4 Soft Skill yang Perlu Dilatih untuk Menghadapi Quarter-Life Crisis di Usia 20-an

Della Oktivia Armitha | Beautynesia
Selasa, 24 Feb 2026 09:30 WIB
Potret seseorang dengan quarter-life crisis/Foto: freepik.com

Ketika memasuki usia 20-an, seseorang akan mulai menata hidupnya untuk masa depan yang lebih baik. Sayangnya, tidak sedikit pula yang terjebak dalam quarter-life crisis dan menghadapi masa depan dengan kecemasan tidak menentu.

Bahkan, menurut data penelitian yang dipublikasi The British Psychological Society melalui bps.org.uk, menyatakan bahwa setidaknya 77% atau sekitar ¾ orang dewasa di Indonesia mengalami  quarter-life crisis  ini.

Kondisi ini diikuti dengan kondisi stress akibat studi, pergantian karier, masalah keuangan, hingga konflik keluarga. Akibatnya, mereka melaporkan kerap mengalami cemas dan khawatir, perasaan tidak berharga dan gagal, serta terus merasakan suasana hati yang buruk.

Karena itu pula, alih-alih hanya terus mengasah hard skill, usia 20-an juga memerlukan keterampilan soft skill yang mumpuni. Nah, biar usia 20-an kamu terus berkembang dengan lebih baik dan mampu melewati quarter-life crisis dengan lebih bijak, berikut Beautynesia sudah rangkum 4 soft skill yang perlu kamu latih.

(sim/sim)