4 Kebiasaan yang Bisa Bantu Atasi Perasaan Sedih dan Kurang Bersemangat di Pagi Hari

Dwi Lindah Permatasari | Beautynesia
Senin, 24 Aug 2026 07:00 WIB
Luangkan Waktu untuk Menulis Jurnal
Luangkan Waktu untuk Menulis Jurnal/Foto: unsplash/unseen studio

Pagi hari biasanya menjadi waktu untuk memulai berbagai aktivitas. Namun, bagi sebagian orang, bangun tidur justru diikuti perasaan sedih, lelah, cemas, atau tidak bersemangat. Bahkan, ada yang merasa hari akan terasa sangat berat sebelum benar-benar memulainya.

Apakah kamu pernah merasakannya juga, Beauties? Kondisi seperti ini sering disebut sebagai morning depression.

Sebenarnya, ada banyak hal yang bisa membuat perasaan ini muncul, seperti pola tidur yang kurang baik, ritme tubuh yang terganggu, tekanan hidup, atau kondisi kesehatan mental tertentu.

Jika kamu sering mengalaminya, beberapa kebiasaan berikut mungkin bisa membantu membuat pagi kamu terasa lebih ringan dan bersemangat. Yuk, simak!

Buat Rutinitas Malam yang Lebih Menenangkan

Rutinitas malam yang tenang dapat membantu meningkatkan kualitas tidur dan membuat suasana hati lebih baik saat bangun pagi.
Rutinitas Malam/Foto: unsplash/kinga howard

Cara mengawali pagi ternyata bisa dipengaruhi oleh apa yang kamu lakukan pada malam sebelumnya. Tidur yang kurang berkualitas dapat membuat tubuh terasa lelah ketika bangun dan membuat suasana hati ikut menurun.

Cobalah membuat rutinitas sebelum tidur yang membantu tubuh bersiap untuk beristirahat. Misalnya, tidur dan bangun pada waktu yang relatif sama setiap hari, menjaga kamar tetap nyaman, serta mengurangi penggunaan perangkat elektronik menjelang tidur.

Kamu juga bisa melakukan kegiatan yang menenangkan sebelum tidur, seperti membaca buku, menulis jurnal, meditasi, atau latihan pernapasan ringan. Dengan begitu, tubuh punya waktu untuk beralih dari aktivitas sepanjang hari menuju kondisi yang lebih rileks.

Jangan Langsung Membuka Ponsel Setelah Bangun

Jangan Langsung Membuka Ponsel Setelah Bangun/Foto: magnific

Mengecek notifikasi atau media sosial mungkin sudah menjadi kebiasaan begitu mata terbuka. Namun, hal tersebut bisa membuat pikiran langsung dipenuhi berbagai informasi sebelum kamu benar-benar siap menjalani hari.

Sebagai gantinya, berikan jeda beberapa menit setelah bangun. Kamu bisa mendengarkan musik, membuat minuman, merapikan tempat tidur, atau sekadar duduk dan mengatur napas. Dengan rutinitas seperti ini, kamu bisa membuat aktivitas pertama dalam sehari terasa lebih mudah dijalani.

Luangkan Waktu untuk Menulis Jurnal

Luangkan Waktu untuk Menulis Jurnal/Foto: unsplash/unseen studio

Ketika pikiran terasa penuh sejak pagi, menuliskannya bisa menjadi salah satu cara untuk memahami apa yang sedang kamu rasakan. Kamu bisa memulainya dengan mencatat perasaan yang muncul ketika bangun tidur, hal yang sedang mengganggu pikiran, atau beberapa hal yang ingin dilakukan hari itu.

Selain itu, menulis beberapa kalimat positif untuk diri sendiri juga bisa menjadi cara untuk mengawali hari dengan pikiran yang lebih terarah.

Cari Paparan Sinar Matahari dan Bergerak

Cari Paparan Sinar Matahari dan Bergerak/Foto: magnific

Setelah bangun, cobalah membuka tirai atau keluar sebentar untuk mendapatkan cahaya alami. Paparan cahaya pada pagi hari membantu tubuh mengatur ritme sirkadian, yaitu sistem alami yang mengatur siklus tidur dan bangun.

Kamu tidak harus langsung melakukan olahraga berat. Berjalan santai, melakukan peregangan, atau sekadar bergerak selama beberapa menit juga bisa menjadi awal yang baik.

Aktivitas fisik dapat membantu meningkatkan suasana hati melalui pelepasan endorfin. Jika dilakukan secara rutin, olahraga ringan juga dapat menjadi bagian dari rutinitas yang membuat tubuh lebih siap menghadapi aktivitas sepanjang hari.

Nah, itulah beberapa kebiasaan yang bisa kamu terapkan untuk membuat pagi hari terasa lebih ringan dan bersemangat serta terhindar dari morning depression.

Namun, jika perasaan sedih dan kurang bersemangat di pagi hari masih tak kunjung hilang dan mulai mengganggu kehidupan sehari-hari, jangan ragu untuk mencari bantuan profesional, Beauties. Pasalnya, setiap orang bisa memiliki penyebab dan kebutuhan yang berbeda sehingga penanganannya pun perlu disesuaikan.

***

Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!

(naq/naq)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.