emosional tinggi mampu menjaga hubungan tetap harmonis meski sedang menghadapi konflik.

Beauties, empat kalimat di atas mungkin terdengar sederhana, tetapi dampaknya sangat besar jika diterapkan secara konsisten. Semakin sering kamu membiasakan komunikasi yang penuh empati, semakin kuat pula hubungan yang terjalin dengan pasangan, keluarga, teman, maupun rekan kerja.

***

Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!

(naq/naq)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.