Beauties, di tengah kehidupan yang serba cepat dan penuh tuntutan, banyak orang berusaha tetap terlihat kuat, produktif, dan bahagia. Namun di balik semua itu, sebagian dari kamu mungkin sedang merasakan kelelahan emosional.
Secara psikologis, kelelahan emosional adalah kondisi di mana seseorang merasa kehabisan energi mental dan emosional akibat tekanan yang berkepanjangan. Kondisi ini sering kali menjadi bagian dari burnout, yaitu kelelahan menyeluruh yang mencakup aspek fisik, mental, dan emosional.
Kelelahan emosional tidak muncul tiba-tiba namun tumbuh perlahan, dimulai dari stres yang dibiarkan menumpuk tanpa diolah dengan sehat. Jika dibiarkan, kondisi ini bisa menurunkan kualitas hidup, produktivitas, bahkan hubungan dengan orang lain.
Lalu apa saja tanda seseorang mengalami kelelahan emosional dilihat dari kacamata psikologi?
1. Merasa Hampa dan Tidak Berdaya
Merasa hampa/ Foto: Freepik.com/freepik |
Salah satu ciri paling nyata dari kelelahan emosional adalah munculnya rasa hampa. Kamu mungkin merasa hidup berjalan begitu saja tanpa semangat atau tujuan yang jelas.
Aktivitas yang dulu menyenangkan kini terasa hambar. Secara psikologis, hal ini terjadi karena otak kelelahan dalam memproses emosi dan stres, sehingga sistem motivasi dan penghargaan diri melemah.
Perasaan tidak berdaya juga sering menyertai. Kamu tahu ada banyak hal yang harus dilakukan, tetapi tubuh dan pikiran menolak bergerak. Bahkan tugas sederhana seperti membalas pesan atau bangun pagi terasa berat.
Kondisi ini bukan sekadar malas melainkan tanda bahwa kapasitas emosionalmu sedang terkuras.