4 Realita yang Kini Terasa Melelahkan Buat Milenial, Kamu Juga Merasakannya?
Di usia dewasa yang lebih matang, banyak generasi milenial mulai menyadari bahwa beberapa realitas mulai terasa melelahkan. Menghadapi ketidakpastian ekonomi, tekanan karier, dan juga paparan dunia digital membuat rasa lelah dan menguras emosi.
Melansir dari Your Tango, seiring bertambahnya usia, milenial jadi makin selektif dan menentukan apa yang seharusnya diperjuangkan. Mereka tidak lagi ingin menghabiskan waktu dan energi hanya untuk standar sosial semata. Ini dia 4 realitas yang kini terasa melelahkan buat generasi milenial, kamu juga merasakannya, Beauties?
1. Biaya Hidup Semakin Tinggi
Biaya hidup semakin tinggi tapi pendapatan kadang tidak menandingi. Mereka berusaha mengejar finansial stabil/Foto: freepik.com/tirachardz
Biaya hidup yang semakin tinggi membuat milenial merasa tertekan sementara pendapatan terkadang tidak bisa menandingi. Banyak dari mereka masih berusaha mengejar finansial yang stabil di saat ekonomi yang tidak stabil.
Biaya pengasuhan anak yang besar membuat keluarga memikirkan banyak hal bahkan kesulitan secara finansial. Hal ini juga mempengaruhi keputusan terkait memiliki anak. Prinsip memiliki anak yang berkualitas dibanding kuantitas menjadi populer bagi generasi ini.
2. Lelah dalam Karir
Milenial lelah dalam karir. Mereka mengejar karir dan side hustle/Foto: freepik.com/freepik
Ketidakstabilan di dunia kerja membuat milenial mulai mempertanyakan definisi sukses yang dulu begitu bergantung pada loyalitas terhadap perusahaan. Selain itu, budaya hustle membuat banyak milenial merasa harus terus bekerja bahkan dari hobi. Kini, mereka mulai lelah menjadikan setiap aktivitas sebagai sumber penghasilan.
Saat milenial mengejar karir dan side hustle juga sistem kerja modern yang begitu melelahkan, membuat milenial memiliki risiko burnout yang terus meningkat.
3. Tekanan Sosial
Tekanan sosial dan ekonomi juga melelahkan milenial. Mereka sulit mencapai standar kedewasaan dalam faktor ekonomi dan sosial/Foto: freepik.com/freepik
Sosial dan ekonomi membuat banyak milenial sulit mencapai standar “kedewasaan” seperti membeli rumah atau membangun keluarga di usia tertentu. Tak hanya itu, kehidupan yang tak bisa lepas dari media sosial membuat banyak milenial membandingkan hidup dengan orang lain. Hal ini bisa berdampak pada tekanan mental dan perasaan tidak cukup.
4. Toxic Positivity
Toxic positivity. Tekanan untuk selalu berpikir positif justru membuat milenial kelelahan emosional/Foto: freepik.com/freepik
Milenial sering menerima saran dari generasi sebelumnya, namun sebenarnya tidak sesuai dengan kondisi ekonomi dan sosial saat ini. Namun, tekanan untuk selalu berpikir positif justru bisa membuat milenial kelelahan secara emosional.
Itulah 4 realita hidup yang kini terasa melelahkan bagi milenial, apakah kamu juga merasakannya, Beauties?
***
Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!