5 Bahaya Ikan Sapu Sapu untuk Kesehatan dan Ekosistem, Jangan Anggap Remeh!

Justina Nur | Beautynesia
Kamis, 18 Jun 2026 20:30 WIB
5 Bahaya Ikan Sapu Sapu untuk Kesehatan dan Ekosistem, Jangan Anggap Remeh!
5 Bahaya Ikan Sapu Sapu untuk Kesehatan dan Ekosistem, Jangan Anggap Remeh!/ Foto: ugm.ac.id

Mungkin beberapa waktu lalu kamu sudah sering terpapar soal informasi pemusnahan ikan sapu sapu (Hypostomus plecostomus) yang ada di sungai-sungai di berbagai daerah, seperti Jakarta. Padahal, sebelumnya ikan sapu-sapu dikenal sebagai ikan yang mampu untuk membersihkan akuarium.

Seperti yang dilansir dari Petco, hal ini karena ikan sapu-sapu terkenal mampu memakan alga atau lumut, serta sisa-sisa makanan dan berbagai bahan organik lainnya. Namun, dalam beberapa tahun terakhir, populasi ikan sapu sapu di perairan tawar dan sungai di Indonesia semakin meningkat bahkan mulai mengkhawatirkan.

Tak hanya berdampak pada lingkungan, ikan sapu sapu juga berpotensi membahayakan kesehatan kita kalau digunakan untuk bahan membuat makanan. Misalnya seperti siomay yang kerap diberitakan.

Lalu, apa saja dampak negatif ikan sapu sapu baik untuk ekosistem perairan atau kesehatan manusia? Simak penjelasan berikut ini.

Potensi Risiko Adanya Logam Berat di Daging Ikan Sapu Sapu

Ikan sapu sapu biasanya hidup di air yang tercemar sehingga sangat berisiko dagingnya terkontaminasi logam berat./ Foto: tpwmagazine.com

Ikan sapu sapu biasanya hidup di air yang tercemar sehingga sangat berisiko dagingnya terkontaminasi logam berat./ Foto: tpwmagazine.com

Seperti yang dilansir dari DetikFood, banyak oknum penjual siomay yang menyalahgunakan ikan sapu sapu sebagai salah satu bahan untuk membuat siomay yang kerap dijual di pinggir jalan.

Mungkin orang-orang menganggap bahwa semua ikan sama saja sehingga bisa dimanfaatkan untuk konsumsi. Padahal, menurut Guru Besar Bioteknologi Perikanan dan Kelautan Fakultas Pertanian UGM, Professor Alim Isnansetyo seperti yang dilansir dari laman resmi Universitas Gadjah Mada menjelaskan bahwa ikan sapu sapu bukan merupakan jenis ikan konsumsi.

Bahkan, ikan sapu sapu ini biasanya hidup di air yang tercemar sehingga risiko kontaminasi logam berat di dagingnya sangat tinggi.

Ikan Sapu Sapu Berbahaya Ketika Dijadikan Pakan

Ikan sapu sapu biasa hidup di perairan tercemar tetap berbahaya jika digunakan untuk pakan ikan, karena logam beratnya bisa berpindah ke ikan lain./ Foto: ums.ac.id

Seperti yang dilansir dari studi tahun 2024 yang dipublikasikan di Aquatic Invertebrates and Ecosystem Research yang meneliti ikan sapu sapu di Bangladesh, sebetulnya ikan ini memiliki kandungan protein yang lebih tinggi daripada catfish lainnya di Bangladesh.

Akan tetapi, ikan sapu sapu di daerah tersebut juga tinggi kandungan logam berat terutama seng (Zn) dan kadmium (Cd), bahkan di atas ambang batas yang diperbolehkan.

Ketikan ikan sapu sapu digunakan sebagai pakan ikan, kandungan logam berat seperti zinc dan cadmium bisa berpindah ke tubuh ikan melalui makanan tersebut. Selain itu, ikan yang mendapatkan pakan yang terbuat dari ikan sapu sapu juga berbahaya ketika dikonsumsi oleh manusia.

Ikan Sapu Sapu Merusak Ekosistem Sungai

Populasi ikan sapu sapu bisa meningkat dengan sangat cepat sehingga berbahaya untuk spesies lain yang berada di ekosistem yang sama. /Foto: uir.ac.id

Ikan sapu sapu sebenarnya bukan ikan asli Indonesia, melainkan organisme asli Amerika Selatan yang hidup di sungai hutan Amazon.

Ketika ikan sapu sapu atau yang dalam hal ini merupakan spesies asing dan masuk ke lingkungan baru yaitu perairan Indonesia, sering kali ikan sapu sapu ini tidak punya predator alami yang bisa mengontrol jumlah populasinya.

Akibatnya, populasi ikan sapu sapu bisa meningkat dengan sangat cepat, bahkan mengalahkan spesies lokal dalam bersaing mendapatkan makanan atau ruang hidup.

Ikan Sapu Sapu Bisa Merusak Tebing Sungai

Ikan sapu sapu bisa menggali lubang di tebing sungai yang menyebabkan erosi, longsornya tepian sungai, dan pendangkalan sungai. /Foto: Digitani.ipb.ac.id

Seperti yang dilansir dari San Antonio River Authority, ikan sapu sapu bisa menggali lubang yang ada di tebing sungai untuk dijadikan sarang. Padahal perilaku tersebut bisa menyebabkan erosi, longsornya tepian sungai, dan meningkatnya sedimentasi.

Jika sedimentasi meningkat, maka perairan sungai bisa semakin dangkal sehingga akan mengancam keberlangsungan hidup dari ikan-ikan lokal.

Selain itu, aktivitas ikan sapu sapu saat menggali ini ini bisa membuat air jadi lebih keruh. Ketika air sungai jadi keruh, maka suhunya jadi lebih hangat sehingga kandungan oksigen yang ada di dalam air sungai jadi berkurang. Hal ini bisa menyulitkan hidup ikan lokal, kerang air tawar, dan serangga air untuk bertahan hidup.

Ikan Sapu Sapu Berbahaya untuk Populasi Ikan Lokal

Ikan sapu sapu bisa berkembang biak dengan cepat dan mudah adaptasi dengan oksigen terbatas, sehingga mengancam populasi ikan lokal. /Foto: pickfishpets.com

Ikan sapu sapu memiliki nafsu makan yang sangat besar. Biasanya, mereka akan memakan alga, tumbuhan air dan kayu yang ada di perairan. Namun, karena sifatnya yang rakus, ikan sapu sapu bisa memakan berbagai jenis tumbuhan air dan berkembang biak dengan cepat bahkan sampai mendominasi suatu perairan.

Akibatnya tidak boleh disepelekan, bahkan keseimbangan ekosistem bisa berubah secara permanen. Contohnya di Florida, gerombolan ikan sapu sapu bahkan bisa berkerumun dan menempel pada tubuh manatee atau sapi laut untuk memakan alga yang tumbuh di kulit hewan ini.

Selain itu, ketika sumber makanan terbatas, beberapa ikan sapu sapu diketahui bias menempel pada ikan hidup yang sehat dan menggerogoti tubuhnya.

Itu tadi Beauties, deretan fakta mengenai bahaya ikan sapu sapu baik ketika digunakan sebagai bahan makanan untuk ikan atau manusia, dan dampaknya pada ekosistem.

***

Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI! 

(dmh/dmh)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.

RELATED ARTICLE