4 Manfaat Tak Terduga Menjadi 'Morning Person' Menurut Ahli

Narita Fuji Triani | Beautynesia
Rabu, 08 Jul 2026 06:00 WIB
4 Manfaat Tak Terduga Menjadi 'Morning Person' Menurut Ahli
4 Manfaat Tak Terduga Menjadi ‘Morning Person’ Menurut Ahli/Foto: freepik.com/Lifestylememory

Beauties, kamu mungkin sering dengar ungkapan “rezeki dipatok ayam” yang berarti jika bangun siang rezeki akan diambil oleh orang lain. Maka dari itu, membangun kebiasaan menjadi morning person atau orang yang terbiasa bangun pagi memiliki banyak manfaat, tak hanya keuntungan berupa waktu lebih banyak untuk menyelesaikan pekerjaan, tetapi juga berbagai manfaat bagi kesehatan fisik maupun mental.

Melansir dari laman Eating Well, para ahli menyatakan bahwa orang yang bangun lebih pagi cenderung memiliki ritme hidup yang lebih selaras dengan jam biologis tubuh. Kebiasaan ini juga dikaitkan dengan kesehatan jantung, metabolisme, hingga mental. Namun, para ahli juga menekankan bahwa kualitas dan durasi tidur tetap lebih penting dibanding sekedar bangun pagi. 

1. Mendukung Kesehatan Mental

Manfaat kebiasaan bangun pagi. Mendukung kesehatan mental/Foto: freepik.com/freepik

Penelitian menunjukkan bahwa orang yang memiliki kebiasaan tidur dan bangun lebih awal cenderung memiliki risiko lebih rendah mengalami depresi, kecemasan dan gangguan psikologis lainnya. Bangun pagi membuat tubuh lebih banyak terpapar cahaya matahari alami yang membantu mengatur ritme jam biologis tubuh. Hal tersebut berperan penting dalam menjaga suasana hati dan kesehatan mental.

Selain itu, Dr. Hannah Holmes, PhD juga menyatakan bahwa bangun pagi bisa lebih sesuai dengan aktivitas sosial dan jam kerja pada umumnya, sehingga morning person akan lebih mudah berinteraksi dengan orang lain. Interaksi sosial yang baik juga bisa mendukung kesehatan mental.

2. Menjaga Kesehatan Metabolisme

Manfaat kebiasaan bangun pagi. Menjaga kesehatan metabolisme/Foto: freepik.com/jcomp

Beberapa penelitian menemukan bahwa orang yang bangun pagi cenderung memiliki indeks massa tubuh (BMI), kadar kolesterol, dan kontrol gula darah yang lebih baik. Sebaliknya, orang dengan pola tidur larut malam (night owl) lebih sering memiliki faktor risiko penyakit jantung. Para ahli menjelaskan bahwa ritme jam biologis tubuh yang lebih teratur bisa membantu tubuh memproses makanan dengan lebih efisien serta mengurangi kebiasaan makan larut malam.

3. Lebih Konsisten Berolahraga

Manfaat kebiasaan bangun pagi. Lebih konsisten berolahraga/Foto: freepik.com/tirachardz

Morning person dinilai lebih mudah mempertahankan rutinitas olahraga. Berolahraga di pagi hari dilakukan sebelum berbagai kesibukan muncul, sehingga risiko melewatkan sesi latihan menjadi lebih kecil.

Penelitian menunjukkan bahwa orang yang rutin berolahraga di pagi hari cenderung lebih aktif sepanjang hari. Ahli  Karman Meyer, RDN, LDN, RYT  menyatakan bahwa kebiasaan olahraga di pagi hari bisa memperkuat jam biologis tubuh agar lebih waspada di pagi hari dan lebih rileks di malam hari.

4. Mengurangi Kebiasaan Ngemil Malam

Manfaat kebiasaan bangun pagi. Mengurangi kebiasaan ngemil tengah malam/Foto: pexels.com/Kampus Production

Tidur lebih awal berarti waktu untuk begadang menjadi lebih sedikit. Sehingga, bisa membantu mengurangi kebiasaan mengkonsumsi camilan tinggi gula, garam, dan lemak pada malam hari. Ngemil larut malam juga berkaitan dengan peningkatan berat badan serta berbagai gangguan metabolisme. Tidur lebih awal berarti berpeluang mengurangi kebiasaan ngemil malam, sehingga lebih mudah menjaga berat badan dan kesehatan secara keseluruhan.

***

Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!

(dmh/dmh)