5 Alasan Lagu di Fase Remaja ke Dewasa Lebih Membekas di Hati Menurut Ilmu Psikologi
Beauties, apakah kamu masih ingat dengan lagu-lagu yang menemanimu saat fase remaja menuju dewasa? Sering kali tidak disadari, lagu-lagu pada masa tersebut justru lebih membekas di hati dibandingkan dengan lagu-lagu yang didengarkanmu zaman sekarang.
Yap, sebuah lagu memang tidak sekadar menjadi teman di kala sepi. Banyak orang yang menyimpan setiap kenangan suka dan dukanya pada sebuah lagu. Bisa dikatakan, lagu tertentu telah menjadi soundtrack kehidupan seseorang.
Oleh karena itu, saat lagu tersebut diputar kembali, seluruh memori masa lalu seolah terpanggil dengan penuh. Baik itu memori bahagia atau sedih yang dirasakan di masa itu.
Nah, dalam ilmu psikologi, ternyata ada alasan mengapa lagu-lagu di fase remaja ke dewasa terasa lebih membekas di hati. Bahkan, penelitian psikologi menunjukkan bahwa lagu yang kita sukai di usia 14 hingga 19 tahun akan tetap memiliki kekuatan emosional yang luar biasa saat kita menyentuh usia 61 tahun. Melansir Cottonwood Psychology, ini dia penjelasannya!
1. Berada di Fase Pembentukan Identitas Diri
Ilustrasi mendengarkan musik/Foto: Magnific.com/lookstudio
Masa remaja adalah periode pertumbuhan emosional yang pesat, pembelajaran sosial, dan pembentukan identitas. Musik yang didengarkan masuk tepat ke dalam proses tersebut, yang membuat pengaruh mendalam ke ingatan.
Lagu tersebut tidak sekadar melodi, tapi lagu itu membawa seluruh diri yang masih terbentuk, masih hidup, dan masih mudah dijangkau. Hal itulah yang membuat lagu tersebut terasa membekas di hati. Bahkan, saat usia pendengarnya kian menua, mereka tetap tersentuh dengan lagu zaman dulu.
2. Efek Lonjakan Memori
Dalam dunia psikologi, ada namanya reminiscence bump atau lonjakan memori. Orang dewasa kembali mengingat kenangan dari masa remaja dan awal dewasa lebih jelas dibandingkan masa-masa hidup lainnya.
Pada usia tersebut otak kita secara aktif mengalami banyak hal penting untuk pertama kalinya. Mulai dari memilih teman, gaya, rutinitas, hingga lagu yang cocok untuknya.
Hal itu yang membuat musik di fase remaja ke dewasa terasa sangat dekat dengan perjalanan hidup. Musik menjadi pengingat seluruh kenangan emosional tersebut di dalam otak.
3. Musik Menyatu dengan Jati Diri
Ilustrasi mendengarkan musik/Foto: Magnific.com
Perpaduan antara musik dan jati diri sangat kuat pada masa remaja. Banyak remaja yang menggunakan musik untuk mengeksplorasi nilai-nilai, suasana hati, dan rasa memiliki.
Ketika hal itu terjadi, lagu-lagu itu tidak sekadar hiburan, tetapi turut menjadi sinyal. Seseorang bisa memutar satu lagu untuk mencerminkan kehidupannya, emosinya, atau bahkan kehidupan pertemanannya. Itulah alasannya lagu menjadi sangat personal, bahkan setelah beberapa dekade.
4. Lirik Terasa Lebih Personal di Masa Remaja
Alasan mengapa lagu-lagu di fase remaja ke dewasa terasa lebih membekas di hati juga karena liriknya terasa lebih personal di masa itu.
Di saat kita kesulitan mengekspresikan apa yang dirasakan, lirik lagu seolah hadir menjadi jawaban yang paling mengerti isi hati. Ketulusan dari lirik lagu itu pun sangat dirasakan.
Akhirnya, sebuah lirik lagu yang terdengar di saat yang tepat itu terasa sangat personal. Seseorang akan mengingatnya dengan baik. Hal itulah yang membantu menciptakan keterikatan yang mendalam.
5. Otak Menyimpan Momen-Momen Penuh Perasaan Menyenangkan
Ilustrasi mendengarkan musik/Foto: Magnific.com
Otak akan lebih memperhatikan saat sesuatu terasa penting. Sebuah lagu yang terkait dengan perasaan yang kuat memiliki peluang lebih baik untuk diingat. Lalu, mendengarkannya kembali dapat membangkitkan nuansa emosional dari momen sebelumnya.
Menurut para ahli, musik dapat berfungsi sebagai isyarat yang ampuh untuk memori otobiografis atau memori tentang sejarah diri sendiri. Hal itu membantu menjelaskan mengapa sebuah lagu dapat lebih kuat mengingatkan kita pada suasana ruangan, seseorang, atau seluruh bab kehidupan masa lalu dibandingkan dengan sebuah foto.
Nah, itu alasan mengapa lagu fase remaja ke dewasa lebih membekas di hati. Lagu tersebut membawa gambaran diri yang sedang berkembang, momen penuh perasaan, hingga pengalaman terbaikmu.
Jadi, apa lagu favoritmu yang menemani fase remaja ke dewasa itu, Beauties?
***
Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!