4 Kebiasaan Orang Tua yang Membuat Anak Mau Bercerita dan Terbuka saat Dewasa

Nadya Quamila | Beautynesia
Kamis, 24 Sep 2026 21:30 WIB
Menghormati Keputusan Anak
Kebiasaan Orang Tua yang Membuat Anak Mau Bercerita dan Terbuka saat Dewasa/Foto: Pexels.com

Orang tua menjadi tempat cerita utama anak saat kecil. Lingkungan rumah menjadi tempat pertama bagi anak untuk berlindung dan membagikan perasaannya.

Namun, ketika anak tumbuh dewasa, lingkungannya meluas. Orang tua, bisa jadi, bukan tempat bercerita utama lagi bagi anak. Terlebih jika orang tua dan anak tidak memiliki bentuk komunikasi yang baik dan sehat seiring waktu.

Menurut terapis hubungan Jordanne Sculler, LMHC, saat anak masih kecil, orang tua bertanggung jawab untuk menjaga keselamatan serta memberikan kesempatan bagi anak untuk berkembang. Oleh karena itu, orang tua diharapkan untuk menetapkan batasan, menegakkan aturan, dan menjaga batasan yang tegas.

Namun, seiring hubungan berkembang menjadi hubungan antarorang dewasa, orang tua perlu melepaskan kendali dan menghargai otonomi anak mereka.

Menjalin hubungan dengan anak yang sudah dewasa bisa jadi penuh tantangan bagi orang tua. Di satu sisi, orang tua perlu memberikan otonomi dan kemandirian yang jauh lebih besar kepada anak dibandingkan saat mereka masih kecil. Di sisi lain, orang tua tetap ingin menjaga hubungan yang erat dan penuh kasih sayang dan ingin anak tetap terbuka.

Ada beberapa kebiasaan orang tua yang bisa membantu anak yang sudah tumbuh dewasa agar mereka mau bercerita, dilansir dari Parents.

Mendengarkan Secara Aktif

Menjalin hubungan dengan anak yang sudah dewasa bisa jadi penuh tantangan bagi orang tua. Orang tua perlu memberikan otonomi bagi anak tapi orang tua juga ingin tetap anak terbuka.Ada beberapa kebiasaan orang tua yang bisa membantu anak yang sudah tumbuh dewasa agar mereka mau bercerita.

Kebiasaan Orang Tua yang Membuat Anak Mau Bercerita dan Terbuka saat Dewasa/Foto: Pexels.com

Mendengarkan secara aktif adalah kunci dalam mengasuh anak yang sudah dewasa. Saat berkomunikasi dengan anak, orang tua bisa mencoba untuk benar-benar mendengarkan sebelum langsung berupaya memberi saran atau memperbaiki situasinya.

Psikolog klinis Karen Molano, PsyD menyarankan orang tua untuk mengakui emosi anak dan bisa mengatakan, “Kedengarannya itu sangat menantang. Bagaimana perasaanmu mengenai hal itu?" sebelum memberikan saran apa pun.

Pendekatan ini tidak hanya memvalidasi pengalaman anak, tetapi juga memperkuat kemampuan mereka untuk mengolah emosi dengan cara yang sehat dan membantu anak tumbuh menjadi sosok yang tangguh secara emosional.

Mendorong Usaha Bersama untuk Menjaga Hubungan

Menjalin hubungan dengan anak yang sudah dewasa bisa jadi penuh tantangan bagi orang tua. Orang tua perlu memberikan otonomi bagi anak tapi orang tua juga ingin tetap anak terbuka.Ada beberapa kebiasaan orang tua yang bisa membantu anak yang sudah tumbuh dewasa agar mereka mau bercerita.

Kebiasaan Orang Tua yang Membuat Anak Mau Bercerita dan Terbuka saat Dewasa/Foto: Pexels.com

Ada anak yang tumbuh jadi lebih cuek dan enggan berkomunikasi ketika dewasa. Bagi mereka yang sudah tidak tinggal satu rumah dengan orang tuanya, mereka mungkin jadi jarang menelepon atau menanyakan kabar.

Terkait komunikasi dan panggilan telepon, orang tua bisa mulai mengambil pendekatan yang lebih dewasa dalam menjaga hubungan dengan anak. Kuncinya adalah menumbuhkan rasa saling menghormati dan memperjelas bahwa kedua belah pihak memiliki tanggung jawab untuk memelihara hubungan tersebut.

Menurut klinisi Geena Lovallo-Chiaravalloti, LMFT, karena kedua belah pihak kini sudah dewasa, keduanya diharapkan untuk saling menghubungi. Tapi tanggung jawab komunikasi itu harus seimbang, tidak boleh dibebankan kepada orang tua atau anak saja.

Hal ini mungkin terasa sulit, terutama jika orang tua merasa anak kurang berupaya menjaga hubungan. Tapi orang tua bisa berkomunikasi dengan anak untuk ikut andil.

Melakukan Cara Baru untuk Habiskan Waktu Bersama

Menjalin hubungan dengan anak yang sudah dewasa bisa jadi penuh tantangan bagi orang tua. Orang tua perlu memberikan otonomi bagi anak tapi orang tua juga ingin tetap anak terbuka.Ada beberapa kebiasaan orang tua yang bisa membantu anak yang sudah tumbuh dewasa agar mereka mau bercerita.

Kebiasaan Orang Tua yang Membuat Anak Mau Bercerita dan Terbuka saat Dewasa/Foto: Pexels.com

Ketika anak beranjak dewasa, cara menghabiskan waktu bersama akan ikut berubah. Salah satu faktor utamanya adalah kemungkinan besar anak tidak lagi tinggal bersama orang tuanya, sehingga waktu menghabiskan waktu bersama perlu direncanakan secara khusus. Selain itu, jenis kegiatan bersama juga akan mengalami perubahan, misalnya dari liburan keluarga menjadi sekadar makan malam bersama.

Menurut Sculler, orang tua bisa melakukan cara baru yang dapat menjadi sarana untuk mempererat hubungan serta menjaganya tetap bermakna dan harmonis.

"Anak Anda tumbuh dewasa, dan cara Anda menghabiskan waktu bersama pun sebaiknya ikut menyesuaikan," ujarnya. "Entah itu berupa panggilan telepon rutin setiap minggu, hobi yang sama, ataupun perjalanan tahunan, menemukan cara baru untuk menjalin kebersamaan akan membantu menjaga ikatan Anda tetap kuat."

Menghormati Keputusan Anak

Menjalin hubungan dengan anak yang sudah dewasa bisa jadi penuh tantangan bagi orang tua. Orang tua perlu memberikan otonomi bagi anak tapi orang tua juga ingin tetap anak terbuka.Ada beberapa kebiasaan orang tua yang bisa membantu anak yang sudah tumbuh dewasa agar mereka mau bercerita.

Kebiasaan Orang Tua yang Membuat Anak Mau Bercerita dan Terbuka saat Dewasa/Foto: Pexels.com

Salah satu kebiasaan lainnya agar anak mau terbuka dan bercerita adalah orang tua menghormati keputusan mereka. 

"Anak Anda kini membuat keputusan sendiri terkait pekerjaan, hubungan, dan kehidupan secara umum; hal ini bisa menjadi penyesuaian yang berat bagi orang tua yang terbiasa memegang kendali," ungkap terapis April Crowe, LCSW. 

Namun, orang tua perlu berupaya semaksimal mungkin untuk tidak melakukan intervensi aktif setelah anak beranjak dewasa. Salah satu hal terpenting yang dapat orang tua lakukan pada tahap ini adalah menghargai kemandirian anak. Orang tua bisa bertanya sebelum memberikan saran.

***

Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!

(naq/naq)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.

RELATED ARTICLE